Semangat Derek dikenang sepanjang masa
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 13:12 WIB
Semangat Derek dikenang sepanjang masa
A
A
A
Sindonews.com - Derek Redmond adalah atlit lari dari Inggris, pemegang rekor nasional Inggris untuk lari 400 meter, memenangkan medali emas untuk lari estafet 4x400 meter pada Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Eropa dan Pekan Olahraga antar negara Commonwealth.
Pada olimpiade Barcelona 1992, dia adalah kandidat juara lari 400 meter. Seperti yang dilansir Wikipedia Derek Redmond mulai berlari, namun larinya terhenti pada 150meter. Derek jatuh karena cedera hamstring. Derek terisak-isak. Ia terkapar di arena lari. Namun apa yang terjadi kemudian sungguh luar biasa.
Dia bangkit. Ia berlari, sambil terpincang-pincang menahan rasa sakit. Beberapa official mendekatinya dan menyuruhnya berhenti, namun ia tidak menggubrisnya. Ia terus berlari. Tiba-tiba dari kerumunan penonton, seseorang berlari mendekatinya, setelah berhasil menerobos penjagaan pihak keamanan stadion. Setelah tertangkap kamera ternyata ayahandanya, Jim Redmond dia langsung merangkul Derek.
Ia mengatakan, "Nak, sebaiknya kamu berhenti. Tidak mungkin kamu bisa menang.." Derek menjawab, "Tidak. Aku harus berlari sampai finish."
Sang ayah berkata lagi, "Baiklah. Mari kita berlari bersama. Ulurkan tanganmu ke pundakku..."
Demikianlah, mereka berdua berlari sepanjang lintasan, sampai garis finish.
Kegigihan Derek memukau penonton saat itu. Meskipun Derek didiskualifikasi dari lomba, 65.000 penonton melakukan standing ovation pada saat ia memasuki garis finish. Derek kalah dari lomba, namun ia memenangkan hati penonton. Dia mengalahkan rasa sakitnya, dan memenangkan lomba untuk dirinya sendiri.
Pada olimpiade Barcelona 1992, dia adalah kandidat juara lari 400 meter. Seperti yang dilansir Wikipedia Derek Redmond mulai berlari, namun larinya terhenti pada 150meter. Derek jatuh karena cedera hamstring. Derek terisak-isak. Ia terkapar di arena lari. Namun apa yang terjadi kemudian sungguh luar biasa.
Dia bangkit. Ia berlari, sambil terpincang-pincang menahan rasa sakit. Beberapa official mendekatinya dan menyuruhnya berhenti, namun ia tidak menggubrisnya. Ia terus berlari. Tiba-tiba dari kerumunan penonton, seseorang berlari mendekatinya, setelah berhasil menerobos penjagaan pihak keamanan stadion. Setelah tertangkap kamera ternyata ayahandanya, Jim Redmond dia langsung merangkul Derek.
Ia mengatakan, "Nak, sebaiknya kamu berhenti. Tidak mungkin kamu bisa menang.." Derek menjawab, "Tidak. Aku harus berlari sampai finish."
Sang ayah berkata lagi, "Baiklah. Mari kita berlari bersama. Ulurkan tanganmu ke pundakku..."
Demikianlah, mereka berdua berlari sepanjang lintasan, sampai garis finish.
Kegigihan Derek memukau penonton saat itu. Meskipun Derek didiskualifikasi dari lomba, 65.000 penonton melakukan standing ovation pada saat ia memasuki garis finish. Derek kalah dari lomba, namun ia memenangkan hati penonton. Dia mengalahkan rasa sakitnya, dan memenangkan lomba untuk dirinya sendiri.
(wbs)