Dilempar pisang, Clichy jadi korban rasisme
Senin, 06 Agustus 2012 - 23:52 WIB
Dilempar pisang, Clichy jadi korban rasisme
A
A
A
Sindonews.com – Bek Mancehester City Gael Clichy mengaku dirinya mendapatkan tindakan rasisme saat menghadapi tim asal Irlandia, Limerick FC. Dalam pertandingan persahabatan di Thomond Park itu, ia mengaku dilempar pisang oleh salah seorang penonton.
Kejadian tersebut membuat manajemen Manchester City langsung mengajukan pengaduan secara resmi kepada aparat keamanan setempat.
Mendapatkan laporan tersebut, polisi setempat langsung bertindak cepat.Polisi beserta pihak ofisial stadion tengah mengidentifikasi melalui rekaman CCTV yang menunjukkan seorang penonton melempar pisang ke lapangan.
“Para polisi dan ofisial stadion melihat rekaman CCTV untuk mencoba mengidentifikasi seseorang yang terlibat dalam pelemparan sebuah benda ke dalam lapangan bermain,” sebuah pernyataan dari juru bicara Limerick FC yang dikutip Yahoo Sport, Senin (6/8/2012)
Pihak keamanan setempat serta ofisial menyesalkan tindakan rasisme tersebut. Mereka berjanji akan menindak tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat kasus rasisme.Jika terbukti bersalah maka si pelaku tak akan boleh masuk lagi ke dalam stadium sepak bola.
"Setiap orang yang diidentifikasi terlibat dalam insiden ini akan dilarang untuk hadir di stadion. Mereka yang terlibat dalam pertandingan persahabatan ini, sepenuhnya mengutuk semua bentuk perilaku seperti ini."
Kejadian tersebut membuat manajemen Manchester City langsung mengajukan pengaduan secara resmi kepada aparat keamanan setempat.
Mendapatkan laporan tersebut, polisi setempat langsung bertindak cepat.Polisi beserta pihak ofisial stadion tengah mengidentifikasi melalui rekaman CCTV yang menunjukkan seorang penonton melempar pisang ke lapangan.
“Para polisi dan ofisial stadion melihat rekaman CCTV untuk mencoba mengidentifikasi seseorang yang terlibat dalam pelemparan sebuah benda ke dalam lapangan bermain,” sebuah pernyataan dari juru bicara Limerick FC yang dikutip Yahoo Sport, Senin (6/8/2012)
Pihak keamanan setempat serta ofisial menyesalkan tindakan rasisme tersebut. Mereka berjanji akan menindak tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat kasus rasisme.Jika terbukti bersalah maka si pelaku tak akan boleh masuk lagi ke dalam stadium sepak bola.
"Setiap orang yang diidentifikasi terlibat dalam insiden ini akan dilarang untuk hadir di stadion. Mereka yang terlibat dalam pertandingan persahabatan ini, sepenuhnya mengutuk semua bentuk perilaku seperti ini."
(aww)