Persela ketagihan entrenador impor

Rabu, 08 Agustus 2012 - 23:39 WIB
Persela ketagihan entrenador...
Persela ketagihan entrenador impor
A A A
Sindonews.com - Sejak mencicipi Indonesia Super League (ISL), Persela Lamongan akhirnya mencatat prestasi terbaik musim kemarin yakni menembus posisi empat klasemen akhir. Itu pencapaian terbaik Persela yang sebelumnya maksimal hanya mentok di papan tengah.

Salah satu faktor yang menjadikan perubahan di Laskar Joko Tingkir adalah pelatih. Untuk pertama kalinya pula, Persela memakai pelatih asing dengan menunjuk Miroslav Janu. Sentuhan pelatih asal Republik Ceska ini terbukti memberikan perubahan signifikan, walau di awal musim sempat terjadi ketidakcocokan dengan pemain.

Persela yang sebelumnya teguh dengan filosofi memberdayakan pelatih lokal, kini merasakan bagaimana kualitas entrenador impor. Apa yang telah dilakukan Janu dalam semusim kemarin kini tidak lagi membuat tim Biru Laut anti terhadap pelatih asing, nyatanya malah ketagihan.

Dengan opsi utama mempertahankan Miroslav Janu, Persela juga telah menyiapkan alternatif jika mantan pelatih Arema FC dan PSM Makassar itu memutuskan tidak bertahan di Stadion Surajaya. Maklum, Miro telah masuk incaran sejumlah klub ISL, termasuk Persib Bandung.

"Kinerja Miro sangat bagus dan memberikan perbedaan di Persela. Seandainya dia berniat ke klub lain, maka kami harus mencari pengganti yang sepadan. Kalau bisa pelatih asing agar prestasi tetap stabil atau bahkan meningkat," cetus Manajer Persela Debby Kurniawan.

Persela sebelumnya memang sedikit anti terhadap pelatih asing. Walau klub-klub di Jawa Timur lainnya berlomba-lomba memakai pelatih impor, Persela bersikukuh dengan memakai pelatih seperti M Basri, Widodo C Putro, Subangkit, hingga Eduard Tjong yang akhirnya digeser Miroslav Janu sebelum kompetisi dimulai.

Selama memakai pelatih lokal, Persela tak pernah menjadi tim bergengsi karena langganan di papan tengah atau bawah. Situasi kemudian membaik setelah mendapat penanganan pelatih asing seperti Miroslav Janu yang musim sebelumnya mengantar Arema FC sebagai runner up ISL 2010-2011.

Persoalan yang dihadapi adalah sulitnya mencari pelatih asing yang benar-benar cocok dengan klub. "Miro sebenarnya sudah cocok dan tinggal lanjut saja. Kalau terpaksa harus mencari pelatih anyar, harus benar-benar memilih. Yang jelas Persela tetap ingin memakai pelatih asing," tambahnya.

Kendala lainnya adalah nilai kontrak yang lebih tinggi dibanding pelatih lokal. Ini tentu agak berat bagi klub dengan keuangan pas-pasan atau tanpa sponsor kakap. Walau begitu Laskar Joko Tingkir tidak terlalu mempersoalkan nominal yang dibutuhkan untuk entrenador impor.

Hanya saja, semakin ramainya tim yang memakai pelatih asing semakin mempertipis ladang pelatih lokal. Pada musim 2011-2012, baik ISL maupun IPL, hanya Arema ISL yang mengakhiri liga dengan pelatih lokal yakni Suharno. Sedangkan tim-tim lain di kasta tertinggi semuanya memakai pelatih luar negeri.
(wbs)
Berita Terkait
Dapat Banyak Kesempatan,...
Dapat Banyak Kesempatan, Pemain Muda Persela Sanjung Nil Maizar
Kiper Plontos Persela...
Kiper Plontos Persela Pensiun Dini
Agar Cepat Bugar, Bek...
Agar Cepat Bugar, Bek Persela Rela Tambah Porsi Latihan
Persela Lamongan Akhiri...
Persela Lamongan Akhiri Kontrak Fakhri Husaini
PSIS Semarang Kalahkan...
PSIS Semarang Kalahkan Persela Lamongan
Persela Lamongan Siap...
Persela Lamongan Siap Maksimalkan Waktu Tersisa Masa Persiapan
Berita Terkini
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
3 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
4 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
6 jam yang lalu
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
14 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
21 jam yang lalu
Infografis
7 Barang Impor yang...
7 Barang Impor yang Bakal Dikenakan Pajak hingga 200%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved