Chris Hoy bagaikan rock stars
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 14:25 WIB
Chris Hoy bagaikan rock stars
A
A
A
Sindonews.com - Peraih enam medali emas balap sepeda Olimpiade, Chris Hoy, merasa seperti bintang rock saat naik ke panggung untuk merayakan kemenangan bersama pendukung Inggris. Perayaan yang dihadiri ribuan warga Inggris itu berlangsung di taman besar di pusat kota London, Hyde Park, Rabu 8 Agustus.
Saat menerima dua medali emas untuk nomor keirin dan tim di London, pebalap asal Skotlandia ini menangis terharu. Namun di Hyde Park, Chris Hoy -yang sudah mendapat gelar bangsawan Sir- tampak tertawa lepas.
Sorak sorai bergemuruh ketika dia muncul di atas panggung dengan kalungan dua medali emas Olimpiade London. "Saya merasa seperti bintang rock," teriaknya kepada ribuan orang yang meramaikan acara tersebut, seperti yang dikutip espnfc Jumat, (10/8/2012).
Publik yang memadati Velodrome menyambut kehadiran sprinter balap sepeda trek terbaik Inggris Raya sepanjang masa itu dengan antusias. “Hoy, hoy,” begitu penonton yang mayoritas mendukung melihat aksi sang penakluk lintas balapan ini. Bahkan, Pangeran William dan Harry ikut larut bersama euforia pendukung Hoy lainnya.
Hoy tak kuasa menahan tangisan bahagia. Ia meneteskan air mata sambil mencium bendera Inggris Raya seusai balapan. Tangisan Hoy semakin menjadi ketika lagu kebangsaan Inggris Raya, God Save the Queen, berkumandang saat ia berdiri di podium pertama. “Saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya saat ini. Cukup bagi saya untuk mengakhiri karier Olimpiade dengan momen sempurna ini,” ujar Hoy.
Ia menuturkan, kemungkinan tidak akan tampil di Olimpiade XXXI 2016 Rio de Janeiro. Namun, ia memastikan masih akan turun di kejuaraan balap sepeda Commonwealth yang akan digelar di Glasgow pada 2014.
Sejauh ini, Inggris Raya mengumpulkan 22 medali emas, 13 medali perak, dan 12 medali perunggu. Jumlah medali emas itu jauh lebih banyak dibanding jumlah medali emas yang diperoleh Inggris Raya di Olimpiade 2008 Beijing sebanyak 19 medali.
Jumlah medali secara keseluruhan sejauh ini telah menyamai perolehan medali di Olimpiade Beijing pada 2008, sementara Olimpiade 2012 London sendiri masih akan berlangsung lima hari lagi.
Hadir juga dalam upacara perayaan yang digelar oleh BT London Live antara lain perenang Rebecca Adlington dan Michael Jamieson serta peraih medali emas cabang dayung, Katherine Copeland.
Seperti diketahui, Sir Chris Hoy mengukir rekor sebagai atlet Inggris Raya peraih medali emas terbanyak di Olimpiade. Hoy menyabet emas keenamnya sepanjang keikutsertaan di pesta olahraga sejagat itu pada Olimpiade XXX London 2012. Ia memenangi nomor keirin di Velodrome, London Utara, Selasa (7/8) waktu setempat.
Koleksi emas pembalap berusia 36 tahun ini melewati rekor lima medali milik legenda dayung Inggris Raya, Sir Steve Redgrave. Ditambah medali perak yang direbutnya di Olimpiade 2000 Sydney, Hoy juga berhasil menyamai rekor raihan tujuh medali yang dicatatkan Bradley Wiggins sepanjang keikutsertaan di Olimpiade.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa mencapai ini. Saya memang berharap bisa meraih emas di hadapan pendukung sendiri. Saya melihat semua orang memberi dukungan di Velodrome dan untungnya semua berakhir manis,” kata Hoy seperti dikutip Dailymail seusai balapan.
Saat menerima dua medali emas untuk nomor keirin dan tim di London, pebalap asal Skotlandia ini menangis terharu. Namun di Hyde Park, Chris Hoy -yang sudah mendapat gelar bangsawan Sir- tampak tertawa lepas.
Sorak sorai bergemuruh ketika dia muncul di atas panggung dengan kalungan dua medali emas Olimpiade London. "Saya merasa seperti bintang rock," teriaknya kepada ribuan orang yang meramaikan acara tersebut, seperti yang dikutip espnfc Jumat, (10/8/2012).
Publik yang memadati Velodrome menyambut kehadiran sprinter balap sepeda trek terbaik Inggris Raya sepanjang masa itu dengan antusias. “Hoy, hoy,” begitu penonton yang mayoritas mendukung melihat aksi sang penakluk lintas balapan ini. Bahkan, Pangeran William dan Harry ikut larut bersama euforia pendukung Hoy lainnya.
Hoy tak kuasa menahan tangisan bahagia. Ia meneteskan air mata sambil mencium bendera Inggris Raya seusai balapan. Tangisan Hoy semakin menjadi ketika lagu kebangsaan Inggris Raya, God Save the Queen, berkumandang saat ia berdiri di podium pertama. “Saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya saat ini. Cukup bagi saya untuk mengakhiri karier Olimpiade dengan momen sempurna ini,” ujar Hoy.
Ia menuturkan, kemungkinan tidak akan tampil di Olimpiade XXXI 2016 Rio de Janeiro. Namun, ia memastikan masih akan turun di kejuaraan balap sepeda Commonwealth yang akan digelar di Glasgow pada 2014.
Sejauh ini, Inggris Raya mengumpulkan 22 medali emas, 13 medali perak, dan 12 medali perunggu. Jumlah medali emas itu jauh lebih banyak dibanding jumlah medali emas yang diperoleh Inggris Raya di Olimpiade 2008 Beijing sebanyak 19 medali.
Jumlah medali secara keseluruhan sejauh ini telah menyamai perolehan medali di Olimpiade Beijing pada 2008, sementara Olimpiade 2012 London sendiri masih akan berlangsung lima hari lagi.
Hadir juga dalam upacara perayaan yang digelar oleh BT London Live antara lain perenang Rebecca Adlington dan Michael Jamieson serta peraih medali emas cabang dayung, Katherine Copeland.
Seperti diketahui, Sir Chris Hoy mengukir rekor sebagai atlet Inggris Raya peraih medali emas terbanyak di Olimpiade. Hoy menyabet emas keenamnya sepanjang keikutsertaan di pesta olahraga sejagat itu pada Olimpiade XXX London 2012. Ia memenangi nomor keirin di Velodrome, London Utara, Selasa (7/8) waktu setempat.
Koleksi emas pembalap berusia 36 tahun ini melewati rekor lima medali milik legenda dayung Inggris Raya, Sir Steve Redgrave. Ditambah medali perak yang direbutnya di Olimpiade 2000 Sydney, Hoy juga berhasil menyamai rekor raihan tujuh medali yang dicatatkan Bradley Wiggins sepanjang keikutsertaan di Olimpiade.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa mencapai ini. Saya memang berharap bisa meraih emas di hadapan pendukung sendiri. Saya melihat semua orang memberi dukungan di Velodrome dan untungnya semua berakhir manis,” kata Hoy seperti dikutip Dailymail seusai balapan.
(wbs)