UEFA larang dua pemain Makedonia tampil
Rabu, 22 Agustus 2012 - 09:29 WIB
UEFA larang dua pemain Makedonia tampil
A
A
A
Sindonews.com - Asosiasi Sepakbola Eropa UEFA memberi hukuman kepada Milovan Petrovic dan Dino Najdoski dari klub Rabotnicki asal Makedonia dengan larangan bermain masing-masing satu tahun setelah tes doping mereka terbukti gagal.
Tes doping sendiri dilakukan dalam laga Liga Europa lawan Lazio pada 18 Agustus 2011. Selain kedua pemain tersebut, UEFA juga menghukum fisioterapis dan dokter klub dengan larangan berkarier di sepakbola Eropa masing-masing tiga dan dua tahun, dan akan meminta FIFA memberlakukan hukuman itu untuk sepakbola dunia.
Rabotnicki sendiri juga dilarang tampil di kompetisi antarklub Eropa selama satu tahun, meskipun hukuman itu akhirnya baru akan diterapkan jika terjadi pelanggaran yang sama dalam masa percobaan empat tahun.
Sebelumnya UEFA juga menghukum gelandang timnas Malta, Kevin Sammut karena terbukti bersalah turut terlibat dalam pengaturan skor pada laga kualifikasi Piala Eropa 2008.
UEFA telah menjatuhkan hukuman larangan sepuluh tahun kepada pemain Malta Kevin Sammut. Keputusan tersebut diumumkan setelah Sammut terbukti bersalah atas praktek pengaturan skor pada laga kualifikasi Piala Eropa 2008.
Seperti yang dilansir goal.com, dalam amar putusan UEFA Sammut dinyatakan bersalah karena telah melanggar prinsip-prinsip UEFA terhadap integritas dan sportivitas. Dalam hal ini ia telah terlibat dalam upaya memanipulasi hasil.
Namun Uni Asosiasi Sepakbola Eropa ini tidak secara spesifik menjelaskan bagaimana Sammut terlibat dalam pengaturan skor ketika Malta menyerah 4-0 di kandang Norwegia pada Juni 2007.
Sammut sejauh ini telah bermain sebanyak 37 kali bersama tim nasional Malta. Debutnya bersama timnas ditandai pada 2005. Ia sendiri sempat menyangkal perihal keterlibatannya
Tes doping sendiri dilakukan dalam laga Liga Europa lawan Lazio pada 18 Agustus 2011. Selain kedua pemain tersebut, UEFA juga menghukum fisioterapis dan dokter klub dengan larangan berkarier di sepakbola Eropa masing-masing tiga dan dua tahun, dan akan meminta FIFA memberlakukan hukuman itu untuk sepakbola dunia.
Rabotnicki sendiri juga dilarang tampil di kompetisi antarklub Eropa selama satu tahun, meskipun hukuman itu akhirnya baru akan diterapkan jika terjadi pelanggaran yang sama dalam masa percobaan empat tahun.
Sebelumnya UEFA juga menghukum gelandang timnas Malta, Kevin Sammut karena terbukti bersalah turut terlibat dalam pengaturan skor pada laga kualifikasi Piala Eropa 2008.
UEFA telah menjatuhkan hukuman larangan sepuluh tahun kepada pemain Malta Kevin Sammut. Keputusan tersebut diumumkan setelah Sammut terbukti bersalah atas praktek pengaturan skor pada laga kualifikasi Piala Eropa 2008.
Seperti yang dilansir goal.com, dalam amar putusan UEFA Sammut dinyatakan bersalah karena telah melanggar prinsip-prinsip UEFA terhadap integritas dan sportivitas. Dalam hal ini ia telah terlibat dalam upaya memanipulasi hasil.
Namun Uni Asosiasi Sepakbola Eropa ini tidak secara spesifik menjelaskan bagaimana Sammut terlibat dalam pengaturan skor ketika Malta menyerah 4-0 di kandang Norwegia pada Juni 2007.
Sammut sejauh ini telah bermain sebanyak 37 kali bersama tim nasional Malta. Debutnya bersama timnas ditandai pada 2005. Ia sendiri sempat menyangkal perihal keterlibatannya
(wbs)