Demi PSS, Widyantoro tolak klub lain
Sabtu, 01 September 2012 - 16:02 WIB
Demi PSS, Widyantoro tolak klub lain
A
A
A
Sindonews.com - Nasib Pelatih PSS Sleman, Widyantoro bakal ditentukan dalam rapat perdana manajemen 5 September mendatang. Dia berharap, manajemen masih mempertahankannya musim depan. Demi PSS, dia bahkan mengabaikan tawaran dari klub lain.
Wiwid, sapaan Widyantoro mengakui, jelang akhir masa kontrak bersama Elang Jawa, julukan PSS September ini, dirinya sudah didekati tiga klub. Salah satunya Kampiun Divisi Utama LPIS, Persepar Palangka Raya. Namun, Wiwid tak bergeming dan memilih menunggu kepastian Elang Jawa.
"Kontrak saya berakhir bulan ini, dan beberapa tawaran sudah mula masuk. Sedikitnya ada tiga klub yang serius. Tapi saya belum berani memberi jawaban. Saya masih menunggu kepastian dari manajemen PSS," kata Wiwid, Sabtu (1/9/2012).
Eks Striker BPD Jateng ini mengungkapkan, berdasarkan informasi manajemen bakal mengelar rapat untuk pertama kalinya 5 September mendatang. Dia berharap, rapat tersebut turut memastikan statusnya selain rencana klub musim depan. Kepastian akan memudahkannya menentukan pilihan.
"Secara pribadi apa pun keputusan manajemen akan saya terima. Jadi ya mudah-mudahan tanggal 5 nanti sudah ada kepastian. Dengan begitu, saya bisa menyiapkan apa yang akan saya lakukan selanjutnya. Kita tunggu saja nanti keputusannya bagaimana," terang dia.
Wiwid yang pernah menukangi PPSM Sakti Magelang menjelaskan, jika akhirnya manajemen mendepak dirinya maka dia harus segera mencari klub baru. Dia tak ingin musim depan dilewatkan tanpa pekerjaan. Tapi jika dipertahankan, dia mengaku sudah memiliki sederet rencana untuk tim kebanggaan Slemania dan BCS ini.
"Alternatif-alternatif selalu ada. Termasuk alternatif yang harus saya lakukan jika dipertahankan atau didepak. Yang pasti saya tidak ingin menganggur. Sedikit rencana untuk musim depan sudah saya sampaikan kepada manajemen berbarengan dengan evaluasi tim," jelas dia.
Disinggung kemungkinan meminta kenaikan gaji jika dipertahankan, Wiwid enggan berkomentar. Dia hanya berucap yakin manajemen faham apa yang jadi keinginannya. "Saya belum berani bicara soal itu. Tapi, manajemen pastinya faham soal itu," tegasnya.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Supardjiono mengatakan, semua hal terkait tim baru akan dibahas dalam rapat manajemen 5 September. Sehingga, spekulasi apa pun yang berkembang belum bisa dibenarkan sampai ada keputusan resmi hasil rapat manajemen.
"Semuanya akan kita bicarakan. Mulai kompetisi musim lalu, rencana musim depan baik tim, pemain dan pelatih. Target dan lainnya juga kita bicarakan dalam rapat itu. Jadi sekarang semuanya masih menunggu rapat. Belum ada yang bisa dipastikan," ucap dia.
Wiwid, sapaan Widyantoro mengakui, jelang akhir masa kontrak bersama Elang Jawa, julukan PSS September ini, dirinya sudah didekati tiga klub. Salah satunya Kampiun Divisi Utama LPIS, Persepar Palangka Raya. Namun, Wiwid tak bergeming dan memilih menunggu kepastian Elang Jawa.
"Kontrak saya berakhir bulan ini, dan beberapa tawaran sudah mula masuk. Sedikitnya ada tiga klub yang serius. Tapi saya belum berani memberi jawaban. Saya masih menunggu kepastian dari manajemen PSS," kata Wiwid, Sabtu (1/9/2012).
Eks Striker BPD Jateng ini mengungkapkan, berdasarkan informasi manajemen bakal mengelar rapat untuk pertama kalinya 5 September mendatang. Dia berharap, rapat tersebut turut memastikan statusnya selain rencana klub musim depan. Kepastian akan memudahkannya menentukan pilihan.
"Secara pribadi apa pun keputusan manajemen akan saya terima. Jadi ya mudah-mudahan tanggal 5 nanti sudah ada kepastian. Dengan begitu, saya bisa menyiapkan apa yang akan saya lakukan selanjutnya. Kita tunggu saja nanti keputusannya bagaimana," terang dia.
Wiwid yang pernah menukangi PPSM Sakti Magelang menjelaskan, jika akhirnya manajemen mendepak dirinya maka dia harus segera mencari klub baru. Dia tak ingin musim depan dilewatkan tanpa pekerjaan. Tapi jika dipertahankan, dia mengaku sudah memiliki sederet rencana untuk tim kebanggaan Slemania dan BCS ini.
"Alternatif-alternatif selalu ada. Termasuk alternatif yang harus saya lakukan jika dipertahankan atau didepak. Yang pasti saya tidak ingin menganggur. Sedikit rencana untuk musim depan sudah saya sampaikan kepada manajemen berbarengan dengan evaluasi tim," jelas dia.
Disinggung kemungkinan meminta kenaikan gaji jika dipertahankan, Wiwid enggan berkomentar. Dia hanya berucap yakin manajemen faham apa yang jadi keinginannya. "Saya belum berani bicara soal itu. Tapi, manajemen pastinya faham soal itu," tegasnya.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Supardjiono mengatakan, semua hal terkait tim baru akan dibahas dalam rapat manajemen 5 September. Sehingga, spekulasi apa pun yang berkembang belum bisa dibenarkan sampai ada keputusan resmi hasil rapat manajemen.
"Semuanya akan kita bicarakan. Mulai kompetisi musim lalu, rencana musim depan baik tim, pemain dan pelatih. Target dan lainnya juga kita bicarakan dalam rapat itu. Jadi sekarang semuanya masih menunggu rapat. Belum ada yang bisa dipastikan," ucap dia.
(wbs)