DKI Jakarta target juara umum PON
Minggu, 02 September 2012 - 10:53 WIB
DKI Jakarta target juara umum PON
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi ‘Foke’ Bowo tak henti-hentinya menginginkan pihaknya mengulang tradisi merajai Pekan Olahraga Nasional (PON). Demi tujuan itu, Foke mengingatkan agar 599 atlet DKI berjuang keras di PON XVIII/2012, Riau,9–20 September 2012.
Keinginan itu dilontarkan Foke saat momen pelepasan atlet di Balai Kota Jakarta, kemarin. Di hadapan sekitar 700 atlet terbaik Jakarta, termasuk tim ofisial, pelatih dan manajemen, Foke menyampaikan satu pesan penting yaitu raih juara umum.
Keinginan pria kelahiran Jakarta, 10 April 1948 itu sangat wajar. Apalagi dia masih beranggapan bahwa DKI masih menjadi pusat barometer prestasi di Indonesia. Seperti umumnya kota-kota besar di dunia yang jadi panutan, DKI juga menjadi tolok ukur dalam bidang olahraga.
“DKI Jakarta menginginkan kembali juara. Pada umumnya, kota yang sudah mencapai kemapanan biasanya semakin maju. Saya tentu mau jika DKI seperti itu yakni meraih juara nasional di PON,” ujar Foke dalam sambutannya sebelum melepas kontingen DKI Jakarta, kemarin.
Sepanjang perhelatan pesta olahraga empat tahunan ini, DKI memang tercatat sebagai provinsi paling dominan di pentas PON dengan torehan 10 kali juara umum. Mereka juga menjadi satu-satunya provinsi yang sempat merajai PON delapan kali berturut-turut sejak PON VII/1969 di Surabaya hingga PON XIV/1996 di Jakarta. Dengan kata lain atlet DKI menjadi yang terbaik di Nusantara selama 27 tahun.
Sayang, dominasi Jakarta mulai terusik ketika berlaga di PON XVII/2008, Samarinda, Kalimantan Timur. Podium utama yang biasa dipegang DKI dikudeta Jawa Timur (Jatim). Jatim berhak menjadi juara umum empat tahun lalu setelah mengumpulkan 139 medali emas, 113 perak dan 111 perunggu. Sementara DKI harus puas sebagai runner-up dengan raihan 119 emas, 117 perak dan 122 perunggu.
Jatim bahkan menjadi aktor utama yang memutus tradisi juara DKI pada 2000. “Mari kita intensifkan koordinasi dan komunikasi antar pengurus cabang olahraga DKI Jakarta,” ungkap Foke.
Foke optimistis para atlet Ibu Kota akan merealisasikan target itu apalagi pihaknya memiliki cabang unggulan seperti atletik, senam dan renang.
“Dari 598 emas yang diperebutkan,kami optimistis kontingen DKI dapat memboyong 157 medali emas,” tutur Ketua Umum KONI Jakarta Winny Erwindia.
Keinginan itu dilontarkan Foke saat momen pelepasan atlet di Balai Kota Jakarta, kemarin. Di hadapan sekitar 700 atlet terbaik Jakarta, termasuk tim ofisial, pelatih dan manajemen, Foke menyampaikan satu pesan penting yaitu raih juara umum.
Keinginan pria kelahiran Jakarta, 10 April 1948 itu sangat wajar. Apalagi dia masih beranggapan bahwa DKI masih menjadi pusat barometer prestasi di Indonesia. Seperti umumnya kota-kota besar di dunia yang jadi panutan, DKI juga menjadi tolok ukur dalam bidang olahraga.
“DKI Jakarta menginginkan kembali juara. Pada umumnya, kota yang sudah mencapai kemapanan biasanya semakin maju. Saya tentu mau jika DKI seperti itu yakni meraih juara nasional di PON,” ujar Foke dalam sambutannya sebelum melepas kontingen DKI Jakarta, kemarin.
Sepanjang perhelatan pesta olahraga empat tahunan ini, DKI memang tercatat sebagai provinsi paling dominan di pentas PON dengan torehan 10 kali juara umum. Mereka juga menjadi satu-satunya provinsi yang sempat merajai PON delapan kali berturut-turut sejak PON VII/1969 di Surabaya hingga PON XIV/1996 di Jakarta. Dengan kata lain atlet DKI menjadi yang terbaik di Nusantara selama 27 tahun.
Sayang, dominasi Jakarta mulai terusik ketika berlaga di PON XVII/2008, Samarinda, Kalimantan Timur. Podium utama yang biasa dipegang DKI dikudeta Jawa Timur (Jatim). Jatim berhak menjadi juara umum empat tahun lalu setelah mengumpulkan 139 medali emas, 113 perak dan 111 perunggu. Sementara DKI harus puas sebagai runner-up dengan raihan 119 emas, 117 perak dan 122 perunggu.
Jatim bahkan menjadi aktor utama yang memutus tradisi juara DKI pada 2000. “Mari kita intensifkan koordinasi dan komunikasi antar pengurus cabang olahraga DKI Jakarta,” ungkap Foke.
Foke optimistis para atlet Ibu Kota akan merealisasikan target itu apalagi pihaknya memiliki cabang unggulan seperti atletik, senam dan renang.
“Dari 598 emas yang diperebutkan,kami optimistis kontingen DKI dapat memboyong 157 medali emas,” tutur Ketua Umum KONI Jakarta Winny Erwindia.
(akr)