Belanja Klub Liga Primer sentuh Rp7,4 triliun
Senin, 03 September 2012 - 10:48 WIB
Belanja Klub Liga Primer sentuh Rp7,4 triliun
A
A
A
Sindonews.com – lKub Liga Primer mengeluarkan 490 juta pounds (sekitar Rp7,4 triliun) untuk membeli pemain pada pasar transfer musim panas 2012/2013.
Dengan dana sebesar itu, mereka berharap dapat meraih prestasi. Dari hasil laporan Deloitte, perusahaan konsultasi finansial terkemuka dunia,pengeluaran klub Liga Primer kali ini hanya berselisih 10 juta pounds dari rekor sebelumnya.Anggota Liga Primer membayar 500 juta pounds saat memperkuat skuad pada musim panas 2008/2009.
Angka 490 juta pounds juga lebih tinggi dibanding pengeluaran tahun lalu,yang mencapai 485 juta pounds. Pengeluaran tinggi ini sangat beralasan. Sudah menjadi rahasia umum kalau uang kerap membuahkan prestasi.Klub yang aktif bergerak di pasar transfer atau berani membayar mahal pemainnya memang kerap meraih prestasi. Telegraph memaparkan,mereka yang merogoh kocek dalamdalam dua kategori itu biasanya bercokol pada 6 besar klasemen akhir.Lihat saja capaian Chelsea.
Klub London Barat itu menjadi klub paling boros menyangkut biaya transfer dan gaji pemain di tiap musim sejak 2003/2004.Mereka pun sukses membawa pulang tiga gelar Liga Primer. Formula serupa turut memberi dampak positif bagi Manchester City (Man City).Menghabiskan puluhan juta pounds,mereka mampu mengakhiri penantian takhta Inggris selama 44 tahun pada musim lalu.
Belajar dari resep tersebut,klub Liga Primer pun rela merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan pemain yang mereka inginkan.Salah satu contoh untuk musim panas ini adalah Manchester United (MU).Mereka rela mengeluarkan 24 juta pounds untuk kapten Arsenal Robin van Persie.Transfer Van Persie ke Old Trafford menjadi salah satu transfer yang paling menyedot perhatian.Disusul dengan transfer Eden Hazard,Chelsea memboyong Hazard dari Lille dengan banderol 32 juta pounds.
Deloitte juga membeberkan kalau pada hari penutupan bursa transfer terjadi transaksi senilai 110 juta pounds.Angka tersebut lebih besar dari musim sebelumnya,100 juta pounds.Ini lantaran transaksi yang dilakukan Man City.Mereka membeli empat pemain, salah satunya gelandang Javi Garcia dari Benfica dengan biaya 16 juta pounds.
Kemudian,Southampton mendatangkan playmaker Bologna Gaston Ramirez yang diperkirakan senilai 12 juta pounds. Kemudian,Tottenham Hotspur yang menggaet kiper Olympique Lyon Hugo Lloris dengan biaya 11,8 juta pounds. Lima klub yang melakukan pengeluaran transfer musim panas ini adalah Chelsea,Spurs,Man City,MU,dan Arsenal.
Lima klub papan atas Inggris tersebut rata-rata menghabiskan lebih dari 30 juta pounds pada musim panas ini.Sementara itu,klub promosi Southampton juga tidak mau kalah.Mereka juga merogoh sekitar 30 juta pounds demi memperkuat skuad. “Mayoritas klub yang belanja besar memang dari papan atas. Namun,klub lain juga menanam investasi besar.
Sebab,mereka mau menahbiskan posisi di Liga Primer,” kata konsultan Deloitte,Dan Jones,dilansir BBC. Ke depannya,Deloitte memprediksi pengeluaran transfer klub Liga Primer akan lebih meningkat lagi.Meski terhadang financial fair play,Deloitte merasa klub Inggris bisa tetap belanja besar dan membeli pemain-pemain terbaik dari seluruh dunia.
Sebab,pemasukan mereka bakal meningkat seiring melonjaknya nilai jual siar pertandingan mulai tahun depan. Jika pada periode 2010–2013 kontrak televisi Liga Primer bernilai 1,782 miliar pounds,maka nilai jual kompetisi itu pada 2013–2016 mencapai 3,081 miliar pounds. Klub Seri A menjadi kompetisi terboros kedua di bawah Liga Primer.
Klub-klub Italia itu mengeluarkan dana sebesar 310 juta pounds.Lalu,disusul Bundesliga dengan 210 juta pounds.Kemudian, untuk urutan keempat dan kelima diisi Ligue 1 dan Primera Liga dengan biaya masing-masing 190 juta pounds dan 110 juta pounds. Kehadiran Liga Primer ini memang tidak mengherankan.Kompetisi itu baru saja mengumumkan pengeluaran mencapai 4,4 miliar pounds dalam satu dekade terakhir.
Dari angka itu,Chelsea berada di urutan pertama dengan nilai 673 juta pounds.Sejak klub itu dipegang Roman Abramovich,pengeluaran mereka sangat besar.Ini terkait ambisi taipan asal Rusia itu yang berharap Chelsea bisa menjadi klub paling hebat di dunia. Kemudian di urutan kedua ditempati Man City.
Klub milik Sheikh Mansour bin Zayed al-Nahyan ini mengeluarkan 572 juta pounds dalam satu dekade terakhir.Lalu,diikuti Liverpool pada urutan ketiga dengan 414 juta pounds. Posisi keempat menjadi milik MU dengan 352 juta pounds. Setelah itu,di tempat kelima,Tottenham Hotspur mengeluarkan 350 juta pounds.Sementara Arsenal ada di tempat keenam dengan 214 juta pounds.
Dengan dana sebesar itu, mereka berharap dapat meraih prestasi. Dari hasil laporan Deloitte, perusahaan konsultasi finansial terkemuka dunia,pengeluaran klub Liga Primer kali ini hanya berselisih 10 juta pounds dari rekor sebelumnya.Anggota Liga Primer membayar 500 juta pounds saat memperkuat skuad pada musim panas 2008/2009.
Angka 490 juta pounds juga lebih tinggi dibanding pengeluaran tahun lalu,yang mencapai 485 juta pounds. Pengeluaran tinggi ini sangat beralasan. Sudah menjadi rahasia umum kalau uang kerap membuahkan prestasi.Klub yang aktif bergerak di pasar transfer atau berani membayar mahal pemainnya memang kerap meraih prestasi. Telegraph memaparkan,mereka yang merogoh kocek dalamdalam dua kategori itu biasanya bercokol pada 6 besar klasemen akhir.Lihat saja capaian Chelsea.
Klub London Barat itu menjadi klub paling boros menyangkut biaya transfer dan gaji pemain di tiap musim sejak 2003/2004.Mereka pun sukses membawa pulang tiga gelar Liga Primer. Formula serupa turut memberi dampak positif bagi Manchester City (Man City).Menghabiskan puluhan juta pounds,mereka mampu mengakhiri penantian takhta Inggris selama 44 tahun pada musim lalu.
Belajar dari resep tersebut,klub Liga Primer pun rela merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan pemain yang mereka inginkan.Salah satu contoh untuk musim panas ini adalah Manchester United (MU).Mereka rela mengeluarkan 24 juta pounds untuk kapten Arsenal Robin van Persie.Transfer Van Persie ke Old Trafford menjadi salah satu transfer yang paling menyedot perhatian.Disusul dengan transfer Eden Hazard,Chelsea memboyong Hazard dari Lille dengan banderol 32 juta pounds.
Deloitte juga membeberkan kalau pada hari penutupan bursa transfer terjadi transaksi senilai 110 juta pounds.Angka tersebut lebih besar dari musim sebelumnya,100 juta pounds.Ini lantaran transaksi yang dilakukan Man City.Mereka membeli empat pemain, salah satunya gelandang Javi Garcia dari Benfica dengan biaya 16 juta pounds.
Kemudian,Southampton mendatangkan playmaker Bologna Gaston Ramirez yang diperkirakan senilai 12 juta pounds. Kemudian,Tottenham Hotspur yang menggaet kiper Olympique Lyon Hugo Lloris dengan biaya 11,8 juta pounds. Lima klub yang melakukan pengeluaran transfer musim panas ini adalah Chelsea,Spurs,Man City,MU,dan Arsenal.
Lima klub papan atas Inggris tersebut rata-rata menghabiskan lebih dari 30 juta pounds pada musim panas ini.Sementara itu,klub promosi Southampton juga tidak mau kalah.Mereka juga merogoh sekitar 30 juta pounds demi memperkuat skuad. “Mayoritas klub yang belanja besar memang dari papan atas. Namun,klub lain juga menanam investasi besar.
Sebab,mereka mau menahbiskan posisi di Liga Primer,” kata konsultan Deloitte,Dan Jones,dilansir BBC. Ke depannya,Deloitte memprediksi pengeluaran transfer klub Liga Primer akan lebih meningkat lagi.Meski terhadang financial fair play,Deloitte merasa klub Inggris bisa tetap belanja besar dan membeli pemain-pemain terbaik dari seluruh dunia.
Sebab,pemasukan mereka bakal meningkat seiring melonjaknya nilai jual siar pertandingan mulai tahun depan. Jika pada periode 2010–2013 kontrak televisi Liga Primer bernilai 1,782 miliar pounds,maka nilai jual kompetisi itu pada 2013–2016 mencapai 3,081 miliar pounds. Klub Seri A menjadi kompetisi terboros kedua di bawah Liga Primer.
Klub-klub Italia itu mengeluarkan dana sebesar 310 juta pounds.Lalu,disusul Bundesliga dengan 210 juta pounds.Kemudian, untuk urutan keempat dan kelima diisi Ligue 1 dan Primera Liga dengan biaya masing-masing 190 juta pounds dan 110 juta pounds. Kehadiran Liga Primer ini memang tidak mengherankan.Kompetisi itu baru saja mengumumkan pengeluaran mencapai 4,4 miliar pounds dalam satu dekade terakhir.
Dari angka itu,Chelsea berada di urutan pertama dengan nilai 673 juta pounds.Sejak klub itu dipegang Roman Abramovich,pengeluaran mereka sangat besar.Ini terkait ambisi taipan asal Rusia itu yang berharap Chelsea bisa menjadi klub paling hebat di dunia. Kemudian di urutan kedua ditempati Man City.
Klub milik Sheikh Mansour bin Zayed al-Nahyan ini mengeluarkan 572 juta pounds dalam satu dekade terakhir.Lalu,diikuti Liverpool pada urutan ketiga dengan 414 juta pounds. Posisi keempat menjadi milik MU dengan 352 juta pounds. Setelah itu,di tempat kelima,Tottenham Hotspur mengeluarkan 350 juta pounds.Sementara Arsenal ada di tempat keenam dengan 214 juta pounds.
(wbs)