Tanpa belanja besar Olympique Lyon tetap kompetitif
Senin, 03 September 2012 - 11:13 WIB
Tanpa belanja besar Olympique Lyon tetap kompetitif
A
A
A
Sindonews.com - Paris Saint Germain (PSG) boleh saja menghamburkan banyak uang di transfer window musim panas demi sejumlah nama pesepak bola kelas dunia. Namun, untuk urusan membentuk tim kompetitif di Prancis, Olympique Lyon jagonya.
Fakta objektif menunjukkan,langkah Les Gonespada awal musim baru Ligue 1 sangat memuaskan.Mereka tampil impresif dengan tidak terkalahkan pada empat pertandingan beruntun.Prestasi terkini tercipta pada laga kandang menghadapi Valenciennes,dini hari kemarin.Para penghuni Stade Gerland itu sanggup memetik kemenangan 3-2. Penampilan Lyon tentu saja cukup memuaskan jika dibandingkanLes Parisiens.
Meski tidak terlalu aktif selama bursa transfer pemain musim panas kemarin plus tidak melakukan perekrutan banyak pemain mahal,Lyon sanggup memuncaki klasemen sementara Ligue 1. Klub yang meraih tujuh gelar juara Ligue 1 itu memang harus berhemat karena musim ini tidak tampil Liga Champions. “Kami menikmati awal yang baik musim ini.Tujuan kami sebenarnya hanya ingin mendapatkan delapan poin setelah empat pertandingan.Kami telah melampaui itu.
Tentu saja tim ini masih bisa berkembang ke arah yang jauh lebih baik di laga-laga Ligue 1 berikut,”kata Pelatih Remi Garde, dilansir Super Sport. Remi mengungkapkan,sebelum pertandingan melawan Valenciennes berlangsung di Stade Gerland suasana sangat haru yang dipenuhi luapan emosi tercipta.Hal ini terjadi karena laga tersebut dijadikan ajang perpisahan penjaga gawang Hugo Lloris.Kiper timnas Prancis itu akan hengkang ke klub Liga Primer, Tottenham Hotspur. Kondisi itu diakui Garde sangat sulit.
Sebab,selama ini Lloris adalah pilihan utama Garde di bawah mistar.Penampilan Lloris juga sangat bagus membantu Lyon meraih sejumlah prestasi membanggakan. “Kami benar-benar menyukai Hugo (Lloris).Dia telah melakukan banyak hal untuk tim ini.Kami berharap dia sukses di Inggris,”ujar Garde. Di transfer windowmusim panas,Lyon tidak hanya kehilangan Lloris,full back Aly Cissokho juga memutuskan hengkang ke Valencia dan Kim Kallstrom memutuskan mencari tantangan baru bersama Spartak Moscow di Liga Rusia.
Lyon juga terpaksa memutuskan kontrak John Mensah, Matthieu Valverde,Timothee Kolodziejczak, ataupun Ederson karena dinilai tidak lagi mampu memberi kontribusi maksimal. Sebaliknya,mereka hanya kedatangan Milan Bisevac dari PSG,Fabian Monzon (OGC Nice),dan Steed Malbranque (free agent).Meski tidak banyak membeli pemain,kekuatan Lyon tetap terjaga. Pasalnya,sebagian besar pemain inti tetap bertahan.
Sosok seperti Lisandro Lopez, Michel Bastos,Jimmy Briand,Bafetimbi Gomis,Yoann Gourcuff,hingga Cristiano ’Cris’ Marques Gomes tetap menjadi tulang punggung Lyon. “Untuk membentuk tim yang tangguh tidak dibutuhkan banyak uang.Materi tim ini masih sangat bagus.Kami telah bekerja selama beberapa musim.Jadi,kami berani memasang target juara musim ini.Kami akan bekerja keras melakukannya,” pungkas Garde
Fakta objektif menunjukkan,langkah Les Gonespada awal musim baru Ligue 1 sangat memuaskan.Mereka tampil impresif dengan tidak terkalahkan pada empat pertandingan beruntun.Prestasi terkini tercipta pada laga kandang menghadapi Valenciennes,dini hari kemarin.Para penghuni Stade Gerland itu sanggup memetik kemenangan 3-2. Penampilan Lyon tentu saja cukup memuaskan jika dibandingkanLes Parisiens.
Meski tidak terlalu aktif selama bursa transfer pemain musim panas kemarin plus tidak melakukan perekrutan banyak pemain mahal,Lyon sanggup memuncaki klasemen sementara Ligue 1. Klub yang meraih tujuh gelar juara Ligue 1 itu memang harus berhemat karena musim ini tidak tampil Liga Champions. “Kami menikmati awal yang baik musim ini.Tujuan kami sebenarnya hanya ingin mendapatkan delapan poin setelah empat pertandingan.Kami telah melampaui itu.
Tentu saja tim ini masih bisa berkembang ke arah yang jauh lebih baik di laga-laga Ligue 1 berikut,”kata Pelatih Remi Garde, dilansir Super Sport. Remi mengungkapkan,sebelum pertandingan melawan Valenciennes berlangsung di Stade Gerland suasana sangat haru yang dipenuhi luapan emosi tercipta.Hal ini terjadi karena laga tersebut dijadikan ajang perpisahan penjaga gawang Hugo Lloris.Kiper timnas Prancis itu akan hengkang ke klub Liga Primer, Tottenham Hotspur. Kondisi itu diakui Garde sangat sulit.
Sebab,selama ini Lloris adalah pilihan utama Garde di bawah mistar.Penampilan Lloris juga sangat bagus membantu Lyon meraih sejumlah prestasi membanggakan. “Kami benar-benar menyukai Hugo (Lloris).Dia telah melakukan banyak hal untuk tim ini.Kami berharap dia sukses di Inggris,”ujar Garde. Di transfer windowmusim panas,Lyon tidak hanya kehilangan Lloris,full back Aly Cissokho juga memutuskan hengkang ke Valencia dan Kim Kallstrom memutuskan mencari tantangan baru bersama Spartak Moscow di Liga Rusia.
Lyon juga terpaksa memutuskan kontrak John Mensah, Matthieu Valverde,Timothee Kolodziejczak, ataupun Ederson karena dinilai tidak lagi mampu memberi kontribusi maksimal. Sebaliknya,mereka hanya kedatangan Milan Bisevac dari PSG,Fabian Monzon (OGC Nice),dan Steed Malbranque (free agent).Meski tidak banyak membeli pemain,kekuatan Lyon tetap terjaga. Pasalnya,sebagian besar pemain inti tetap bertahan.
Sosok seperti Lisandro Lopez, Michel Bastos,Jimmy Briand,Bafetimbi Gomis,Yoann Gourcuff,hingga Cristiano ’Cris’ Marques Gomes tetap menjadi tulang punggung Lyon. “Untuk membentuk tim yang tangguh tidak dibutuhkan banyak uang.Materi tim ini masih sangat bagus.Kami telah bekerja selama beberapa musim.Jadi,kami berani memasang target juara musim ini.Kami akan bekerja keras melakukannya,” pungkas Garde
(wbs)