Demi target, Binaragawan DIY jalani diet ketat

Selasa, 04 September 2012 - 13:43 WIB
Demi target, Binaragawan...
Demi target, Binaragawan DIY jalani diet ketat
A A A
Sindonews.com - Tim Binaraga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk ajang PON XIII/2012 Riau, 9-20 September mendatang, saat ini fokus pada diet. Setiap hari terus dipantau oleh dokter spesialis. Selain itu, latihan intensif tetap berlangsung selama 18 jam setiap pekan.

Pelatih Tim Binaraga DIY Lilik Purwanto mengatakan, ajang PON Riau tinggal menghitung hari lagi. Masih ada kesempatan untuk menjaga performa yang maksimal di ajang pesta olah raga terbesar di Tanah Air tersebut. "Saat ini fokus kita adalah menjaga kualitas otot. Salah satu langkahnya dengan diet ketat," katanya, Selasa (4/9/2012).

Menurut dia, secara mental tiga binaragawan yang dikirim pada PON sudah siap 100%. "Mental tidak ada masalah, saat ini tinggal menjalani diet ketat agar kualitas otot tetap terjamin. Karena di olahraga ini, yang menjadi penialain adalah pada otot," jelasnya.

Dia menegaskan, diet tersebut juga diawasi secara intensif oleh dokter spesialis. "Selalu kita konsultasikan dengan Dokter Woro. Ini untuk menghindari upaya dopping. Intinya upaya diet ini menjadi perhatian serius. Tidak kalah pentingnya adalah menjaga para atlet tetap bugar agar bisa menunjukkan penampilan terbaiknya," papar Lilik.

Lilik menyebutkan, menyebutkan, tiga binaragawan DIY yang akan bertanding di PON Riau adalah Bambang Sujatmoko yang akan bertanding di nomor 60 kilogram (Kg), Rahman Widodo (70 Kg) dan Sugeng Purnomo (75 Kg). Dari ketiganya, Rahman Widodo yang palig berpeluang meraih medali emas.

"Target kita adalah 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Medali emas terbuka peluang untuk nomor 75 kilogram. Sedangkan Bambang dan Sugeng bisa dapat antara perak atau perunggu. Demi target itulah, mereka harus menjalani diet ketat," jelas Lilik.

Dia mengatakan, target yang diusung tidak muluk-muluk alias sangat realistis. Hal ini didasarkan pada kekuatan yang dimiliki serta kekuatan lawan yang akan dihadapi. Dia mengakui, hampir para konstestan menjadi rival berat. "Rival berat bukan dilihat dari daerah mana, tetapi dari nomor yang diikuti. Misalnya Riau kuat di nomor 70 Kilogram, Kalimantan Timur kuat di nomor 75 kilogram dan lainnya," ungkapnya.
(wbs)
Berita Terkait
Kalahkan Kepulauan Riau,...
Kalahkan Kepulauan Riau, Papua Tembus Semifinal Futsal PON XX Papua
Klasemen Medali PON...
Klasemen Medali PON Aceh-Sumut 2024: Provinsi Riau Borong 6 Emas!
5 Atlet Dayung Riau...
5 Atlet Dayung Riau untuk PON Papua 2021 Positif Covid-19
Sembuh dari Covid-19,...
Sembuh dari Covid-19, Tim Dayung Riau Terbang ke PON XX Papua 2021
Dari Dayung, Riau Sabet...
Dari Dayung, Riau Sabet Emas Pertama di PON XX Papua 2021
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
45 menit yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
46 menit yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
3 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
16 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved