Tiga figur layak jabat GM PSIM
Selasa, 04 September 2012 - 21:12 WIB
Tiga figur layak jabat GM PSIM
A
A
A
Sindonews.com - Pencarian figur yang layak untuk mengisi posisi General Manajer (GM) PSIM Yogyakarta terus berlanjut. Setelah penolakan Herry Zudianto, tiga nama figur muncul ke permukaan sebagai alternatif.
Figur pertama yang mengemuka adalah Direktur Teknik PSIM, Dwi Irianto. Pria yang akrab disapa Mbah Putih ini dinilai layak mengisi posisi GM dalam struktur manajemen Laskar Mataram, julukan PSIM. "Saya yakin beliau bisa membawa PSIM berprestasi," ucap Kapten PSIM musim lalu, Nova Zaenal, Selasa (4/9/2012).
Nova mengungkapkan, meski dirinya belum tentu kembali berkostum PSIM musim depan namun dia mengaku tetap consern mengikuti perkembangannya. Terlebih dia merasa seperti keluarga setelah membela Laskar Mataram dua musim terakhir.
Selama itulah dia merasa Dwi cukup kapabel mengendalikan tim kebanggaan Brajamusti dan The Maident. Tanggung jawabnya yang besar, Sekum Pengprov PSSI DIY juga bisa ngemong pemain saat erada dalam kesulitan. "Beliau selalu ada ketika kami butuh seorang bapak," tegas dia.
Eks Persis Solo ini menjelaskan, Dwi merupakan tokoh sepakbola yang memiliki jaringan kuat di nasional. Dengan begitu, posisi tawar Laskar Mataram akan terangkat dengan sendirinya. Sisi positif lainnya, pengangkatan Dwi tidak melanggar aturan karena yang bersangkutan bukan pejabat publik atau pun PNS.
Jika ternyata Dwi keberatan, Nova mengusulkan Direktur Utama (Dirut) Gembira Loka, Joko Tirtono untuk mengisi posisi GM. Sukses memimpin Gembira Loka menjadi modal kuat memimpin PSIM. Joko juga bukan orang asing di PSIM karena pernah menjadi Direktur Keuangan.
“Pak Joko orang yang loyal dan punya kemampuan manajerial yang baik. Lihat saja di bawah kepemimpinannya Gembira Loka bisa jadi salah satu ikon pariwisata Yogya. Dr Antok juga layak menjadi kandidat," pungkasnya.
Pencarian sosok GM di tubuh PSIM menghangat setelah karut marut tim ini musim lalu. Buruknya koordinasi di internal manajemen membuat Laskar Mataram menyisakan setumpuk problem di akhir kompetisi. Hingga kini, persoalan itu tak jelas kapan dapat diselesaikan.
Figur pertama yang mengemuka adalah Direktur Teknik PSIM, Dwi Irianto. Pria yang akrab disapa Mbah Putih ini dinilai layak mengisi posisi GM dalam struktur manajemen Laskar Mataram, julukan PSIM. "Saya yakin beliau bisa membawa PSIM berprestasi," ucap Kapten PSIM musim lalu, Nova Zaenal, Selasa (4/9/2012).
Nova mengungkapkan, meski dirinya belum tentu kembali berkostum PSIM musim depan namun dia mengaku tetap consern mengikuti perkembangannya. Terlebih dia merasa seperti keluarga setelah membela Laskar Mataram dua musim terakhir.
Selama itulah dia merasa Dwi cukup kapabel mengendalikan tim kebanggaan Brajamusti dan The Maident. Tanggung jawabnya yang besar, Sekum Pengprov PSSI DIY juga bisa ngemong pemain saat erada dalam kesulitan. "Beliau selalu ada ketika kami butuh seorang bapak," tegas dia.
Eks Persis Solo ini menjelaskan, Dwi merupakan tokoh sepakbola yang memiliki jaringan kuat di nasional. Dengan begitu, posisi tawar Laskar Mataram akan terangkat dengan sendirinya. Sisi positif lainnya, pengangkatan Dwi tidak melanggar aturan karena yang bersangkutan bukan pejabat publik atau pun PNS.
Jika ternyata Dwi keberatan, Nova mengusulkan Direktur Utama (Dirut) Gembira Loka, Joko Tirtono untuk mengisi posisi GM. Sukses memimpin Gembira Loka menjadi modal kuat memimpin PSIM. Joko juga bukan orang asing di PSIM karena pernah menjadi Direktur Keuangan.
“Pak Joko orang yang loyal dan punya kemampuan manajerial yang baik. Lihat saja di bawah kepemimpinannya Gembira Loka bisa jadi salah satu ikon pariwisata Yogya. Dr Antok juga layak menjadi kandidat," pungkasnya.
Pencarian sosok GM di tubuh PSIM menghangat setelah karut marut tim ini musim lalu. Buruknya koordinasi di internal manajemen membuat Laskar Mataram menyisakan setumpuk problem di akhir kompetisi. Hingga kini, persoalan itu tak jelas kapan dapat diselesaikan.
(wbs)