Sagna kesal dengan penjualan pemain Arsenal
Kamis, 06 September 2012 - 20:01 WIB
Sagna kesal dengan penjualan pemain Arsenal
A
A
A
Sindonews.com - Pemain bertahan Arsenal, Bacary Sagna mengungkapkan kekesalannya ketika pihak klub melakukan penjualan pemain andalannya pada musim panas 2012/2013 ini.
Mantan kapten The Gunners, Robin van Persie dan Alex Song harus meninggalkan klub di musim panas. Hal ini hanya berselang satu tahun ketika klub ditinggalkan tiga pemain andalannya seperti Cesc Fabregas, Gael Clichy, dan Samir Nasri. Ini yang membuat Sagna tidak mengerti dengan keputusan yang dilakukan manajemen tim setiap musimnya.
"Semua orang tahu Robin pergi, tapi kepergian Alex, saya masih tidak mengerti dimana dia masih memiliki sisa tiga tahun. Ini adalah kerugian besar bagi tim ketika dua pemain terbaiknya harus pergi. Para pendukung mengecam tindakan yang dilakukan klub dan yang telah membuat mereka frustasi," katanya seperti dilansir SportsMole, Kamis (6/9/2012).
"Saat ini saya mengalami apa yang dialami para pendukung Arsenal yaitu frustasi dan saya selalu tidak mengerti dengan hal tersebut," sambungnya.
Pemain berusia 29 tahun tersebut menambahkan, selama berada di Arsenal, Sagna selalu memimpikan memenangkan gelar Liga Premier Inggris seperti yang dilakukan rekan setimnya di Prancis yakni Nasri dan Clichy saat berkostum Manchester City di musim lalu.
Sagna yang akan memasuki tahun terakhirnya bersama The Gunners belum mendapatkan tawaran dari pihak manajemen klub untuk memperpanjang kontraknya, namun dia menolak untuk meninggalkan klub.
"Pada Mei lalu, saya menyaksikan pawai kemenangan City di TV. Saya melihat Samir dan Clichy terlihat senang saat mengangkat trofi tersebut dan saya menginginkan hal itu terjadi di sini," ungkap pemain kewarganegaraan Prancis tersebut.
"Bisakah saya terlena tergoda untuk meninggalkan klub, tapi saya telah tegaskan hanya ingin bermain lebih baik lagi dengan Arsenal. Dan mengenai masalah kontrak belum ada penawaran dari tim terhadap saya," tambahnya.
Mantan kapten The Gunners, Robin van Persie dan Alex Song harus meninggalkan klub di musim panas. Hal ini hanya berselang satu tahun ketika klub ditinggalkan tiga pemain andalannya seperti Cesc Fabregas, Gael Clichy, dan Samir Nasri. Ini yang membuat Sagna tidak mengerti dengan keputusan yang dilakukan manajemen tim setiap musimnya.
"Semua orang tahu Robin pergi, tapi kepergian Alex, saya masih tidak mengerti dimana dia masih memiliki sisa tiga tahun. Ini adalah kerugian besar bagi tim ketika dua pemain terbaiknya harus pergi. Para pendukung mengecam tindakan yang dilakukan klub dan yang telah membuat mereka frustasi," katanya seperti dilansir SportsMole, Kamis (6/9/2012).
"Saat ini saya mengalami apa yang dialami para pendukung Arsenal yaitu frustasi dan saya selalu tidak mengerti dengan hal tersebut," sambungnya.
Pemain berusia 29 tahun tersebut menambahkan, selama berada di Arsenal, Sagna selalu memimpikan memenangkan gelar Liga Premier Inggris seperti yang dilakukan rekan setimnya di Prancis yakni Nasri dan Clichy saat berkostum Manchester City di musim lalu.
Sagna yang akan memasuki tahun terakhirnya bersama The Gunners belum mendapatkan tawaran dari pihak manajemen klub untuk memperpanjang kontraknya, namun dia menolak untuk meninggalkan klub.
"Pada Mei lalu, saya menyaksikan pawai kemenangan City di TV. Saya melihat Samir dan Clichy terlihat senang saat mengangkat trofi tersebut dan saya menginginkan hal itu terjadi di sini," ungkap pemain kewarganegaraan Prancis tersebut.
"Bisakah saya terlena tergoda untuk meninggalkan klub, tapi saya telah tegaskan hanya ingin bermain lebih baik lagi dengan Arsenal. Dan mengenai masalah kontrak belum ada penawaran dari tim terhadap saya," tambahnya.
(wbs)