Pembuktiannya saat dijamu Wales
Jum'at, 07 September 2012 - 10:39 WIB
Pembuktiannya saat dijamu Wales
A
A
A
Sindonews.com - Generasi emas timnas Belgia telah lahir,begitu prediksi sebagian besar pengamat sepak bola dunia.Prediksi itu bukan tanpa alasan karena negara kecil di Eropa Barat ini telah melahirkan sejumlah nama besar,seperti Eden Hazard,Vincent Kompany,ataupun Jan Vertonghen.
Hazard yang musim ini bergabung bersama raksasa Inggris,Chelsea,tercatat sebagai pemain terbaik di Ligue1 Prancis bersama Lille,dua musim berturut-turut sejak 2011. Sama halnya dengan Hazard,Kompany juga berhasil membawa Manchester City (Man City) menjadi tim terbaik di tanah Inggris,setelah puluhan tahun puasa gelar Liga Primer.Dan,Vertonghen tak jauh berbeda, bintang berusia 25 tahun ini mengantongi predikat pemain terbaik Belanda 2012,saat memperkuat Ajax Amsterdam.
Kini,Vertonghen memilih bergabung bersama Tottenham Hotspur. Bahkan,menurut harian Belgia,La Derniere Heure,harga 11 pemain Belgia saat ini merupakan yang tertinggi ketiga setelah Brasil dan Portugal.Biaya sekitar 180 juta euro telah dikeluarkan klub Eropa untuk menggunakan jasa pemain Belgia.Hazard di Chelsea dan Axel Witsel di Zenit St Petersburg diganjar 40 juta euro,sedangkan Moussa Dembele seharga 15 juta euro dan Vertoghen dihargai 10 juta euro ke Tottenham.
Kendati demikian,Pelatih Belgia Marc Wilmots menepis anggapan bahwa anak asuhnya saat ini merupakan generasi emas Belgia.Apalagi,jika tolak ukur generasi emas itu didaulat berdasarkan kesuksesan Red Devils––julukan Belgia––menumbangkan Belanda dalam partai persahabatan, beberapa waktu lalu. Secara individu,kualitas pemain Belgia memang berkelas,tetapi tak ada generasi emas tanpa adanya kemampuan berkoordinasi dan kerja sama yang baik di dalam lapangan.
“ Tim yang baik senantiasa diukur dengan hasil pertandingan yang dijalani,” ungkap Wilmots, dilansir Football The Stars. Untuk itu,kesan generasi emas pun harus dibuktikan dengan hasil nyata.Laga kontra Wales pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2014 adalah jalan untuk membuktikan itu.Bertemu negara persatuan Inggris Raya itu bukanlah perkara mudah.Pasalnya, Craig Bellamy dkk akan bertempur dengan kekuatan penuh.
Hazard yang musim ini bergabung bersama raksasa Inggris,Chelsea,tercatat sebagai pemain terbaik di Ligue1 Prancis bersama Lille,dua musim berturut-turut sejak 2011. Sama halnya dengan Hazard,Kompany juga berhasil membawa Manchester City (Man City) menjadi tim terbaik di tanah Inggris,setelah puluhan tahun puasa gelar Liga Primer.Dan,Vertonghen tak jauh berbeda, bintang berusia 25 tahun ini mengantongi predikat pemain terbaik Belanda 2012,saat memperkuat Ajax Amsterdam.
Kini,Vertonghen memilih bergabung bersama Tottenham Hotspur. Bahkan,menurut harian Belgia,La Derniere Heure,harga 11 pemain Belgia saat ini merupakan yang tertinggi ketiga setelah Brasil dan Portugal.Biaya sekitar 180 juta euro telah dikeluarkan klub Eropa untuk menggunakan jasa pemain Belgia.Hazard di Chelsea dan Axel Witsel di Zenit St Petersburg diganjar 40 juta euro,sedangkan Moussa Dembele seharga 15 juta euro dan Vertoghen dihargai 10 juta euro ke Tottenham.
Kendati demikian,Pelatih Belgia Marc Wilmots menepis anggapan bahwa anak asuhnya saat ini merupakan generasi emas Belgia.Apalagi,jika tolak ukur generasi emas itu didaulat berdasarkan kesuksesan Red Devils––julukan Belgia––menumbangkan Belanda dalam partai persahabatan, beberapa waktu lalu. Secara individu,kualitas pemain Belgia memang berkelas,tetapi tak ada generasi emas tanpa adanya kemampuan berkoordinasi dan kerja sama yang baik di dalam lapangan.
“ Tim yang baik senantiasa diukur dengan hasil pertandingan yang dijalani,” ungkap Wilmots, dilansir Football The Stars. Untuk itu,kesan generasi emas pun harus dibuktikan dengan hasil nyata.Laga kontra Wales pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2014 adalah jalan untuk membuktikan itu.Bertemu negara persatuan Inggris Raya itu bukanlah perkara mudah.Pasalnya, Craig Bellamy dkk akan bertempur dengan kekuatan penuh.
(wbs)