Andi Mallarangeng gagal majukan olahraga nasional
Jum'at, 07 September 2012 - 11:03 WIB
Andi Mallarangeng gagal majukan olahraga nasional
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dedi S Gumelar alias Miing menilai, kinerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (kemenpora) sangat buruk di bawah kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.
Untuk itu, pantas jika Presiden memberikan sanksi kepada Andi, karena dinilai gagal dalam mengembangkan dan memajukan dunia olahraga. Belum lagi, robohnya atap lapangan tenis Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau, makin menambah coretan hitam kegagalan Andi.
"Presiden harus memberi sanksi atas prestasi buruk kinerja Kemenpora sebagai penanggung jawab keolahragaan nasional," ujar Miing saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mensinyalir, pelaksanaan proyek pembangunan PON Riau sarat dengan masalah. "Saya bilang pelaksanaan proyek yang tidak dilandasi kejujuran akan berakibat pada masalah," terangnya.
Saat rapat kerja di Komisi X, yakni antara Kemenpora dan Gubernur Riau laporannya sangat meyakinkan, tapi nyatanya salah satu atap bangunan PON malah roboh.
"Ini buruknya pelaksanaan proyek manajemen penyelengaraan event itu sendiri, ini menjadi tanggung jawab pemerintah, baik pusat maupun daerah sebagai pelaksana," pungkasnya.
Untuk itu, pantas jika Presiden memberikan sanksi kepada Andi, karena dinilai gagal dalam mengembangkan dan memajukan dunia olahraga. Belum lagi, robohnya atap lapangan tenis Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau, makin menambah coretan hitam kegagalan Andi.
"Presiden harus memberi sanksi atas prestasi buruk kinerja Kemenpora sebagai penanggung jawab keolahragaan nasional," ujar Miing saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Jumat (7/9/2012).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mensinyalir, pelaksanaan proyek pembangunan PON Riau sarat dengan masalah. "Saya bilang pelaksanaan proyek yang tidak dilandasi kejujuran akan berakibat pada masalah," terangnya.
Saat rapat kerja di Komisi X, yakni antara Kemenpora dan Gubernur Riau laporannya sangat meyakinkan, tapi nyatanya salah satu atap bangunan PON malah roboh.
"Ini buruknya pelaksanaan proyek manajemen penyelengaraan event itu sendiri, ini menjadi tanggung jawab pemerintah, baik pusat maupun daerah sebagai pelaksana," pungkasnya.
(wbs)