Jabar sapu emas cross country
Selasa, 11 September 2012 - 00:07 WIB
Jabar sapu emas cross country
A
A
A
Sindonews.com - Tim sepeda Jawa Barat nomor lintas alam (cross country) menorehkan dua medali emas, satu perak dan satu perunggu di Sirkuit Kerinci Kanan, Siak, Riau, Senin (10/9). Keberhasilan tim Jabar sesuai dengan target yang telah dicanangkan dan disampaikan kepada KONI Jabar.
Raihan medali tersebut pada nomor MTB XC putri atas nama Kusmawati Yazid yang mendapatkan emas dengan catatan waktu 1 jam 27 menit 43 detik. Nunung Sekarningsih mendapat perunggu dengan waktu 1 jam 34 menit 31 detik. Dari nomor MTB XC Putra, Jabar meraih medali emas atas nama Bandi Sugito dengan catatan waktu 1 jam 31 menit 42 detik, dan Chandra Rafsanzani mendapat medali perak dengan catatan waktu 1.35'13" .
Pelatih Tim Balap Sepeda Jabar, Noval Tejasuryana merasa bangga dengan atletnya yang telah meraih medali untuk Jabar. Apalagi atletnya menorehkan medali yang memang telah ditargetkan sebelumnya. Meskipun begitu, Noval tidak menganggap remeh tim lawan yang terlihat banyak bermunculan atlet-atlet muda.
"Pastinya saya bangga banget sama anak-anak sudah memberikan yang terbaik dengan meraih medali sesuai target. Tapi kita tetap waspada dengan tim lawan yang menurunkan pembalap-pembalap mudanya termasuk tuan rumah," tegasnya.
"Terus terang kami sangat senang dengan hasil ini. Persaingan tadi cukup berat apalagi atlet Riau mampu menjaga kecepatan dengan baik," kata Kusmawanti setelah perlombaan.
Menurutnya, kemenangan yang diraih ini adalah hasil kerja keras, apalagi. lintasan yang dilalui hampir sama dengan lintasan di Sentul yang selama ini menjadi tempat latihan sebelum turun di kejuaraan ini.
Dengan karakter lintasan yang hampir mirip, kata dia, sedikit banyak membantunya dalam mengatur kecepatan sehingga mampu mempertahankan catatan waktu terbaik. "Memang cukup berat tanding disini. Tapi kami telah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi yang terbaik," kata pebalap yang akrab dipanggil Engkus itu.
Sementara itu Bandi Sugito menuturkan untuk meraih medali ini sebenarnya tidaklah mudah. Selain butuh kerjasama dengan pembalap Jawa Barat lain juga butuh motivasi yang tinggi karena lawan juga mempunyai kemampuan yang sama.
Kemenangan tim Jawa Barat ini sebenarnya telah diprediksi sejak awal. Meski tidak menurunkan Dadi Nurcahyadi karena cedera, dominasi calon tuan rumah PON 2016 itu jelas terlihat apalagi tim ini diperkuat pebalap peraih emas SEA Games 2011 lalu.
Raihan medali tersebut pada nomor MTB XC putri atas nama Kusmawati Yazid yang mendapatkan emas dengan catatan waktu 1 jam 27 menit 43 detik. Nunung Sekarningsih mendapat perunggu dengan waktu 1 jam 34 menit 31 detik. Dari nomor MTB XC Putra, Jabar meraih medali emas atas nama Bandi Sugito dengan catatan waktu 1 jam 31 menit 42 detik, dan Chandra Rafsanzani mendapat medali perak dengan catatan waktu 1.35'13" .
Pelatih Tim Balap Sepeda Jabar, Noval Tejasuryana merasa bangga dengan atletnya yang telah meraih medali untuk Jabar. Apalagi atletnya menorehkan medali yang memang telah ditargetkan sebelumnya. Meskipun begitu, Noval tidak menganggap remeh tim lawan yang terlihat banyak bermunculan atlet-atlet muda.
"Pastinya saya bangga banget sama anak-anak sudah memberikan yang terbaik dengan meraih medali sesuai target. Tapi kita tetap waspada dengan tim lawan yang menurunkan pembalap-pembalap mudanya termasuk tuan rumah," tegasnya.
"Terus terang kami sangat senang dengan hasil ini. Persaingan tadi cukup berat apalagi atlet Riau mampu menjaga kecepatan dengan baik," kata Kusmawanti setelah perlombaan.
Menurutnya, kemenangan yang diraih ini adalah hasil kerja keras, apalagi. lintasan yang dilalui hampir sama dengan lintasan di Sentul yang selama ini menjadi tempat latihan sebelum turun di kejuaraan ini.
Dengan karakter lintasan yang hampir mirip, kata dia, sedikit banyak membantunya dalam mengatur kecepatan sehingga mampu mempertahankan catatan waktu terbaik. "Memang cukup berat tanding disini. Tapi kami telah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi yang terbaik," kata pebalap yang akrab dipanggil Engkus itu.
Sementara itu Bandi Sugito menuturkan untuk meraih medali ini sebenarnya tidaklah mudah. Selain butuh kerjasama dengan pembalap Jawa Barat lain juga butuh motivasi yang tinggi karena lawan juga mempunyai kemampuan yang sama.
Kemenangan tim Jawa Barat ini sebenarnya telah diprediksi sejak awal. Meski tidak menurunkan Dadi Nurcahyadi karena cedera, dominasi calon tuan rumah PON 2016 itu jelas terlihat apalagi tim ini diperkuat pebalap peraih emas SEA Games 2011 lalu.
(aww)