DIY berpeluang kembali tambah medali dari Aeromodelling
Selasa, 11 September 2012 - 20:49 WIB
DIY berpeluang kembali tambah medali dari Aeromodelling
A
A
A
Sindonews.com - Tim Aeromodelling Yogyakarta (DIY) menjadi yang pertama menyumbangkan medali untuk Kontingen DIY pada PON XVIII/Riau kali ini. Meski medali pertama hanya berupa medali perak, namun pelatih mengaku bangga dan mengatakan timnya masih memiliki peluang untuk menambah pundi-pundi medali.
Pelatih Aeromodelling DIY Tunjung Prastowo mengaku bersyukur anak didiknya mampu menjadi cabang olahraga (cabor) yang mampu menyumbang medali pertama untuk Kontingen DIY. "Medali yang kami sumbangkan untuk DIY untuk nomor remote control atas nama Paulus Nicholas," katanya, Selasa (11/9/2012).
Menurut dia, meski hanya medali perak, patut dibanggakan. Raihan medali ini secara mental meningkatkan kepercayaan diri anak didiknya untk berlaga di lomba berikutnya. "Ini membuat kami lebih percaya diri," tegasnya.
Tunjung mengatakan, masih ada peluang bagi DIY untuk menambah medali yakni untuk nomor F3 C dan F2 J, yang rencananya digelar besok. Untuk nomor F3 C ini DIY menurunkan Paulus Nicholas dan nomor F2 J dipercayakan kepada Wigit Ichtiarso dan Tono Purwanto. "Tuan rumah Riau, Jawa Tengah dan Banten menjadi rival berat bagi DIY untuk menambah emas di cabor ini," ujarnya.
Dia mengatakan, meski tidak dibebani target medali emas, namun di dua nomor tersebut anak didiknya tetap tampil ngotot memberikan kemampuan terbaik. Dia tidak ingin lomba pada hari pertama terjadi lagi pada anak didiknya. "Pada nomor yang dilombakan pada hari pertama lalu, kami bermain buruk. Boleh dibilang kami gagal total untuk nomor free flight," ungkapnya.
Kabar menggembirakan untuk Kontingen DIY datang dari cabor tenis lapangan putri. Tim tenis putri berhasil menjuarai pool C setelah usai mengalahkan tuan Riau dan Bali. Di babak 8 besar, Rani Fitria dkk akan meladeni tim tangguh Jawa Barat. Dipastikan laga ini berlangsung seu mengingat kekuatan tim boleh dibilang berimbang.
Pelatih Tenis DIY Abdul Alim mengaku optimistis bisa mengalahkan Jawa Barat di babak 8 besar. Dua kemenangan beruntun yang didapat dari Riau dan Bali membuat mental bertanding tim didikannya semakin matang. "Selain itu, kami sudah mengantongi kekuatan Jawa Barat. Yang pasti pertandingan akan berlangsung lebih seru," katanya.
Pelatih Aeromodelling DIY Tunjung Prastowo mengaku bersyukur anak didiknya mampu menjadi cabang olahraga (cabor) yang mampu menyumbang medali pertama untuk Kontingen DIY. "Medali yang kami sumbangkan untuk DIY untuk nomor remote control atas nama Paulus Nicholas," katanya, Selasa (11/9/2012).
Menurut dia, meski hanya medali perak, patut dibanggakan. Raihan medali ini secara mental meningkatkan kepercayaan diri anak didiknya untk berlaga di lomba berikutnya. "Ini membuat kami lebih percaya diri," tegasnya.
Tunjung mengatakan, masih ada peluang bagi DIY untuk menambah medali yakni untuk nomor F3 C dan F2 J, yang rencananya digelar besok. Untuk nomor F3 C ini DIY menurunkan Paulus Nicholas dan nomor F2 J dipercayakan kepada Wigit Ichtiarso dan Tono Purwanto. "Tuan rumah Riau, Jawa Tengah dan Banten menjadi rival berat bagi DIY untuk menambah emas di cabor ini," ujarnya.
Dia mengatakan, meski tidak dibebani target medali emas, namun di dua nomor tersebut anak didiknya tetap tampil ngotot memberikan kemampuan terbaik. Dia tidak ingin lomba pada hari pertama terjadi lagi pada anak didiknya. "Pada nomor yang dilombakan pada hari pertama lalu, kami bermain buruk. Boleh dibilang kami gagal total untuk nomor free flight," ungkapnya.
Kabar menggembirakan untuk Kontingen DIY datang dari cabor tenis lapangan putri. Tim tenis putri berhasil menjuarai pool C setelah usai mengalahkan tuan Riau dan Bali. Di babak 8 besar, Rani Fitria dkk akan meladeni tim tangguh Jawa Barat. Dipastikan laga ini berlangsung seu mengingat kekuatan tim boleh dibilang berimbang.
Pelatih Tenis DIY Abdul Alim mengaku optimistis bisa mengalahkan Jawa Barat di babak 8 besar. Dua kemenangan beruntun yang didapat dari Riau dan Bali membuat mental bertanding tim didikannya semakin matang. "Selain itu, kami sudah mengantongi kekuatan Jawa Barat. Yang pasti pertandingan akan berlangsung lebih seru," katanya.
(akr)