SBY buka PON, pertandingan ditunda
Rabu, 12 September 2012 - 02:18 WIB
SBY buka PON, pertandingan ditunda
A
A
A
Sindonews.com – Sejumlah pertandingan cabang olahraga (cabor) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 terpaksa ditunda. Penundaan itu terpaksa dilakukan terkait kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membuka PON di Stadion Gelora Riau, Selasa (11/9).
Menurut Ketua Bidang Pertandingan PB PON Riau Rustam Efendi, rencana penundaan ini sudah direncanakan jauh-jauh hari. Ini merupakan kesepakatan bersama antara technical delegate, PB PON, dan KONI.
Kesepakatan itu pula yang membuat beberapa cabang, khususnya cabor yang dipertandingkan di wilayah Kota Pekanbaru. Seperti bulu tangkis, tinju, biliar, bridge mengalami penundaan. Tak hanya cabor di Pekanbaru, pertandingan yang dilaksanakan di Rumbai juga mengalami penundaan kemarin. Tercatat ada dua pertandingan final, yakni menembak dan senam terpaksa ditunda.
"Kami sudah merencanakan ini sebelumnya. Semua yang terkait dengan multievent ini tidak mempermasalahkannya," kata Rustam. "Ini merupakan kebijakan bersama sehubungan dengan kedatangan SBY. Sehingga, jadwal cabang olahraga yang bertanding di Pekanbaru dan Rumbai diliburkan," kata Rustam.
Komentar Rustam boleh demikian, tapi kenyataan masih terdapat beberapa cabor yang bertanding di Pekanbaru dan Rumbai, kemarin. Cabor basket dan bisbol masih saja dipertandingkan kendati masuk dalam zona larangan bertanding.
Rustam memaparkan pihaknya tetap melangsungkan dua pertandingan itu dengan alasan kontingen DKI Jakarta harus bergegas meninggalkan Riau setelah tampil di cabor bisbol. Mereka harus pulang terkait adanya Pilkada DKI pada 19 September 2012.
Sementara cabor basket juga tetap dilangsungkan di Rumbai. Namun, hanya satu pertandingan yang digelar, yakni antara tim putri Jawa Tengah (Jateng) kontra Papua yang dimenangkan Jateng dengan skor 96-42. Pihaknya tetap melangsungkan pertandingan itu karena laga ini merupakan partai tunda yang seharusnya digelar, Sabtu(8/9). Saat itu, panitia terpaksa menunda karena terdapat masalah dengan tiga pebasket putri Jateng yang diragukan keabsahannya.
"Hanya cabang bisbol dan basket yang dipertandingkan di Pekanbaru hari ini (kemarin). Itu juga karena kontingen bisbol DKI harus segera meninggalkan Riau karena Pilkada. Sementara cabang basket merupakan pertandingan ulangan sebelumnya," ungkapnya.
Rustam pun menyebut cabor lain di luar Pekanbaru dan Rumbai tetap dilangsungkan. Cabor-cabor yang tak mengalami penundaan, seperti bermotor di Bangkinang, sepatu roda (Siak), Paralayang (Bukit Tungku Nasi), serta tenis meja, tarung derajat, dan selam di Dumai). Menurut Rustam, lokasi yang dipertandingkan itu tak memengaruhi kunjungan SBY.
Yang jelas, pihaknya tak menerima komplain atas pengunduran jadwal pertandingan tersebut. Pihaknya justru berpikir penundaan itu bisa menguntungkan para kontingen peserta karena bisa mempersiapkan waktu bertanding lebih lama.
"Karena rencana ini sudah direncanakan lebih awal, maka semua kontingen tidak ada yang komplain. Semua kontingen bahkan mendapatkan kesempatan untuk menggunakan venue untuk berlatih. Tapi, jadwal pertandingan PON tetap tidak ada hari ini (kemarin)," paparnya.
Ketua Harian PB PON DKI Edi Widodo mengatakan sempat tak mengetahui permasalahan penundaan jadwal itu. Kemungkinan penundaan itu akibat adanya upacara pembukaan, hari ini. Tapi, pihaknya menerima jika ada atlet DKI yang seharusnya bertanding mengalami penundaan, kemarin.
"Kami tetap menerima keputusan itu, apalagi kami memiliki waktu persiapan lebih lama. Kami berharap persiapan lebih panjang membuat atlet DKI bisa mendapatkan prestasi lebih baik," pungkas Edi.
Jika kontingen DKI menerima, tapi tidak dengan beberapa kontingen lain. Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel), misalnya. Mereka sedikit kecewa dengan keputusan itu, apalagi pihaknya sempat mendapat rilis yang diterbitkan panitia bahwa ada pertandingan, kemarin.
Faisal selaku ofisial Sulsel menuturkan pihaknya menerima ada cabor seperti loncat indah, senam, dan menembak yang diselenggarakan di Rumbai, kemarin. "Saya memang menerima kabar penundaan itu. Kondisi itu sangat disayangkan karena atlet tengah on fire mendapatkan prestasi terbaik hari ini (kemarin). Saya berharap mereka akan tetap seperti itu besok (hari ini). Jika tidak, jelas kerugian bagi kami," tukasnya.
Menurut Ketua Bidang Pertandingan PB PON Riau Rustam Efendi, rencana penundaan ini sudah direncanakan jauh-jauh hari. Ini merupakan kesepakatan bersama antara technical delegate, PB PON, dan KONI.
Kesepakatan itu pula yang membuat beberapa cabang, khususnya cabor yang dipertandingkan di wilayah Kota Pekanbaru. Seperti bulu tangkis, tinju, biliar, bridge mengalami penundaan. Tak hanya cabor di Pekanbaru, pertandingan yang dilaksanakan di Rumbai juga mengalami penundaan kemarin. Tercatat ada dua pertandingan final, yakni menembak dan senam terpaksa ditunda.
"Kami sudah merencanakan ini sebelumnya. Semua yang terkait dengan multievent ini tidak mempermasalahkannya," kata Rustam. "Ini merupakan kebijakan bersama sehubungan dengan kedatangan SBY. Sehingga, jadwal cabang olahraga yang bertanding di Pekanbaru dan Rumbai diliburkan," kata Rustam.
Komentar Rustam boleh demikian, tapi kenyataan masih terdapat beberapa cabor yang bertanding di Pekanbaru dan Rumbai, kemarin. Cabor basket dan bisbol masih saja dipertandingkan kendati masuk dalam zona larangan bertanding.
Rustam memaparkan pihaknya tetap melangsungkan dua pertandingan itu dengan alasan kontingen DKI Jakarta harus bergegas meninggalkan Riau setelah tampil di cabor bisbol. Mereka harus pulang terkait adanya Pilkada DKI pada 19 September 2012.
Sementara cabor basket juga tetap dilangsungkan di Rumbai. Namun, hanya satu pertandingan yang digelar, yakni antara tim putri Jawa Tengah (Jateng) kontra Papua yang dimenangkan Jateng dengan skor 96-42. Pihaknya tetap melangsungkan pertandingan itu karena laga ini merupakan partai tunda yang seharusnya digelar, Sabtu(8/9). Saat itu, panitia terpaksa menunda karena terdapat masalah dengan tiga pebasket putri Jateng yang diragukan keabsahannya.
"Hanya cabang bisbol dan basket yang dipertandingkan di Pekanbaru hari ini (kemarin). Itu juga karena kontingen bisbol DKI harus segera meninggalkan Riau karena Pilkada. Sementara cabang basket merupakan pertandingan ulangan sebelumnya," ungkapnya.
Rustam pun menyebut cabor lain di luar Pekanbaru dan Rumbai tetap dilangsungkan. Cabor-cabor yang tak mengalami penundaan, seperti bermotor di Bangkinang, sepatu roda (Siak), Paralayang (Bukit Tungku Nasi), serta tenis meja, tarung derajat, dan selam di Dumai). Menurut Rustam, lokasi yang dipertandingkan itu tak memengaruhi kunjungan SBY.
Yang jelas, pihaknya tak menerima komplain atas pengunduran jadwal pertandingan tersebut. Pihaknya justru berpikir penundaan itu bisa menguntungkan para kontingen peserta karena bisa mempersiapkan waktu bertanding lebih lama.
"Karena rencana ini sudah direncanakan lebih awal, maka semua kontingen tidak ada yang komplain. Semua kontingen bahkan mendapatkan kesempatan untuk menggunakan venue untuk berlatih. Tapi, jadwal pertandingan PON tetap tidak ada hari ini (kemarin)," paparnya.
Ketua Harian PB PON DKI Edi Widodo mengatakan sempat tak mengetahui permasalahan penundaan jadwal itu. Kemungkinan penundaan itu akibat adanya upacara pembukaan, hari ini. Tapi, pihaknya menerima jika ada atlet DKI yang seharusnya bertanding mengalami penundaan, kemarin.
"Kami tetap menerima keputusan itu, apalagi kami memiliki waktu persiapan lebih lama. Kami berharap persiapan lebih panjang membuat atlet DKI bisa mendapatkan prestasi lebih baik," pungkas Edi.
Jika kontingen DKI menerima, tapi tidak dengan beberapa kontingen lain. Kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel), misalnya. Mereka sedikit kecewa dengan keputusan itu, apalagi pihaknya sempat mendapat rilis yang diterbitkan panitia bahwa ada pertandingan, kemarin.
Faisal selaku ofisial Sulsel menuturkan pihaknya menerima ada cabor seperti loncat indah, senam, dan menembak yang diselenggarakan di Rumbai, kemarin. "Saya memang menerima kabar penundaan itu. Kondisi itu sangat disayangkan karena atlet tengah on fire mendapatkan prestasi terbaik hari ini (kemarin). Saya berharap mereka akan tetap seperti itu besok (hari ini). Jika tidak, jelas kerugian bagi kami," tukasnya.
(aww)