Peralatan senam minim, Beby beri emas untuk Jabar
Rabu, 12 September 2012 - 23:19 WIB
Peralatan senam minim, Beby beri emas untuk Jabar
A
A
A
Sindonews.com - Perhelatan akbar multieven Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII menjadi ajang pembuktian bagi senam Jawa Barat. Bagamana tidak, sarana dan prasarana latihan yang kurang maksimal tidak menjadi halangan bagi para atlet senam Jabar untuk berprestasi.
Buktinya meski mereka latihan di bekas gudang beras (Gor Persani Jabar) dan peralatan seadanya, mereka mampu merebut emas di ajang PON XVIII. Bahkan bukan itu saja, tim senam yang selama ini tidak diproyeksikan meraih medali emas, justru bisa membuktikannya dengan menorehkan prestasi seperti cabor lain yang sarana dan prasarananya lebih lengkap lewat emas yang diraih Beby Pelany di nomor meja lompat.
"Kita sama-sama tahu bagaimana sarana dan prasarana yang digunakan untuk latihan anak-anak. Tapi saya selalu support kepada para atlet, kekurangan ini harus dijadikan motivasi untuk prestasi bukan malah jadi pesimis. Ternyata mereka bisa membuktikan," ungkap Ketua Umum Persani Jabar, Iman Sudrajat.
Menurut Iman, sebelumnya memang untuk cabor senam artistik memang tidak menargetkan raihan emas dalam PON ini. Hal ini dilihat dari sarana dan prasarana latihan selama pelatda, serta medali yang didapat pada PON sebelumnya. "Kita tidak berani menargetkan emas karena di PON sebelumnya juga kita hanya mampu mendapat satu perunggu," katanya.
Jabar pernah meraih medali emas di tahun 2000 lalu. Jadi PON kali ini merupakan pembuktian mengembalikan prestasi senam Jabar yang telah surut. Dengan diraihnya emas juga, lanjut Iman, ini menjadi motivasi bagi para atlet senam Jabar lainnya untuk berprestasi.
"Ini jadi motivasi atlet lain untuk berprestasi dalam PON nanti. Tapi tetap saja sarana juga harus mendukung. Dengan latihan di bekas gudang beras saja kita mampu meraih 1 emas, apalagi kalau sarana dan sarananya lebih bagus," katanya.
Menurutnya, untuk sarana dan prasarana, pihaknya sudah mengajukannya ke Pemprov Jabar. Apalagi dengan menjadi tuan rumah PON 2016 ini jadi momen bagus untuk memperbaiki sarana dan prasarana ini. Yang bisa berimbas kepada peningkatan pembinaan prestasi untuk kejuaraan-
kejuaraan multi event berikutnya.
"Ke depan mudah-mudahan sarana dan prasarana bisa lebih bagus lagi untuk mengembalikan prestasi senam Jabar. Karena sekarang kami sudah buktikan kerja keras anak-anak untuk terus maju menggapai prestasi tertinggi,"pungkasnya.
Buktinya meski mereka latihan di bekas gudang beras (Gor Persani Jabar) dan peralatan seadanya, mereka mampu merebut emas di ajang PON XVIII. Bahkan bukan itu saja, tim senam yang selama ini tidak diproyeksikan meraih medali emas, justru bisa membuktikannya dengan menorehkan prestasi seperti cabor lain yang sarana dan prasarananya lebih lengkap lewat emas yang diraih Beby Pelany di nomor meja lompat.
"Kita sama-sama tahu bagaimana sarana dan prasarana yang digunakan untuk latihan anak-anak. Tapi saya selalu support kepada para atlet, kekurangan ini harus dijadikan motivasi untuk prestasi bukan malah jadi pesimis. Ternyata mereka bisa membuktikan," ungkap Ketua Umum Persani Jabar, Iman Sudrajat.
Menurut Iman, sebelumnya memang untuk cabor senam artistik memang tidak menargetkan raihan emas dalam PON ini. Hal ini dilihat dari sarana dan prasarana latihan selama pelatda, serta medali yang didapat pada PON sebelumnya. "Kita tidak berani menargetkan emas karena di PON sebelumnya juga kita hanya mampu mendapat satu perunggu," katanya.
Jabar pernah meraih medali emas di tahun 2000 lalu. Jadi PON kali ini merupakan pembuktian mengembalikan prestasi senam Jabar yang telah surut. Dengan diraihnya emas juga, lanjut Iman, ini menjadi motivasi bagi para atlet senam Jabar lainnya untuk berprestasi.
"Ini jadi motivasi atlet lain untuk berprestasi dalam PON nanti. Tapi tetap saja sarana juga harus mendukung. Dengan latihan di bekas gudang beras saja kita mampu meraih 1 emas, apalagi kalau sarana dan sarananya lebih bagus," katanya.
Menurutnya, untuk sarana dan prasarana, pihaknya sudah mengajukannya ke Pemprov Jabar. Apalagi dengan menjadi tuan rumah PON 2016 ini jadi momen bagus untuk memperbaiki sarana dan prasarana ini. Yang bisa berimbas kepada peningkatan pembinaan prestasi untuk kejuaraan-
kejuaraan multi event berikutnya.
"Ke depan mudah-mudahan sarana dan prasarana bisa lebih bagus lagi untuk mengembalikan prestasi senam Jabar. Karena sekarang kami sudah buktikan kerja keras anak-anak untuk terus maju menggapai prestasi tertinggi,"pungkasnya.
(aww)