Warga tuntut uang dikembalikan
Kamis, 13 September 2012 - 05:17 WIB
Warga tuntut uang dikembalikan
A
A
A
Sindonews.com - Keputusan panitia penyelenggara pembukaan PON XVII/2012 menuai kontroversi, terlebih setelah mereka memperbolehkan penonton tanpa tiket masuk Stadion Utama Riau, Selasa (11/9).
Kebijakan itu diprotes sejumlah warga Riau, terutama yang telah memiliki tiket menyaksikan pembukaan. Mereka menilai keputusan tersebut tak adil dan meminta uang tiket mereka dikembalikan.
“Ya, tidak bisa begini caranya. Kami telah mengeluarkan uang untuk menyaksikan acara ini, tapi Pemerintah Riau dengan seenaknya menggratiskan. Kalau gratis, ya gratis. Bayar, ya bayar. Jangan plinplan,” ujar Nurul Aviatin, salah seorang pengunjung yang datang bersama empat temannya.
Disinyalir, pengumuman gratis dikeluarkan langsung Gubernur Riau Rusli Zainal. Dia memberi perintah mempersilakan warga di luar stadion menyaksikan langsung pembukaan di dalam stadion. Itu tak lepas dari sepinya penonton sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono datang meresmikan pembukaan.
Sayang, protes yang dilontarkan warga belum mendapat tanggapan hingga saat ini. Yang jelas, panitia sempat memasang tarif tiket Rp100.000 hingga Rp2 juta
Kebijakan itu diprotes sejumlah warga Riau, terutama yang telah memiliki tiket menyaksikan pembukaan. Mereka menilai keputusan tersebut tak adil dan meminta uang tiket mereka dikembalikan.
“Ya, tidak bisa begini caranya. Kami telah mengeluarkan uang untuk menyaksikan acara ini, tapi Pemerintah Riau dengan seenaknya menggratiskan. Kalau gratis, ya gratis. Bayar, ya bayar. Jangan plinplan,” ujar Nurul Aviatin, salah seorang pengunjung yang datang bersama empat temannya.
Disinyalir, pengumuman gratis dikeluarkan langsung Gubernur Riau Rusli Zainal. Dia memberi perintah mempersilakan warga di luar stadion menyaksikan langsung pembukaan di dalam stadion. Itu tak lepas dari sepinya penonton sebelum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono datang meresmikan pembukaan.
Sayang, protes yang dilontarkan warga belum mendapat tanggapan hingga saat ini. Yang jelas, panitia sempat memasang tarif tiket Rp100.000 hingga Rp2 juta
(wbs)