Atlet wushu Jatim kalahkan jawara SEA Games
Kamis, 13 September 2012 - 20:32 WIB
Atlet wushu Jatim kalahkan jawara SEA Games
A
A
A
Sindonews.com - Tim wushu Jawa Timur membuat kejutan di arena Wushu Sport Center, Rumbai Kamis (13/9) kemarin. Atlet muda Jatim Cindy Martono berhasil meraih emas mengalahkan peraih emas SEA Games 2011 asal Sumatera Utara Linswell yang harus puas mendapat perak.
Lindswell harus mengakui keunggulan juniornya asal Jawa Timur Cindy Martono. Total poin Cindy mencapai 19.11 terpaut jauh dari Lindswell dengan total score 18.92. Sedangkan perunggu didulang atlet asal DIY atas nama Dewi Wisnoe Hayuningtyas dengan 18.54 poin.
Kandasnya Lindswell memang mengejutkan. Sebab sehari sebelumnya, di kelas tajiquan sempat memimpin di peringkat pertama dengan score 9.59. Sedangkan Cindy di posisi kedua dengan 9.57. Namun di pagi tadi di jurus taijijian Cindy berbalik unggul dengan meraih poin tertinggi 9.54. Lindswell hanya bisa menmbah 9.33 poin.
Diakui Manajer Wushu Jatim Pujianto, keberhasilan Cindy selain berkat kerja keras juga keberungan. Sebab, Lindswell melakukan kesalahan fatal di jurus pamungkas. "Karena Lindswel melakukan kesalahan fatal, Cindy cukup bermain aman karena di hari pertama skor tidak terlalu jauh. Cindy juga tampil di urutan terakhir bisa lihat kesalahan Lidswell, " ujarnya.
Sedangkan di sektor putra, Kalimantan Timur merebut medali emas ata nama Marten Tangdiallo dengan total scor 19.28. Disusul medali perak jatuh ke Fredy Wijaya dari Riau (19.15). Sedangkan DIY kembali merebut medali perunggu dari Julius Yoga Kurniawan.
Di nomor taulo Nanquan putri, medali emas didulang kontingen DIY melalui Ivana Ardelia Imanto dengan skor 9.53. Medali perak dan perunggu diborong Sumatera Utara atas nama Juwita Niza (9.50) dan Dessy Indri Astati (9.36)
Hingga hari kedua pelaksaan cabang wushu, dari lima medali emas yang diprebutkan Jatim memimpin dengan 2 emas. Sebelumnya, emas pertama diraih Natalie. Sedangkan Kaltim, DKI Jakarta dan DIY masing-masing berbagi satu emas. Cabor wushu masing menyisahkan tujuh medali emas.
Lindswell harus mengakui keunggulan juniornya asal Jawa Timur Cindy Martono. Total poin Cindy mencapai 19.11 terpaut jauh dari Lindswell dengan total score 18.92. Sedangkan perunggu didulang atlet asal DIY atas nama Dewi Wisnoe Hayuningtyas dengan 18.54 poin.
Kandasnya Lindswell memang mengejutkan. Sebab sehari sebelumnya, di kelas tajiquan sempat memimpin di peringkat pertama dengan score 9.59. Sedangkan Cindy di posisi kedua dengan 9.57. Namun di pagi tadi di jurus taijijian Cindy berbalik unggul dengan meraih poin tertinggi 9.54. Lindswell hanya bisa menmbah 9.33 poin.
Diakui Manajer Wushu Jatim Pujianto, keberhasilan Cindy selain berkat kerja keras juga keberungan. Sebab, Lindswell melakukan kesalahan fatal di jurus pamungkas. "Karena Lindswel melakukan kesalahan fatal, Cindy cukup bermain aman karena di hari pertama skor tidak terlalu jauh. Cindy juga tampil di urutan terakhir bisa lihat kesalahan Lidswell, " ujarnya.
Sedangkan di sektor putra, Kalimantan Timur merebut medali emas ata nama Marten Tangdiallo dengan total scor 19.28. Disusul medali perak jatuh ke Fredy Wijaya dari Riau (19.15). Sedangkan DIY kembali merebut medali perunggu dari Julius Yoga Kurniawan.
Di nomor taulo Nanquan putri, medali emas didulang kontingen DIY melalui Ivana Ardelia Imanto dengan skor 9.53. Medali perak dan perunggu diborong Sumatera Utara atas nama Juwita Niza (9.50) dan Dessy Indri Astati (9.36)
Hingga hari kedua pelaksaan cabang wushu, dari lima medali emas yang diprebutkan Jatim memimpin dengan 2 emas. Sebelumnya, emas pertama diraih Natalie. Sedangkan Kaltim, DKI Jakarta dan DIY masing-masing berbagi satu emas. Cabor wushu masing menyisahkan tujuh medali emas.
(aww)