Tim voli Jabar ditantang Papua di perempat final
Kamis, 13 September 2012 - 21:54 WIB
Tim voli Jabar ditantang Papua di perempat final
A
A
A
Sindonews.com - Tim voli putri Jawa Barat berhasil menumbangkan tuan rumah Riau di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012. Yola dkk berhasil menumbangkan tim voli putri Riau dengan skor 3-0 (25-14,25-17,25-20) di GOR Komplek Univesitas Islam Riau, Pekanbaru, Kamis (13/9).
Kemenangan dengan skor tersebut bukan hanya terjadi kali ini saja, namun pada dua pertandingan sebelumnya, lawan DIY Jogjakarta dan Sulawesi Utara, para atlet voli Jabar ini, menyelesaikan pertandingan dengan skor yang sama. Di partai perempat final nanti, Jabar dipastikan akan menghadapi tim Papua di tempat yang sama.
Pelatih voli putri Jabar, Nurhariri menuturkan, sebenarnya permainan anak asuhnya belum terlalu sempurna. Penilaian tersebut bukan tanpa alasan, karena masih banyak rotasi pemain yang dilakukan tim pelatih untuk menyiasati lawan yang seimbang.
"Tim ini belum sempurna, termasuk saat lawan Riau, makanya kita sering merotasi pemain agar tim bisa memaksimalkan pertandingan saat menghadapi lawan yang berat," ungkapnya saat usai laga kemarin.
Mengenai calon lawannya diperempat final, Nurhariri mengaku sudah mengenal kekuatan lawan.
Karena saat PON Mini beberapa waktu lalu, tim Jabar bisa mengalahkan tim dari Mutiara Hitam itu.
"Kita kenal Papua, mereka punya pemain yang cukup hebat, terakhir ketemu di PON Mini, dan kita menang," ungkapnya.
Namun sayang, laju tim putri ini tidak diikuti voli putra Jabar. Dari empat laga yang dilakoni putra Jabar, baru bisa memetik hasil yang lumayan bagus saat mengalahkan Kepulauan Riau dengan kedudukan 3-1 (25-20,25-20, 22-25, 25-8).
Hal ini diakui Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jabar, MQ Iswara, yang menyaksikan langsung anak-anak voli Jabar saat bertanding. "Untuk putri, sudah pada jalur proyeksi kita, tapi untuk putra memang agak melenceng," jelasnya.
Menurut Iswara, hal ini disebabkan absennya dua pemain pilar mereka, yang harus mengikuti tugas negara sebagai TNI Angkatan Laut. "Ada pemain kita absen, seperti Bambang, mereka ada tugas negara. Mudah-mudahan bisa cepat bergabung dengan tim secepatnya," Katanya.
Pasalnya, putra Jabar masih mempunyai peluang untuk lolos ke babak selanjutnya apabila memenangkan pertandingan sisa, pada putaran kedua. Untuk memotivasi penampilan para atletnya, rencananya Iswara akan terus mendampingi tim hingga pertandingan voli PON berakhir.
Bahkan setiap kali tim putri atau putra memenangkan pertandingan, dirinya komitmen untuk memberikan bonus sebagai langkah memotivasi para atlet. "Kalau tim menang, selalau ada bonus untuk mereka,"pungkasnya.
Kemenangan dengan skor tersebut bukan hanya terjadi kali ini saja, namun pada dua pertandingan sebelumnya, lawan DIY Jogjakarta dan Sulawesi Utara, para atlet voli Jabar ini, menyelesaikan pertandingan dengan skor yang sama. Di partai perempat final nanti, Jabar dipastikan akan menghadapi tim Papua di tempat yang sama.
Pelatih voli putri Jabar, Nurhariri menuturkan, sebenarnya permainan anak asuhnya belum terlalu sempurna. Penilaian tersebut bukan tanpa alasan, karena masih banyak rotasi pemain yang dilakukan tim pelatih untuk menyiasati lawan yang seimbang.
"Tim ini belum sempurna, termasuk saat lawan Riau, makanya kita sering merotasi pemain agar tim bisa memaksimalkan pertandingan saat menghadapi lawan yang berat," ungkapnya saat usai laga kemarin.
Mengenai calon lawannya diperempat final, Nurhariri mengaku sudah mengenal kekuatan lawan.
Karena saat PON Mini beberapa waktu lalu, tim Jabar bisa mengalahkan tim dari Mutiara Hitam itu.
"Kita kenal Papua, mereka punya pemain yang cukup hebat, terakhir ketemu di PON Mini, dan kita menang," ungkapnya.
Namun sayang, laju tim putri ini tidak diikuti voli putra Jabar. Dari empat laga yang dilakoni putra Jabar, baru bisa memetik hasil yang lumayan bagus saat mengalahkan Kepulauan Riau dengan kedudukan 3-1 (25-20,25-20, 22-25, 25-8).
Hal ini diakui Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jabar, MQ Iswara, yang menyaksikan langsung anak-anak voli Jabar saat bertanding. "Untuk putri, sudah pada jalur proyeksi kita, tapi untuk putra memang agak melenceng," jelasnya.
Menurut Iswara, hal ini disebabkan absennya dua pemain pilar mereka, yang harus mengikuti tugas negara sebagai TNI Angkatan Laut. "Ada pemain kita absen, seperti Bambang, mereka ada tugas negara. Mudah-mudahan bisa cepat bergabung dengan tim secepatnya," Katanya.
Pasalnya, putra Jabar masih mempunyai peluang untuk lolos ke babak selanjutnya apabila memenangkan pertandingan sisa, pada putaran kedua. Untuk memotivasi penampilan para atletnya, rencananya Iswara akan terus mendampingi tim hingga pertandingan voli PON berakhir.
Bahkan setiap kali tim putri atau putra memenangkan pertandingan, dirinya komitmen untuk memberikan bonus sebagai langkah memotivasi para atlet. "Kalau tim menang, selalau ada bonus untuk mereka,"pungkasnya.
(aww)