Rini Budiarti rebut emas nomor 1.500 meter
Kamis, 13 September 2012 - 22:14 WIB
Rini Budiarti rebut emas nomor 1.500 meter
A
A
A
Sindonews.com - Rini Budiarti kembali meraih medali emas untuk DKI Jakarta lewat nomor 1500 meter di Arena Atletik Rumbai, Riau, Kamis (13/9). Sebelumnya, Rini juga meraih emas di nomor 800 meter.
Rini mengaku prestasi yang dia torehkan tak lepas dari peran sang buah hati. Rini menjadi yang tercepat di Bumi Melayu Lancang Kuning dengan catatan waktu terbaik 4 menit 34,33 detik. Disusul kemudian Apriana Paijo asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merebut perak dengan waktu 4 menit 40,96 detik. Sementara Aprilia Kartina asal Sumatera Barat berhak atas medali Perunggu dengan catatan waktu 4 menit 41,66 detik.
Bagi pelari berusia 29 tahun ini, emas yang dia dapat di PON tahun ini terasa begitu istimewa. Sebab, setelah menikah dan memiliki seorang anak, prestasinya semakin meningkat. Jika di PON 2008 Kalimantan Timur (Kaltim), Rini berhasil mengumpulkan tiga emas saat masih berstatus gadis, kondisi itu berubah drastis saat telah berstatus menikah.
''Kemenangan ini sangat istimewa, karena kalau di Kaltim kan saya masih belum menikah. Kalau sekarang, saya udah menikah dan udah punya anak. Prestasi saya sepertinya semakin meningkat setelah itu,” ujarnya, usai pemberian medali.
Lebih lanjut, istri dari Zami ini mengisahkan bahwa suka-duka menjadi atlet setelah menikah cukup berat. Sebab, yang harus dikorbankan adalah anaknya sendiri. “Saya tuh kalo mau latihan harus kucing-kucingan dulu sama anak. Kan anak mau ikut kemana ibunya pergi. Kadang-kadang dia nanya sama bapaknya, Ibu mana?" sambungnya.
Rini mengaku prestasi yang dia torehkan tak lepas dari peran sang buah hati. Rini menjadi yang tercepat di Bumi Melayu Lancang Kuning dengan catatan waktu terbaik 4 menit 34,33 detik. Disusul kemudian Apriana Paijo asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merebut perak dengan waktu 4 menit 40,96 detik. Sementara Aprilia Kartina asal Sumatera Barat berhak atas medali Perunggu dengan catatan waktu 4 menit 41,66 detik.
Bagi pelari berusia 29 tahun ini, emas yang dia dapat di PON tahun ini terasa begitu istimewa. Sebab, setelah menikah dan memiliki seorang anak, prestasinya semakin meningkat. Jika di PON 2008 Kalimantan Timur (Kaltim), Rini berhasil mengumpulkan tiga emas saat masih berstatus gadis, kondisi itu berubah drastis saat telah berstatus menikah.
''Kemenangan ini sangat istimewa, karena kalau di Kaltim kan saya masih belum menikah. Kalau sekarang, saya udah menikah dan udah punya anak. Prestasi saya sepertinya semakin meningkat setelah itu,” ujarnya, usai pemberian medali.
Lebih lanjut, istri dari Zami ini mengisahkan bahwa suka-duka menjadi atlet setelah menikah cukup berat. Sebab, yang harus dikorbankan adalah anaknya sendiri. “Saya tuh kalo mau latihan harus kucing-kucingan dulu sama anak. Kan anak mau ikut kemana ibunya pergi. Kadang-kadang dia nanya sama bapaknya, Ibu mana?" sambungnya.
(aww)