Serangan Papua lumpuhkan Jabar

Kamis, 13 September 2012 - 22:33 WIB
Serangan Papua lumpuhkan...
Serangan Papua lumpuhkan Jabar
A A A
Sindonews.com - Tim sepak bola Jawa Barat harus mengakui keunggulan Papua 0-1 pada laga perdana babak enam besar cabang olahraga PON XVIII. Kedua tim saling menyerang untuk bisa mencetak gol sejak wasit Yandri memulai pertandingan. Namun, sampai peluit babak pertama dibunyikan tak ada gol yang tercipta.

Begitu babak kedua dimulai, Jabar yang dimotori Andri Kurniawan dan Suhandi langsung menyerang. Peluang sempat didapat Jabar namun gagal berbuah gol. Di menit 69, serangan dari sayap kanan Papua berbuah manis. Ronald Setmot yang tak terkawal di dalam kotak penalti berhasil menanduk bola dan menjebol gawang Jabar.

Asisten Pelatih Jabar Mustika Hadi mengatakan laga berlangsung seru dan enak ditonton. Hanya saja para pemainnya belum sepenuhnya tampil berani akhirnya Jabar harus kalah di kaki pemain Papua.
"Masih ada yang harus diperbaiki sebelum kami melawan Kalimantan Timur Jumat nanti. Masih banyak kesalahan yang tidak seharusnya dilakukan. Itu membuat tim Papua lebih menekan. Namun pada babak kedua baru ada perubahan," katanya kepada wartawan setelah pertandingan.

Selain itu, Mustika Hadi menilai komunikasi pemain antar lini juga harus diperbaiki lagi. "Dan pemain juga harus ingat, ini permainan laki-laki, kalau tidak memiliki nyali yang besar akan sulit," katanya.

Penyelesaian akhir juga menjadi catatan tim pelatih. Karena dari sekian peluang, tak ada yang bisa berbuah gol. Soal gol Papua, menurutnya itu gol yang bagus. "Pemain kami memberi kesempatan lawan melakukan crossing. Saat bola diumpan, semua tertuju ke bola," tuturnya.

Mustika menambahkan, kekalahan laga itu harus dibayar saat melawan Kalimantan Timur nanti. Dia berharap, anak asuhnya mampu memenangkan pertandingan, demi menjaga asa menembus babak semifinal cabor sepak bola. Mengenai laga terakhir, Mustika mengatakan tak ada jalan lain bagi Jabar kecuali menang. "Kalau ingin masuk semifinal, mau gak mau kita harus menang," tegasnya.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
2 jam yang lalu
JJ All Star 2026 Jadi...
JJ All Star 2026 Jadi Awal Kebangkitan Equestrian Nasional
9 jam yang lalu
Juara Piala Dunia 2026,...
Juara Piala Dunia 2026, Mengapa Spanyol Dibayar Lebih Murah dari Chelsea?
10 jam yang lalu
Selamat Datang Piala...
Selamat Datang Piala Dunia 2030: Pesta Sepak Bola 6 Negara dan 3 Benua!
14 jam yang lalu
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
15 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved