Indonesia diimbangi Filipina pada Piala Davis
Sabtu, 15 September 2012 - 07:11 WIB
Indonesia diimbangi Filipina pada Piala Davis
A
A
A
Sindonews.com - Tim Davis Indonesia gagal mengamankan dua partai tunggal pada hari pertama babak final Piala Davis Grup II Zona Asia Oceania kontra Filipina. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kemarin, kedua tim berbagi angka 1-1.
Indonesia unggul lebih dulu lewat penampilan apik Christopher Rungkat. Berhadapan dengan tunggal kedua Filipina, Francis Casey Alcantara, petenis berusia 22 tahun itu berhasil menang lewat pertandingan empat set 7-6 (7-3), 6-2, 3-6, 6-0, dalam tempo 2 jam 25 menit.
Christo, sapaan akrab Christopher mendapat perlawanan cukup sengit dari Francis Casey Alcantara. Laga yang dimainkan kedua petenis tersebut adalah pertandingan pertama kedua petenis sejauh ini. ”Saya beruntung bisa keluar dari tekanan permainan lawan. Tapi,saya juga harus mengakui Alcantara adalah petenis ulet dan tidak mudah dikalahkan,” ungkap Christo.
Namun kegemilangan Christo sebagai petenis pertama yang diturunkan tim Davis Indonesia tidak berlanjut pada wakil Indonesia selanjutnya. Elbert Sie yang diturunkan sebagai tunggal kedua tim Davis Indonesia gagal mengatasi perlawanan Treat Huey tiga set langsung 4-6,2-6,3-6.
Kekalahan Elbert sangat disayangkan karena Treat Huey merupakan petenis spesialis ganda. Petenis Filipina kelahiran 28 Agustus 1985 itu saat ini menempati peringkat 39 dunia. Sementara di kategori tunggal dia tidak berperingkat.
Pertandingan akan berlanjut hari ini, Sabtu (15/9). Dalam laga kedua akan dimainkan partai ganda. Dari tim Davis Indonesia, Christo yang dipasangkan dengan Elbert akan menghadapi pasangan Filipina, Ruben Gonzales dan Jeson Patrombon.
Indonesia unggul lebih dulu lewat penampilan apik Christopher Rungkat. Berhadapan dengan tunggal kedua Filipina, Francis Casey Alcantara, petenis berusia 22 tahun itu berhasil menang lewat pertandingan empat set 7-6 (7-3), 6-2, 3-6, 6-0, dalam tempo 2 jam 25 menit.
Christo, sapaan akrab Christopher mendapat perlawanan cukup sengit dari Francis Casey Alcantara. Laga yang dimainkan kedua petenis tersebut adalah pertandingan pertama kedua petenis sejauh ini. ”Saya beruntung bisa keluar dari tekanan permainan lawan. Tapi,saya juga harus mengakui Alcantara adalah petenis ulet dan tidak mudah dikalahkan,” ungkap Christo.
Namun kegemilangan Christo sebagai petenis pertama yang diturunkan tim Davis Indonesia tidak berlanjut pada wakil Indonesia selanjutnya. Elbert Sie yang diturunkan sebagai tunggal kedua tim Davis Indonesia gagal mengatasi perlawanan Treat Huey tiga set langsung 4-6,2-6,3-6.
Kekalahan Elbert sangat disayangkan karena Treat Huey merupakan petenis spesialis ganda. Petenis Filipina kelahiran 28 Agustus 1985 itu saat ini menempati peringkat 39 dunia. Sementara di kategori tunggal dia tidak berperingkat.
Pertandingan akan berlanjut hari ini, Sabtu (15/9). Dalam laga kedua akan dimainkan partai ganda. Dari tim Davis Indonesia, Christo yang dipasangkan dengan Elbert akan menghadapi pasangan Filipina, Ruben Gonzales dan Jeson Patrombon.
(akr)