DKI tambah dua emas dari cabang taekwondo
Minggu, 16 September 2012 - 07:07 WIB
DKI tambah dua emas dari cabang taekwondo
A
A
A
Sindonews.com – Taekwondo sumbang dua emas untuk DKI Jakarta.Dua putra terbaik Jakarta,Ahmad Nabil M Faqih untuk kelas Fin Putra Under 54 kg dan Fandy Desta untuk kelas light uutra di bawah 74 kg,di GOR Kampus UIN Riau,Sabtu (15/9).
Nabil berhasil meraih emas setelah di final menjungkalkan taekwondoin asal Papua Apriliadi FN Raung dengan skor 7-5.Pertarungan yang berlangsung tiga babak itu berlangsung seru dan saling tukar tendangan.Nabil yang awalnya sempat tertinggal mampu berbalik unggul setelah memberikan tendangan yang mengenai kepala Apriliadi.Sedang medali perunggu direbut Aggi Septian dari Jawa Barat.
Sementara Desta yang juga menghadapi wakil Papua,Rocky S Idi partai final harus berjuang keras.Sebuah tendangan keras yang tepat mengenai kepala Rocky akhirya membawa Desta unggul 6-3 sestelah bermain imbang di tiga babak.Bagi Nabil dan Desta,emas di PON XVIII kali ini adalah yang pertama.
Kendati telah mengumpulkan dua emas dari salah satu cabang bergengsi yang menyedot banyak penonton ini,DKI tetap percaya diri akan meraih tambahan emas di laga sisa. “Sekarang kita telah meraih dua emas,dan masih ada dua hari untuk mencapai target empat emas.Semua wakil yang kita turunkan punya peluang emas. Mudah-mudahan bisa lebih,”ujar pelatih DKI Andi Cahyadi.
Pria yang menangani kategori Kyuorogi ini menegaskan bahwa kontingen DKI masih bisa unggul dibanding kontingen lainnya,walau tak akan berjalan mudah. Apalagi,saat ini sistem pertandingan Taekwondo menerapkan sistem baru berupa pemasangan chipsensor yang diletakkan di bagian depan,belakang,dan kepala atlet untuk mendeteksi tendangan yang masuk.
Pada dua nomor lainnya yang diikuti, DKI harus puas dengan perak dan perunggu.Vera Fitria yang turun di kelas light putri di bawah 62 kg dipaksa mengalah dari kontingen Jawa Barat Vinny Purnamawati lewat skor 3-2. Dari nomor fin putri di bawah 46 kg atlet Jawa Tengah yang juga jagoan nasional Indonesia Fransisca Valentina menang mudah atas wakil Sumatera Barat Fitria Shanti dengan skor telak 9-0.
Dan medali emas di atas 73 kg putri diraih Kalimantan Timur lewat Eka Sahara yang menumpas perlawanan jagoan tuan rumah Amalia.Sedang dari nomor heavy putra di atas 87 kg direbut Rizal Samsir dari Sumatera Selatan yang menumbangkan atlet Jawa Barat Zachryan Daniel.
Dari cabor pencak silat,kontingen Bali mulai menggeliat dalam perburuan medali emas.Bali memborong tiga medali emas setelah menguasai kategori seni di Sport Center Bangkinang, Kampar,Riau, kemarin. Bali mendapatkan tiga medali emas tambahan melalui I Made Alex Dwi Putra, Muhsin,dan Usman di seni beregu putra.
Kemudian,pasangan Ida Ayu Putu Chandra, Luh Putu Eka Pratiwi,serta Ni Ketut Risna Dewi mendominasi seni beregu putri. Pasangan Ni Made Dwi Yanti dan Sang Ayu Ketut Sidan tak mau ketinggalan menyumbang emas di nomor seni ganda putri.
Nabil berhasil meraih emas setelah di final menjungkalkan taekwondoin asal Papua Apriliadi FN Raung dengan skor 7-5.Pertarungan yang berlangsung tiga babak itu berlangsung seru dan saling tukar tendangan.Nabil yang awalnya sempat tertinggal mampu berbalik unggul setelah memberikan tendangan yang mengenai kepala Apriliadi.Sedang medali perunggu direbut Aggi Septian dari Jawa Barat.
Sementara Desta yang juga menghadapi wakil Papua,Rocky S Idi partai final harus berjuang keras.Sebuah tendangan keras yang tepat mengenai kepala Rocky akhirya membawa Desta unggul 6-3 sestelah bermain imbang di tiga babak.Bagi Nabil dan Desta,emas di PON XVIII kali ini adalah yang pertama.
Kendati telah mengumpulkan dua emas dari salah satu cabang bergengsi yang menyedot banyak penonton ini,DKI tetap percaya diri akan meraih tambahan emas di laga sisa. “Sekarang kita telah meraih dua emas,dan masih ada dua hari untuk mencapai target empat emas.Semua wakil yang kita turunkan punya peluang emas. Mudah-mudahan bisa lebih,”ujar pelatih DKI Andi Cahyadi.
Pria yang menangani kategori Kyuorogi ini menegaskan bahwa kontingen DKI masih bisa unggul dibanding kontingen lainnya,walau tak akan berjalan mudah. Apalagi,saat ini sistem pertandingan Taekwondo menerapkan sistem baru berupa pemasangan chipsensor yang diletakkan di bagian depan,belakang,dan kepala atlet untuk mendeteksi tendangan yang masuk.
Pada dua nomor lainnya yang diikuti, DKI harus puas dengan perak dan perunggu.Vera Fitria yang turun di kelas light putri di bawah 62 kg dipaksa mengalah dari kontingen Jawa Barat Vinny Purnamawati lewat skor 3-2. Dari nomor fin putri di bawah 46 kg atlet Jawa Tengah yang juga jagoan nasional Indonesia Fransisca Valentina menang mudah atas wakil Sumatera Barat Fitria Shanti dengan skor telak 9-0.
Dan medali emas di atas 73 kg putri diraih Kalimantan Timur lewat Eka Sahara yang menumpas perlawanan jagoan tuan rumah Amalia.Sedang dari nomor heavy putra di atas 87 kg direbut Rizal Samsir dari Sumatera Selatan yang menumbangkan atlet Jawa Barat Zachryan Daniel.
Dari cabor pencak silat,kontingen Bali mulai menggeliat dalam perburuan medali emas.Bali memborong tiga medali emas setelah menguasai kategori seni di Sport Center Bangkinang, Kampar,Riau, kemarin. Bali mendapatkan tiga medali emas tambahan melalui I Made Alex Dwi Putra, Muhsin,dan Usman di seni beregu putra.
Kemudian,pasangan Ida Ayu Putu Chandra, Luh Putu Eka Pratiwi,serta Ni Ketut Risna Dewi mendominasi seni beregu putri. Pasangan Ni Made Dwi Yanti dan Sang Ayu Ketut Sidan tak mau ketinggalan menyumbang emas di nomor seni ganda putri.
(wbs)