PSCS kebanjiran legiun asing

Minggu, 16 September 2012 - 16:48 WIB
PSCS kebanjiran legiun...
PSCS kebanjiran legiun asing
A A A
Sindonews.com - PSCS Cilacap mampu menjadi magnet tersendiri bagi legiun asing untuk bergabung di klub kebanggaan warga Cilacap tersebut, meski mereka hanya berlaga di Divisi Utama. Pihak manajemen klub Laskar Nusamkambangan pun ini belum bergeming.

Pelatih PSCS Cilacap Gatot Barnowo mengatakan, meski format kompetisi musim depan masih belum jelas, namun banyak pemain asing sudah berbondong-bondong ingin menjadi skuad PSCS. "Banyak. Saya saja sudah dihubungi 8 pemain asing yang ingin bergabung dengan kami, entah itu dari agen pemain atau dari pemainnya langsung. Itu yang hanya lewat saya, belum yang menyatakan ke manajemen," katanya, Minggu (16/9/2012).

Gatot menambahkan, banyaknya leguin asing yang ingin menjadi bagian dari skuad berjuluk Hiu Selatan ini karena beberapa hal. Pertama, kata dia PSCS bukan sebagai tim medioker namun salah satu tim kandidat bisa bersaing di level atas. "Kita memang tidak promosi, namun selisih poin dengan tim promosi sangat tipis," imbuhnya.

Selain itu, ketertarikan mereka karena melihat manajemen PSCS solid dan serius dalam mengelola sebuah klub sepakbola. Alasan lainnya, tentu masalah gaji maupun hak-hak pemain seperti bonus yang tidak pernah tersendat. Ini yang membedakan dengan sebagian besar klub-klub lain.

"Urusan gaji, PSCS tidak disokong konsorsium, seperti klub-klub lain namun mandiri dari PSCS sendiri. Finansial PSCS didukung dari sponsor maupun pengusaha-pengusaha lokal yang punya kepedulian terhadap sepak bola di daerah ini. Sudah dua musim ini, PSCS juga tidak lagi disokong APBD. Keuangan kita benar-benar mandiri," papar mantan Pelatih Persibas Banyumas.

Ketika ditanya berapa pemain asing yang bakal direkrut untuk memperkuat musim depan, Gatot mengatakan. "Prioritas kami, bukan pemain asing, tetapi pemain lokal. Setelah tahu hasil Joint Committe, kami akan menggelar seleksi. Pemain lokal dulu yang diprioritaskan, baru pemain lokal umum (domestik) baru pemain asing," ungkapnya.

Menurut dia, untuk menambah pemain, khususnya pemain asing, manajemen akan menggelar seleksi secara terbuka. Pemain asing yang melamar, wajib menjalani seleksi. Masyarakat juga dilibatkan, tentang layak tidaknya pemain asing direkrut. Tujuannya agar hasil rekrutan kita tidak meleset.

"Ibaratnya kami tidak ingin membeli kucing dalam karung. Kalau mau gabung, tunjukkan dulu skill dan tekniknya bermain bola. Kalau dianggap layak, harga cocok, kita sodori kontrak," jelasnya.
(akr)
Berita Terkait
Hasil Liga 2: Dipermalukan...
Hasil Liga 2: Dipermalukan 10 Pemain PSCS Cilacap, Persis Solo Tetap Lolos 8 Besar
Hasil Liga 2 2021/2022:...
Hasil Liga 2 2021/2022: Klub Atta Halilintar Susah Payah Amankan 3 Angka Lawan PSCS Cilacap
Hasil AHHA PS Pati FC...
Hasil AHHA PS Pati FC vs PSCS Cilacap: Laskar Nusakambangan Menang 2-1
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Shin Tae-yong Sudah Klop, CEO PSCS Cilacap: Tinggal Tunggu Hasilnya
Dukung Wirausaha Perempuan,...
Dukung Wirausaha Perempuan, Pemkab Cilacap Gandeng PT PNM: MoU Ditandatangani di Hadapan Wamen PPPA
Terdengar Suara Ledakan,...
Terdengar Suara Ledakan, Ini Foto-foto Penampakan Kebakaran Kilang Minyak Cilacap
Berita Terkini
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
59 menit yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
1 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
14 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
17 jam yang lalu
Infografis
Orang Asing Pemegang...
Orang Asing Pemegang Golden Visa Bisa Miliki Tanah di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved