Zeman : Pemain jangan mata duitan
Minggu, 16 September 2012 - 20:16 WIB
Zeman : Pemain jangan mata duitan
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih AS Roma Zdenek Zeman kembali mengeluarkan komentar kontroversial. Kali ini ia meminta pesepakbola dunia agar tidak mata duitan.
Ia mengungkapkan banyak pemain top dunia memiliki nilai kontrak yang sangat mahal. Menurutnya, hal tersebut membuat si pemain memiliki citra yang negatif di mata para fans.
“Sepakbola seharusnya adalah tentang kesederhanaan. Tapi banyak pemain mempersulit kehidupan mereka. Sepakbola menjadi lebih dari olahraga individu. Pesepakbola mencetak banyak golakan menjadi terkenal dan mendapat banyak uang,” ungkap Zeman seperti dikutip goal, Minggu (16/9/2012)
Pelatih berusia 65 tahun itu juga mengkritik adanya kontrak modern di dalam klausul seorang pemain. Ia menilai di dalam kontrak modern sebuah tim bisa memberikan bonus kepada pemain, asal sang pemain bisa melakukan hal yang diminta oleh pihak klub.
“Disana ada pemain yang menerima bonus tergantung berapa banyak mereka menciptakan penalti. Kontrak tersebut mendorong pemain untuk melakukan diving di area tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya ia berceloteh tentang hukuman yang diterima pelatih Juventus Antonio Conte akibat kasus pengaturan skor atau Scommessopoli. Ia menilai hukuman Conte terlalu ringan.Menurutnya Conte tak boleh diberikan izin untuk memperikan pelatihan kepada pasukannya.
Ia mengungkapkan banyak pemain top dunia memiliki nilai kontrak yang sangat mahal. Menurutnya, hal tersebut membuat si pemain memiliki citra yang negatif di mata para fans.
“Sepakbola seharusnya adalah tentang kesederhanaan. Tapi banyak pemain mempersulit kehidupan mereka. Sepakbola menjadi lebih dari olahraga individu. Pesepakbola mencetak banyak golakan menjadi terkenal dan mendapat banyak uang,” ungkap Zeman seperti dikutip goal, Minggu (16/9/2012)
Pelatih berusia 65 tahun itu juga mengkritik adanya kontrak modern di dalam klausul seorang pemain. Ia menilai di dalam kontrak modern sebuah tim bisa memberikan bonus kepada pemain, asal sang pemain bisa melakukan hal yang diminta oleh pihak klub.
“Disana ada pemain yang menerima bonus tergantung berapa banyak mereka menciptakan penalti. Kontrak tersebut mendorong pemain untuk melakukan diving di area tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya ia berceloteh tentang hukuman yang diterima pelatih Juventus Antonio Conte akibat kasus pengaturan skor atau Scommessopoli. Ia menilai hukuman Conte terlalu ringan.Menurutnya Conte tak boleh diberikan izin untuk memperikan pelatihan kepada pasukannya.
(wbs)