PON XVIII jarang cetak Rekornas

Senin, 17 September 2012 - 07:28 WIB
PON XVIII jarang cetak...
PON XVIII jarang cetak Rekornas
A A A
Sindonews.com – Prestasi maksimal merupakan harapan para atlet selama mengikuti PON XVIII/2012 di Riau.Sayang,keinginan itu masih belum dibarengi pemecahan rekor nasional (rekornas) yang masih minim tercipta di Bumi Melayu Lancang Kuning.

Selama 11 hari terlaksananya PON hingga kemarin,tercatat hanya dua rekornas terjadi.Pertama,atlet DKI Jakarta Andre Dermawan memecahkan rekornas loncat tinggi putra.Dia mampu melintasi mistar setinggi 2,15 meter sekaligus mematahkan rekornas sebelumnya milik Syahrial asal Aceh (2,10 meter).

Lalu,ada pemecahan rekornas di cabang olahraga (cabor) angkat besi.Lifter Kalimantan Timur (Kaltim) Eko Yuli Irawan sukses mengangkat total angkatan 306 poin di kelas 62 kg putra.

Capaian itu membuatnya layak menggeser pencapaian lifter Lampung Triyatno yang mengangkat beban 304 kg di PON 2008,Kaltim. Selain rekornas itu,para atlet dari 33 provinsi yang berlaga di Riau hanya mampu memecahkan rekor PON.

Rekor PON terakhir yang pecah diciptakan atlet Jawa Barat Eki Pebri Ekawati yang menorehkan rekor PON baru di cabang atletik nomor tolak peluru putri,Minggu (16/9).Pada final yang digelar di Stadion Rumbai,Pekanbaru, Eki mencatat lemparan sejauh 13,89 meter, sedangkan rekor PON adalah 13,77 meter atas nama Josephine Manuse (Papua).

Medali perak nomor itu direbut atlet Nusa Tenggara Barat (NTB) Dewi Lentari dengan lemparan sejauh 13,72 meter,sedangkan medali perunggu direbut Ni Putu Nita Wijaya dengan lemparan sejauh 13,68 meter. Padahal,multieventPON ini sejatinya menjadi kesempatan para atlet membuktikan kapabilitasnya.

Kondisi itu jelas tidak selaras dengan taglineyang diluncurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau selaku tuan rumah PON tahun ini,yakni Sang Juara. Para atlet memang telah memberikan upaya terbaik di lapangan.Namun,melihat minimnya rekornas yang tercipta selama PON ini,tagline itu sepertinya jauh panggang dari api.

Para atlet sepertinya masih membutuhkan waktu untuk menjadi juara sebenarnya,bukan hanya mencari medali emas yang berujung keinginan mendapatkan bonus. Ketua Umum PB PON Rusli Zainal tak bisa menyalahi itu karena pihaknya juga sangat menginginkan seluruh atlet yang berlaga di Riau menunjukkan prestasi sesungguhnya.

Apalagi,Pemprov Riau telah menyediakan sarana dan prasarana sesuai standar internasional. ”Saya berharap PON lebih fokus menciptakan rekornas maupun rekor internasional pada beberapa hari ke depan,”kata Rusli saat kunjungannya ke venuesPON bersama wartawan,kemarin.

”Dengan adanya PON ini,prestasi atlet diharapkan bisa meningkat. Apalagi,terdapat sekitar 17.000 peserta yang hadir di sini.Mereka merupakan juara dari masing-masing daerah,”ujarnya. Dia juga menginginkan multieventempat tahunan ini sebagai penguji peningkatan prestasi,kendati para peserta hanya banyak mencetak rekor PON.”Masih ada waktu dan saya optimistis ada rekornas lagi yang tercipta di PON ini,” tandasnya.
(wbs)
Berita Terkait
Kalahkan Kepulauan Riau,...
Kalahkan Kepulauan Riau, Papua Tembus Semifinal Futsal PON XX Papua
Klasemen Medali PON...
Klasemen Medali PON Aceh-Sumut 2024: Provinsi Riau Borong 6 Emas!
5 Atlet Dayung Riau...
5 Atlet Dayung Riau untuk PON Papua 2021 Positif Covid-19
Sembuh dari Covid-19,...
Sembuh dari Covid-19, Tim Dayung Riau Terbang ke PON XX Papua 2021
Dari Dayung, Riau Sabet...
Dari Dayung, Riau Sabet Emas Pertama di PON XX Papua 2021
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Berita Terkini
John Herdman Sebut Timnas...
John Herdman Sebut Timnas Indonesia Sudah Kantongi Modal Kejar Gelar Piala AFF 2026
9 menit yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
1 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
5 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
8 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved