Kalteng rajai perahu naga
Senin, 17 September 2012 - 09:50 WIB
Kalteng rajai perahu naga
A
A
A
Sindonews.com – Skuad perahu naga Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan ketangguhannya pada PON XVIII/2012 Riau.
Mereka merebut dua medali emas pada nomor 1.000 meter putra dan putri di Danau Kebon Nopi,Kuantan Singingi,Minggu (16/9). Pedayung putra Kalteng mengandaskan tim tuan rumah Riau,setelah membukukan waktu tercepat 4.44.882 menit dan Riau 4.45.005 menit.
Favorit juara Papua harus lapang dada merebut medali perunggu dengan waktu 4.45.540 menit. Kalteng juga sukses di tim putri 12 pedayung.Mereka bersaing ketat dengan Jawa Barat (Jabar),tapi Kalteng mencapai finis lebih dulu dengan waktu 5.12.754 menit dan Jabar 5.14.604 menit.
Sementara tim putri Riau yang sudah berjuang keras harus rela menerima medali perunggu dengan catatan waktu 5.14.969. Emas ketiga jarak 1.000 meter dengan 22 pedayung menjadi milik tuan rumah Riau yang mendapat perlawanan sengit dari Kalimantan Selatan (Kalsel),berturutturut menorehkan waktu 4.06.483 menit dan 4.07.443 menit.
Sementara Jabar yang gagal menyempurnakan ambisi hingga ke garis finis hanya mencatatkan waktu 4.07.988 menit. Tim Sultra yang bertekad menambah medali emas dari perahu naga jarak 1.000 meter tidak satu pun finalisnya mencatatkan kedatangan pertama,kedua,dan ketiga.
“ Kami gagal merebut satu medali pun pada jarak 1.000 meter perahu naga.Namun, itulah kenyataan.Para atlet sudah berjuang habis-habisan,”kata Pelatih Sultra Herman Harun kepada Antara. Pelatih dayung Kalteng,Lampung, mengatakan bahwa sukses merebut medali emas putra dan putri jarak 1.000 meter membahagiakan timnya.
”Kalteng sempat dilanda keprihatinan,menyusul hukuman diskualifikasi perahu naga 22 pedayung putra,tapi itu sudah terobati,”ucap Lampung.
Mereka merebut dua medali emas pada nomor 1.000 meter putra dan putri di Danau Kebon Nopi,Kuantan Singingi,Minggu (16/9). Pedayung putra Kalteng mengandaskan tim tuan rumah Riau,setelah membukukan waktu tercepat 4.44.882 menit dan Riau 4.45.005 menit.
Favorit juara Papua harus lapang dada merebut medali perunggu dengan waktu 4.45.540 menit. Kalteng juga sukses di tim putri 12 pedayung.Mereka bersaing ketat dengan Jawa Barat (Jabar),tapi Kalteng mencapai finis lebih dulu dengan waktu 5.12.754 menit dan Jabar 5.14.604 menit.
Sementara tim putri Riau yang sudah berjuang keras harus rela menerima medali perunggu dengan catatan waktu 5.14.969. Emas ketiga jarak 1.000 meter dengan 22 pedayung menjadi milik tuan rumah Riau yang mendapat perlawanan sengit dari Kalimantan Selatan (Kalsel),berturutturut menorehkan waktu 4.06.483 menit dan 4.07.443 menit.
Sementara Jabar yang gagal menyempurnakan ambisi hingga ke garis finis hanya mencatatkan waktu 4.07.988 menit. Tim Sultra yang bertekad menambah medali emas dari perahu naga jarak 1.000 meter tidak satu pun finalisnya mencatatkan kedatangan pertama,kedua,dan ketiga.
“ Kami gagal merebut satu medali pun pada jarak 1.000 meter perahu naga.Namun, itulah kenyataan.Para atlet sudah berjuang habis-habisan,”kata Pelatih Sultra Herman Harun kepada Antara. Pelatih dayung Kalteng,Lampung, mengatakan bahwa sukses merebut medali emas putra dan putri jarak 1.000 meter membahagiakan timnya.
”Kalteng sempat dilanda keprihatinan,menyusul hukuman diskualifikasi perahu naga 22 pedayung putra,tapi itu sudah terobati,”ucap Lampung.
(wbs)