Putri Jabar tantang Jatim di final voli indoor
Senin, 17 September 2012 - 21:35 WIB
Putri Jabar tantang Jatim di final voli indoor
A
A
A
Sindonews.com - Tim bola voli putri Jawa Barat akhirnya melaju ke babak final di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII. Tim Jabar berhasil mengalahkan Jawa Tengah 3-0 di semifinal yang berlangsung di Gelanggang Olahraga Volley Indoor Universitas Islam Riau (UIR), Senin (17/9).
Tim voli putri Jabar akan berhadapan dengan Jatim di final. Pada set pertama, Jabar langsung melesatkan bola-bola cepat dan meninggalkan Jateng. Smes keras Amalia membawa Jabar unggul 16-9. Tim Jabar semakin kewalahan saat servis N. Yami tak bisa dikembalikan lawan. Sampai akhir set pertama Jabar tidak mendapatkan perlawanan yang berarti dan meninggalkan lawan dengan skor 25-14.
Memasuki set kedua, Jabar terus melayangkan serangan dan bermain agresif. Jabar memimpin 5-0. Smes keras dari Yola membuat Jabar unggul jauh 10-4. Amalia semakin memanas, Smes keras Amalia gagal diantisipasi lawan. Begitu juga dengan bola tipuan Zara yang berperan sebagai pengumpan mengakhiri set kedua dengan skor 25-13.
Di set ketiga, Jateng mengubah strategi dan kembali mengejar. Skor sempat sama hingga 8-8. Namun tim Jabar tidak mau kalah, Smash dari Amalia membawa Jabar unggul 13-8. Jateng sempat mendekat hingga 15-20. Namun sebuah smes Eki yang gagal dikembalikan Jateng mengakhiri permainan dan membawa Jabar menang dengan skor akhir 25-20. Pelatih voli putri Jabar Nurhariri bersyukur Jabar bisa melaju ke babak final. ''Alhamdulillah, permainan sekarang sesuai target dan akhirnya kami bisa masuk final," ujarnya kepada wartawan, Senin (17/9).
Di partai puncak memperebutkan medali emas, Jabar akan berhadapan dengan Jatim, Rabu sore."Lawan Jatim 50:50, tapi nilai plusnya kami sudah sama-sama tahu kekuatan masing-masing. Jadi untuk laga nanti pastinya kami menyiapkan strategi khusus untuk mencapai kemenangan dan menjadi sang juara," ungkapnya sambil tersenyum.
Saat uji coba lalu, Jabar kalah dari Jatim 2-3. Menurut Nurhariri saat itu Jabar lemah di bola pertama. Melihat pengalaman tersebut, kami akan perbaiki kesalahan-kesalahan yang dulu pernah kami lakukan saat melawan Jatim. ''Untuk partai final, tim pelatih sudah memperbaiki hal-hal semacam itu, dan kami optimistis untuk bisa meraih medali emas di PON 18 ini," pungkasnya.
Tim voli putri Jabar akan berhadapan dengan Jatim di final. Pada set pertama, Jabar langsung melesatkan bola-bola cepat dan meninggalkan Jateng. Smes keras Amalia membawa Jabar unggul 16-9. Tim Jabar semakin kewalahan saat servis N. Yami tak bisa dikembalikan lawan. Sampai akhir set pertama Jabar tidak mendapatkan perlawanan yang berarti dan meninggalkan lawan dengan skor 25-14.
Memasuki set kedua, Jabar terus melayangkan serangan dan bermain agresif. Jabar memimpin 5-0. Smes keras dari Yola membuat Jabar unggul jauh 10-4. Amalia semakin memanas, Smes keras Amalia gagal diantisipasi lawan. Begitu juga dengan bola tipuan Zara yang berperan sebagai pengumpan mengakhiri set kedua dengan skor 25-13.
Di set ketiga, Jateng mengubah strategi dan kembali mengejar. Skor sempat sama hingga 8-8. Namun tim Jabar tidak mau kalah, Smash dari Amalia membawa Jabar unggul 13-8. Jateng sempat mendekat hingga 15-20. Namun sebuah smes Eki yang gagal dikembalikan Jateng mengakhiri permainan dan membawa Jabar menang dengan skor akhir 25-20. Pelatih voli putri Jabar Nurhariri bersyukur Jabar bisa melaju ke babak final. ''Alhamdulillah, permainan sekarang sesuai target dan akhirnya kami bisa masuk final," ujarnya kepada wartawan, Senin (17/9).
Di partai puncak memperebutkan medali emas, Jabar akan berhadapan dengan Jatim, Rabu sore."Lawan Jatim 50:50, tapi nilai plusnya kami sudah sama-sama tahu kekuatan masing-masing. Jadi untuk laga nanti pastinya kami menyiapkan strategi khusus untuk mencapai kemenangan dan menjadi sang juara," ungkapnya sambil tersenyum.
Saat uji coba lalu, Jabar kalah dari Jatim 2-3. Menurut Nurhariri saat itu Jabar lemah di bola pertama. Melihat pengalaman tersebut, kami akan perbaiki kesalahan-kesalahan yang dulu pernah kami lakukan saat melawan Jatim. ''Untuk partai final, tim pelatih sudah memperbaiki hal-hal semacam itu, dan kami optimistis untuk bisa meraih medali emas di PON 18 ini," pungkasnya.
(aww)