DKI dan Jabar berbagi emas bowling
Senin, 17 September 2012 - 22:00 WIB
DKI dan Jabar berbagi emas bowling
A
A
A
Sindonews.com - Tim putra DKI Jakarta menambah emas pada cabang olahraga bowling di nomor Trio Putra di Arena Bowling Purna MTQ, Pekanbaru, Senin (17/9). Trio DKI mengungguli lawan-lawannya setelah memperoleh 3892 poin. Angka tersebut berhasil dipersembahkan Ryan L..Lalisang 1353 poin, Williem Widjaya (1211), dan Hengki (1328).
Hasil itu sekaligus mengalahkan pasukan Jawa Barat yang merupakan saingan terkuatnya dengan hanya berselisih -31 karena hanya mengumpulkan 3861 poin. Sedangkan perunggu diambil Kalimantan Timur (3557). Sementara itu, tim putri Jawa Barat meraih medali emas pada nomor trio. Kemenangan ini cukup mengejutkan, karena Jabar mampu menyingkirkan unggulan terkuat DKI Jakarta.
Sukses Tannya Roumimper, Puteri Astari, dan Alisha Nabila Larasati merebut emas berkat raihan 3716 poin di laga final. Mereka mengungguli tim DKI Jakarta yang diwakili Sharon Liman Santoso, Novie Phang, dan Putty Armein yang hanya mampu menciptakan 3682 poin. Sedangkan, peraih perunggu diraih Aldila Indriati, Kartika Wahyu Putri, dan Angelina asal Sumatra Utara dengan 3280 poin.
Tannya yang juga merupakan atlet pelatnas ini merasa tidak percaya bisa mempersembahkan medali emas. Sebab, saat ini tim DKI merupakan unggulan pertama di cabang Bowling. Namun, dia mengatakan keberhasilannya ini berkat tampil tanpa beban dan terus fokus saat bertanding.
Apalagi, Tannya yang juga bermain di SEA Games 2011 lalu ini, menjadi peraih poin tertinggi untuk Jabar dengan 1271 poin. Sehingga, dia merasa senang bisa berbuat banyak untuk keberhasilan tim Jabar untuk meraih emas.
"Saya merasa senang. Tapi bukan karena mengalahkan tim DKI, tapi ini berkat bisa menyumbangkan emas untuk Jawa barat,"kata Tannya. "Kenapa kita sampai nangis terharu seperti ini. Karena DKI kan unggulan, tapi kami bisa meraih kemenangan," sambungnya.
Sedangkan rekannya, Puteri juga mengaku senang dengan keberhasilanya bersama kawan-kawannya. Meski dia merasa sedikit nervous dan bingung, tapi hasil akhir di pertandingan tidak membuatnya kecewa. Apalagi, selain meraih medali emas pertamanya di PON kali ini, hadiah besar yang dijanjikan KONI Jabar, akan membuatnya tambah gembira.
"Yang pasti, saya seneng sekali bisa dapet emas. Ini merupakan emas pertama saya di PON,"kata Puteri. "Hadiah yang nanti saya dapat akan ditabungin,"lanjutnya sambil tersenyum.
Sedangkan kegagalan tim DKI, tidak membuat Putty sedih. Meski menjadi peraih angka individu tertinggi dengan torehan 1361 poin, tidak membuatnya kecewa. Dia merasa sudah menampikan permainan terbaiknya. Apalagi, dia merasa senang dengan hasilnya meski tidak memberikan target medali emas di nomor tersebut.
Sebelumnya, dia sudah mengira tim Jabar akan menjadi pesaing terkuatnya. Itu yang membuatnya sedikit kurang tenang di pertandingan tersebut. Alhasil, Jabar berhasil mengejutkan DKI dengan berselisih -34 poin.
Hasil itu sekaligus mengalahkan pasukan Jawa Barat yang merupakan saingan terkuatnya dengan hanya berselisih -31 karena hanya mengumpulkan 3861 poin. Sedangkan perunggu diambil Kalimantan Timur (3557). Sementara itu, tim putri Jawa Barat meraih medali emas pada nomor trio. Kemenangan ini cukup mengejutkan, karena Jabar mampu menyingkirkan unggulan terkuat DKI Jakarta.
Sukses Tannya Roumimper, Puteri Astari, dan Alisha Nabila Larasati merebut emas berkat raihan 3716 poin di laga final. Mereka mengungguli tim DKI Jakarta yang diwakili Sharon Liman Santoso, Novie Phang, dan Putty Armein yang hanya mampu menciptakan 3682 poin. Sedangkan, peraih perunggu diraih Aldila Indriati, Kartika Wahyu Putri, dan Angelina asal Sumatra Utara dengan 3280 poin.
Tannya yang juga merupakan atlet pelatnas ini merasa tidak percaya bisa mempersembahkan medali emas. Sebab, saat ini tim DKI merupakan unggulan pertama di cabang Bowling. Namun, dia mengatakan keberhasilannya ini berkat tampil tanpa beban dan terus fokus saat bertanding.
Apalagi, Tannya yang juga bermain di SEA Games 2011 lalu ini, menjadi peraih poin tertinggi untuk Jabar dengan 1271 poin. Sehingga, dia merasa senang bisa berbuat banyak untuk keberhasilan tim Jabar untuk meraih emas.
"Saya merasa senang. Tapi bukan karena mengalahkan tim DKI, tapi ini berkat bisa menyumbangkan emas untuk Jawa barat,"kata Tannya. "Kenapa kita sampai nangis terharu seperti ini. Karena DKI kan unggulan, tapi kami bisa meraih kemenangan," sambungnya.
Sedangkan rekannya, Puteri juga mengaku senang dengan keberhasilanya bersama kawan-kawannya. Meski dia merasa sedikit nervous dan bingung, tapi hasil akhir di pertandingan tidak membuatnya kecewa. Apalagi, selain meraih medali emas pertamanya di PON kali ini, hadiah besar yang dijanjikan KONI Jabar, akan membuatnya tambah gembira.
"Yang pasti, saya seneng sekali bisa dapet emas. Ini merupakan emas pertama saya di PON,"kata Puteri. "Hadiah yang nanti saya dapat akan ditabungin,"lanjutnya sambil tersenyum.
Sedangkan kegagalan tim DKI, tidak membuat Putty sedih. Meski menjadi peraih angka individu tertinggi dengan torehan 1361 poin, tidak membuatnya kecewa. Dia merasa sudah menampikan permainan terbaiknya. Apalagi, dia merasa senang dengan hasilnya meski tidak memberikan target medali emas di nomor tersebut.
Sebelumnya, dia sudah mengira tim Jabar akan menjadi pesaing terkuatnya. Itu yang membuatnya sedikit kurang tenang di pertandingan tersebut. Alhasil, Jabar berhasil mengejutkan DKI dengan berselisih -34 poin.
(aww)