Raih dua emas, tim renang indah DKI kecewa
Selasa, 18 September 2012 - 22:25 WIB
Raih dua emas, tim renang indah DKI kecewa
A
A
A
Sindonews.com - Pundi-pundi medali emas DKI Jakarta kembali bertambah. Kali ini cabang renang synchronize atau renang indah yang menunjukkan dominasi. Sayangnya, meski dua emas berhasil diraih dari nomor duet dan tim, kontingen DKI tetap merasa kecewa.
Kekecewaan tim DKI berawal dari nilai yang diberikan juri saat perlombaan kategori team free rout di arena Aquatic Central Rumbai, Selasa (18/9). Turun dengan pasukan utama, Tri Eka Sandiri, Samsara Talia Pattiasina, Adela Amanda Nirmala, Sabihisma Arsyi, Azelia Pattiasina, Andriani Shintya Ardhana, DKI hanya memperoleh poin 72.800 dengan rincian 36.30 untuk teknik dan 36.50 untuk artistik.
Perolehan DKI dalam hitungan wasit ini merupakan yang terbaik kedua setelah Jawa Timur (Jatim) yang mengumpulkan 73.000 poin. Hal inilah yang menyebakan kekecewaan, karena dalam aksinya DKI lebih menunjukkan penguasaan segi teknik maupun nilai artistik.
Tak hanya ofisial dan pelatih DKI yang kecewa, perenang indah DKI pun merasakan ada yang tidak beres dengan penilaian dewan juri.''Kami tetap kecewa,” ujar Pelatih Renang Indah DKI Dinda Rachmini. ''Faktor kesulitan dan keindahan tim lebih tinggi. Kami juga lebih berpengalaman. Jadi, tak sepantasnya mereka (Jatim) mendapat penghargaan. Apalagi, kami sudah latihan untuk persiapan ini sejak tiga tahun lalu,” lanjut Dinda.
Pelatih berbadan gemuk yang juga pernah berprofesi sebagai perenang indah ini menegaskan, tak bermaksud bersombong hati dengan kekuatan tim DKI, tetapi tim Ibu Kota memang selayaknya menjadi juara. ''Jangan dibesar-besarin Mas, kita ini tak ingin bermusuhan dengan tim lain. Pernyataan saya ini cuma ungkapan rasa kecewa lho,” tandas Dinda.
''Yang saya khawatirkan, besok itu masih ada dua pertandingan lagi di nomor solo free roat dan combo. Anak-anak itu tadi langsung down. Mereka nangis semua. Mereka bertanya-tanya, ada apa? Apa yang salah dengan kami? Saya tak tahu bagaimana besok,” sambut Dinda yang juga didampingi Manajer Renang Indah DKI Jessica Resna Permata.
Terlepas dari itu semua, DKI berhasil menguasai emas di nomor tim setelah mengumpulkan 72,55 poin dari 71,70 technical routine dan 72, 80 dari free routine. Penggabungan nilai dari dua pertandingan ini merupakan kesepakatan dan ketentuan yang telah ditentukan dalam perlombaan renang indah PON XVIII/2012. Sedangkan medali perak diraih Jatim dengan poin 71,05 poin dan Yogyakarta harus puas dengan perunggu dengan poin 69,65 poin.
Satu emas DKI lainnya diraih dari nomor duet pasangan Samara dan Adela. Di pertandingan awal pada Senin (17/9), Samara dan Adela berhasil menjadi yang terbaik dengan 72,50 poin di kategori technical routine dan 72,70 poin saat tampil di kategori free routine. Dengan kata lain, DKI berhak atas emas berkat penampilan ciamik Samara dan Adela yang mengumpulkan 72,60 poin.
Sedangkan medali perak diraih Jatim dengan nilai 69,90 dan Jabar berhak untuk perunggu dengan 69,15 poin. Hari ini akan diperebutkan satu medali lagi, yaitu dari kategori bergengsi solo. Hanya saja, nomor kombinasi juga akan dimainkan. “Saya tak tahu besok (hari ini) bagaimana, tapi bocorannya yang kombinasi kita akan mainkan Michael Jackson. Nonton ya,” ungkap Dinda.
Kekecewaan tim DKI berawal dari nilai yang diberikan juri saat perlombaan kategori team free rout di arena Aquatic Central Rumbai, Selasa (18/9). Turun dengan pasukan utama, Tri Eka Sandiri, Samsara Talia Pattiasina, Adela Amanda Nirmala, Sabihisma Arsyi, Azelia Pattiasina, Andriani Shintya Ardhana, DKI hanya memperoleh poin 72.800 dengan rincian 36.30 untuk teknik dan 36.50 untuk artistik.
Perolehan DKI dalam hitungan wasit ini merupakan yang terbaik kedua setelah Jawa Timur (Jatim) yang mengumpulkan 73.000 poin. Hal inilah yang menyebakan kekecewaan, karena dalam aksinya DKI lebih menunjukkan penguasaan segi teknik maupun nilai artistik.
Tak hanya ofisial dan pelatih DKI yang kecewa, perenang indah DKI pun merasakan ada yang tidak beres dengan penilaian dewan juri.''Kami tetap kecewa,” ujar Pelatih Renang Indah DKI Dinda Rachmini. ''Faktor kesulitan dan keindahan tim lebih tinggi. Kami juga lebih berpengalaman. Jadi, tak sepantasnya mereka (Jatim) mendapat penghargaan. Apalagi, kami sudah latihan untuk persiapan ini sejak tiga tahun lalu,” lanjut Dinda.
Pelatih berbadan gemuk yang juga pernah berprofesi sebagai perenang indah ini menegaskan, tak bermaksud bersombong hati dengan kekuatan tim DKI, tetapi tim Ibu Kota memang selayaknya menjadi juara. ''Jangan dibesar-besarin Mas, kita ini tak ingin bermusuhan dengan tim lain. Pernyataan saya ini cuma ungkapan rasa kecewa lho,” tandas Dinda.
''Yang saya khawatirkan, besok itu masih ada dua pertandingan lagi di nomor solo free roat dan combo. Anak-anak itu tadi langsung down. Mereka nangis semua. Mereka bertanya-tanya, ada apa? Apa yang salah dengan kami? Saya tak tahu bagaimana besok,” sambut Dinda yang juga didampingi Manajer Renang Indah DKI Jessica Resna Permata.
Terlepas dari itu semua, DKI berhasil menguasai emas di nomor tim setelah mengumpulkan 72,55 poin dari 71,70 technical routine dan 72, 80 dari free routine. Penggabungan nilai dari dua pertandingan ini merupakan kesepakatan dan ketentuan yang telah ditentukan dalam perlombaan renang indah PON XVIII/2012. Sedangkan medali perak diraih Jatim dengan poin 71,05 poin dan Yogyakarta harus puas dengan perunggu dengan poin 69,65 poin.
Satu emas DKI lainnya diraih dari nomor duet pasangan Samara dan Adela. Di pertandingan awal pada Senin (17/9), Samara dan Adela berhasil menjadi yang terbaik dengan 72,50 poin di kategori technical routine dan 72,70 poin saat tampil di kategori free routine. Dengan kata lain, DKI berhak atas emas berkat penampilan ciamik Samara dan Adela yang mengumpulkan 72,60 poin.
Sedangkan medali perak diraih Jatim dengan nilai 69,90 dan Jabar berhak untuk perunggu dengan 69,15 poin. Hari ini akan diperebutkan satu medali lagi, yaitu dari kategori bergengsi solo. Hanya saja, nomor kombinasi juga akan dimainkan. “Saya tak tahu besok (hari ini) bagaimana, tapi bocorannya yang kombinasi kita akan mainkan Michael Jackson. Nonton ya,” ungkap Dinda.
(aww)