Sriwijaya FC kebanjiran pemain asing
Rabu, 19 September 2012 - 03:35 WIB
Sriwijaya FC kebanjiran pemain asing
A
A
A
Sindonews.com - Status sebagai klub juara membuat Sriwijaya FC layaknya magnet bagi pemain asing yang ingin menjajal Liga Indonesia. Meski kuota pemain impor telah terisi, namun belum adanya kepastian kontrak membuat agen pemain berlomba-lomba merayu manajemen Laskar Wong Kito.
Meski penandatanganan kontrak resmi belum dilakukan, namun saat ini Sriwijaya telah mencapai kesepakatan dengan lima pemain impor untuk memperkuat klub jawara ISL 2011/2012 itu.
Di lini belakang, terdapat nama Thierry Gauthessi yang berpaspor Prancis. Di tengah, Sriwijaya punya nama Lim Joon Sik asal Korea Selatan dan Erick Weeks Lewis yang merupakan warga negara Liberia. Sedangkan di sektor penyerangan, Laskar Wong Kito mengklaim diperkuat Kazuo Honma dari Jepang dan Edward Wilson Junior yang juga berasal dari Liberia.
Belum resmi diikatnya para pemain itu membuat para agen pemain tetap menyodorkan pemain bawaan mereka. Harapannya, pelatih dan manajemen tergoda dengan kemampuan dan harga yang ditawarkan. Seperti halnya pada sesi latihan pekan lalu yang sekaligus ajang seleksi bagi pemain lokal, terlihat legiun asing asal Kroasia, Vedran Muratovic.
Meski akhirnya tidak lolos seleksi, namun hal itu tidak menghentikan tawaran dari pemain asing yang masuk ke Sriwijaya. Seperti halnya lamaran dari dua striker yang musim lalu bermain di Liga Utama Lebanon yaitu Tarek Al Ali dan Moha. Jika Ali merupakan pemain asal Lebanon, maka Moha adalah pemain asal Brasil yang sudah dinaturalisasi Lebanon.
”Tawaran pemain terus berdatangan. Baik itu pemain yang sudah punya nama atau pengalaman di Indonesia, maupun pemain yang baru akan bermain di liga Indonesia. Semuanya masuk melalui agen pemain,” jelas Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin.
Meski mendapat banyak tawaran pemain, namun manajemen tidak akan gegabah memutuskan merekrut pemain. Semuanya akan dikoordinasikan dengan tim pelatih dan disesuaikan dengan kebutuhan tim.
''Manajemen akan berkoordinasi lebih dulu dengan pelatih, bagaimana kebutuhan tim. Karena secara teknis rekomendasi dari pelatih adalah hal yang utama bagi manajemen dalam merekrut pemain,” katanya.
Sementara itu pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi menyatakan cukup dipusingkan dengan banyaknya pemain asing yang ingin datang dan seleksi. Padahal para agen pemain itu sudah mengetahui bahwa kuota pemain impor Sriwijaya sudah penuh.
''Kalau saya pribadi sih inginnya manajemen segera datangkan lima pemain impor yang sudah deal dengan Sriwijaya. Sebab mereka itulah yang dibutuhkan tim,” tegas Kas.
Meski penandatanganan kontrak resmi belum dilakukan, namun saat ini Sriwijaya telah mencapai kesepakatan dengan lima pemain impor untuk memperkuat klub jawara ISL 2011/2012 itu.
Di lini belakang, terdapat nama Thierry Gauthessi yang berpaspor Prancis. Di tengah, Sriwijaya punya nama Lim Joon Sik asal Korea Selatan dan Erick Weeks Lewis yang merupakan warga negara Liberia. Sedangkan di sektor penyerangan, Laskar Wong Kito mengklaim diperkuat Kazuo Honma dari Jepang dan Edward Wilson Junior yang juga berasal dari Liberia.
Belum resmi diikatnya para pemain itu membuat para agen pemain tetap menyodorkan pemain bawaan mereka. Harapannya, pelatih dan manajemen tergoda dengan kemampuan dan harga yang ditawarkan. Seperti halnya pada sesi latihan pekan lalu yang sekaligus ajang seleksi bagi pemain lokal, terlihat legiun asing asal Kroasia, Vedran Muratovic.
Meski akhirnya tidak lolos seleksi, namun hal itu tidak menghentikan tawaran dari pemain asing yang masuk ke Sriwijaya. Seperti halnya lamaran dari dua striker yang musim lalu bermain di Liga Utama Lebanon yaitu Tarek Al Ali dan Moha. Jika Ali merupakan pemain asal Lebanon, maka Moha adalah pemain asal Brasil yang sudah dinaturalisasi Lebanon.
”Tawaran pemain terus berdatangan. Baik itu pemain yang sudah punya nama atau pengalaman di Indonesia, maupun pemain yang baru akan bermain di liga Indonesia. Semuanya masuk melalui agen pemain,” jelas Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin.
Meski mendapat banyak tawaran pemain, namun manajemen tidak akan gegabah memutuskan merekrut pemain. Semuanya akan dikoordinasikan dengan tim pelatih dan disesuaikan dengan kebutuhan tim.
''Manajemen akan berkoordinasi lebih dulu dengan pelatih, bagaimana kebutuhan tim. Karena secara teknis rekomendasi dari pelatih adalah hal yang utama bagi manajemen dalam merekrut pemain,” katanya.
Sementara itu pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi menyatakan cukup dipusingkan dengan banyaknya pemain asing yang ingin datang dan seleksi. Padahal para agen pemain itu sudah mengetahui bahwa kuota pemain impor Sriwijaya sudah penuh.
''Kalau saya pribadi sih inginnya manajemen segera datangkan lima pemain impor yang sudah deal dengan Sriwijaya. Sebab mereka itulah yang dibutuhkan tim,” tegas Kas.
(aww)