Sektor putri beri emas bulu tangkis untuk DKI
Rabu, 19 September 2012 - 18:58 WIB
Sektor putri beri emas bulu tangkis untuk DKI
A
A
A
Sindonews.com - Pebulu tangkis DKI Jakarta membawa pulang dua medali emas di PON XVIII. Dua emas itu dipersembahkan tunggal putri dan ganda putri.
Di tunggal putri, Bellatrix Manuputty sukses mengalahkan Aprilia Yuswandari asal Jatim di final tunggal putri, 21-15, 21-19.Kemenangan itu merupakan prestasi pertamanya meraih emas di ajang PON. Sedangkan Maria Febe (Jateng) dan Hera Desi Ana (Jabar) berbagi perunggu di nomor tersebut.
Penampilan Bella, sapaan Bellatrix, memang mendominasi di pertandingan tersebut, kendati dia mengaku tak mudah menghadapi lawan hingga memastikan juara. Apalagi, dia sempat mengalami keram di bagian kakinya saat tampil di set kedua menghadapi Aprilia. Tapi, berkat keinginan mendapatkan prestasi terbaik, dia mampu menahan penderitaan itu hingga akhir pertandingan.
''Saya main seperti biasa, soalnya saya sudah pernah bertemu dengannya. Kami sama-sama tegang saat tampil di final. Tapi, saya main lebih sabar dan tenang,” kata Bella. ''Saya pun lebih berani meladeni serangannya. Jadi, saya siap ketika menerima serangannya. Ini merupakan pertama kalinya saya dapat emas. Medali ini saya persembahkan untuk orang tua saya.”
Sebelumnya, emas dipersembahkan ganda putri DKI Nitya Krishinda/Pia Zebadiah. Mereka berhak atas emas setelah mengalahkan duet Jabar Devi Tika Permatasari/Komala Dewi, 21-23, 21-16, 21-14. Prestasi itu merupakan hasil yang cukup bagus untuk tim DKI yang mampu memberikan dua medali emas.
Bahkan, pelatih Bulu Tangkis DKI Joko Supriyanto yang setia mendampingi Bella di pinggir lapangan gembira menyambut keberhasilan anak didiknya itu. Meski terburu-buru mengejar pesawat untuk kembali ke Jakarta karena terkait Pilkada besok,Djoko hanya menyatakan selamat untuk Bella dengan keberhasilannya memberikan emas untuk DKI. ''Walaupun perjuangannya merangkak, tapi kita berhasil emas,” kata Joko.
DKI sebenarnya berpeluang menambah medali emas pada ganda putra. Namun, kesempatan dari pasangan Agripinna Prima Rahmanto/Markus Fernaldi digagalkan pasangan kuat asal Jateng Tontowi Ahmad/Muhammad Ahsan dengan skor 21-17, 18-21, 9-21. Meski demikian, DKI cukup puas mencapai dua emas, satu perak, dan satu perunggu pada laga terakhir bulu tangkis PON.
Sementara itu di nomor ganda campuran, Ricky Karanda/Richi Puspita Dili asal Jabar mengalahkan pasangan pelatnas Tontowi Ahmad/Debby Susanto (Jateng), 18-21, 21-13, 21-16. Sedangkan Dionysius Hayom Rumbaka dari Jateng harus mengakui keunggulan sesama rekannya Shesar Hiren Rhustavito di nomor tunggal putra, 21-14, 18-21, 21-18
Di tunggal putri, Bellatrix Manuputty sukses mengalahkan Aprilia Yuswandari asal Jatim di final tunggal putri, 21-15, 21-19.Kemenangan itu merupakan prestasi pertamanya meraih emas di ajang PON. Sedangkan Maria Febe (Jateng) dan Hera Desi Ana (Jabar) berbagi perunggu di nomor tersebut.
Penampilan Bella, sapaan Bellatrix, memang mendominasi di pertandingan tersebut, kendati dia mengaku tak mudah menghadapi lawan hingga memastikan juara. Apalagi, dia sempat mengalami keram di bagian kakinya saat tampil di set kedua menghadapi Aprilia. Tapi, berkat keinginan mendapatkan prestasi terbaik, dia mampu menahan penderitaan itu hingga akhir pertandingan.
''Saya main seperti biasa, soalnya saya sudah pernah bertemu dengannya. Kami sama-sama tegang saat tampil di final. Tapi, saya main lebih sabar dan tenang,” kata Bella. ''Saya pun lebih berani meladeni serangannya. Jadi, saya siap ketika menerima serangannya. Ini merupakan pertama kalinya saya dapat emas. Medali ini saya persembahkan untuk orang tua saya.”
Sebelumnya, emas dipersembahkan ganda putri DKI Nitya Krishinda/Pia Zebadiah. Mereka berhak atas emas setelah mengalahkan duet Jabar Devi Tika Permatasari/Komala Dewi, 21-23, 21-16, 21-14. Prestasi itu merupakan hasil yang cukup bagus untuk tim DKI yang mampu memberikan dua medali emas.
Bahkan, pelatih Bulu Tangkis DKI Joko Supriyanto yang setia mendampingi Bella di pinggir lapangan gembira menyambut keberhasilan anak didiknya itu. Meski terburu-buru mengejar pesawat untuk kembali ke Jakarta karena terkait Pilkada besok,Djoko hanya menyatakan selamat untuk Bella dengan keberhasilannya memberikan emas untuk DKI. ''Walaupun perjuangannya merangkak, tapi kita berhasil emas,” kata Joko.
DKI sebenarnya berpeluang menambah medali emas pada ganda putra. Namun, kesempatan dari pasangan Agripinna Prima Rahmanto/Markus Fernaldi digagalkan pasangan kuat asal Jateng Tontowi Ahmad/Muhammad Ahsan dengan skor 21-17, 18-21, 9-21. Meski demikian, DKI cukup puas mencapai dua emas, satu perak, dan satu perunggu pada laga terakhir bulu tangkis PON.
Sementara itu di nomor ganda campuran, Ricky Karanda/Richi Puspita Dili asal Jabar mengalahkan pasangan pelatnas Tontowi Ahmad/Debby Susanto (Jateng), 18-21, 21-13, 21-16. Sedangkan Dionysius Hayom Rumbaka dari Jateng harus mengakui keunggulan sesama rekannya Shesar Hiren Rhustavito di nomor tunggal putra, 21-14, 18-21, 21-18
(aww)