Kegagalan tim renang Jatim di Riau harus dievaluasi

Rabu, 19 September 2012 - 20:14 WIB
Kegagalan tim renang...
Kegagalan tim renang Jatim di Riau harus dievaluasi
A A A
Sindonews.com - Kegagalan cabang olahraga (cabor) renang Jatim di arena PON XVIII/2012 menjadi sorotan. Diduga ada kesalahan program dan konflik internal yang memengaruhi melorotnya prestasi renang Jatim.

Mantan Sekretaris Pengprov PRSI Jatim, Imam Marsudi, mengaku prihatin melihat kegagalan tim renang Jatim di Riau. "Harus dilakukan evaluasi menyeluruh. Ada apa dengan kegagalan cabor renang di arena PON ini,” ujarnya ketika ditemui di Posko Jatim, Cemara, Pekanbaru, Rabu (19/9).

Imam menduga, dalam proses pembinaan bisa saja ada yang salah. Mulai perekrutan atlet, pelatihan hingga proses seleksi menjadi sebuah tim. Termasuk keputusan melakukan training di luar negeri. ''Selama ini kita melakukan TC di China, AS atau Australia. Tapi ada TC di Singapura ini yang perlu dipertanyakan. Proses latihan kita kurang baik,” kata pemilik klub renang Indonesia Muda (IM) itu.

Pada pesta olahraga multieven empat tahunan yang berakhir 20 September 2012 besok, tim renang Jatim gagal merebut satu medali emas pun. Tim yang dimanajeri Riswanda M Ade, hanya mampu merebut 8 perak dan 6 perunggu. Padahal di PON XVII Kalimatan Timur 2008, Jatim menjadi juara umum dengan 12 emas.

Imam yang menjabat Sekretaris PRSI Jatim selama tiga periode (1990-2002) itu menyatakan, kegagalan itu antara lain juga kesalahan pemetaan terhadap lawan, ''Kita maju selangkah, tapi lawan 10 langkah yang kurang terbaca,” ujar Dosen Renang FIK Unesa itu.

Disinggung kemungkinan manajemen kurang tanggap dengan masalah atlet, Imam mengatakan bisa saja terjadi kurang pendekatan atau komunikasi dengan atlet. "Bisa saja atlet tak enjoy dan tak nyaman yang bisa sehingga berdampak pada perilaku atlet yang akhirnya nggondok," ucapnya.

Dicontohkan Imam, ketika dia masih menjabat pengurus PRSI Jatim, komunikasi pada atlet dilakukan terus, seperti ketika atlet Rita Mariani, melakukan TC di Amerika Serikat, dipantau terus poin-poinnya. ''Kalau bagus, ya dia kami suruh tetap melanjutkan proses latihan itu,” katanya.

Yang jelas, lanjut Imam, dari segi hasil pasti ada yang salah. “Tapi saya nggak tahu persis kondisi di dalam internal tim. Apakah kondusif atau tidak. Yang jelas, harus dilakukan evaluasi total,” ujarnya.

Mengutip salah satu pernyataan temannya dari Jabar, dalam SMS-nya, Imam Marsudi, membacakan SMS yang menyatakan cabor terukur Jabar percaya diri dengan pembinaan daerah, tidak perlu intervensi asing. Bisa jadi ini merupakan sindiran bagi Jatim yang mendatangkan pelatih asing asal China.

''Saya nggak memahami apa maksud pernyataan SMS itu, tapi bisa saja pelatih asing secara psikologis akan menambah kepercayaan diri atlet. Atau bisa saja malah sebaliknya, menjadi beban buat atlet,” tuturnya.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
42 menit yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
11 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
12 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
12 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
13 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved