Jatim menguasai sepak takraw
Rabu, 19 September 2012 - 20:24 WIB
Jatim menguasai sepak takraw
A
A
A
Sindonews.com - Kontingen sepak takraw Jatim menempatkan diri sebagai juara umum di PON XVIII. Sukses itu diraih setelah mengawinkan medali emas nomor beregu di GOR Sepak Takraw Purna MTQ, Pekanbaru, Riau, Rabu (19/9).
Tim putri Jatim diperkuat Heni Eka, Mega Citra, Novita Elit dan Binti Sholekah mengawali kemenangan dengan menumbangkan tim putri Jabar 3-0 (15-6, 15-5, 15-12). Jabar harus puas mendapat medali perak. Sedangkan perunggu diraih DKI Jakarta dan Sumatera Barat.
Sementara, tim putra Jatim yang sebelumnya di semifinal mengalahkan Sulawesi Selatan 3-0, menundukkan Sumatera Barat 3-2 (8-15, 15-10, 13-15, 15-8, 15-3). Medali perunggu diraih Sulsel dan Gorontalo.
Beda dengan putrinya, tim putra Jatim diperkuat Abrion, Syamsul Hadi, Syaiful Rizal, Kentut dan M Faizin harus susah payah mengalahkan Sumatera Barat yang diperkuat Syamsul Amal, Yoni Hendra Utama, Nofrizal, Zebriyan dan Rik. Selama limat set, Samsul Hadi dkk mendapat perlawanan sengit dari Sumbar. Para pemain Sumbar benar-benar bernafsu menundukkan Jatim.
Pada set pertama, Sumbar yang bermain taktis mampu mengalahkan Jatim dengan angka 15-8. Namun Jatim yang tertinggal dapat menyamakan kedudukan dengan kemenangan 15-10. Sumbar kembali unggul di set ketiga dengan 15-13.
Tetapi, lagi-lagi Jatim menyamakan kedudukan 2-2 setelah merebut set keempat dengan angka 15-8. Di set penentuan, Samsul Hadi dkk berhasil menyudahi perlawanan Sumbar di set kelima dengan 15-3.
Dengan tambahan dua emas di hari terakhir perlombaan sepak takraw, Jatim tampil sebagai juara umum dengan total 5 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Jateng menempati urutan kedua dengan 2 emas. Ditempat ketiga, Gorontalo yang mendapat 1 emas dan 1 perunggu.
Manager sepak takraw Jawa Timur, Edy Santoso mengatakan, raihan medali dari cabor sepak takraw melebihi target KONI Jatim, yaitu 2 medali emas. Keberhasilan kontingen Jawa Timur di cabor sepak takraw tak lepas latihan dan kerja keras yang dilakukan selama ini. "Materi pemain kita cukup baik. Sebelumnya sudah latihan dengan tak mengenal lelah," katanya saat ditemui usai pertandingan
Tim putri Jatim diperkuat Heni Eka, Mega Citra, Novita Elit dan Binti Sholekah mengawali kemenangan dengan menumbangkan tim putri Jabar 3-0 (15-6, 15-5, 15-12). Jabar harus puas mendapat medali perak. Sedangkan perunggu diraih DKI Jakarta dan Sumatera Barat.
Sementara, tim putra Jatim yang sebelumnya di semifinal mengalahkan Sulawesi Selatan 3-0, menundukkan Sumatera Barat 3-2 (8-15, 15-10, 13-15, 15-8, 15-3). Medali perunggu diraih Sulsel dan Gorontalo.
Beda dengan putrinya, tim putra Jatim diperkuat Abrion, Syamsul Hadi, Syaiful Rizal, Kentut dan M Faizin harus susah payah mengalahkan Sumatera Barat yang diperkuat Syamsul Amal, Yoni Hendra Utama, Nofrizal, Zebriyan dan Rik. Selama limat set, Samsul Hadi dkk mendapat perlawanan sengit dari Sumbar. Para pemain Sumbar benar-benar bernafsu menundukkan Jatim.
Pada set pertama, Sumbar yang bermain taktis mampu mengalahkan Jatim dengan angka 15-8. Namun Jatim yang tertinggal dapat menyamakan kedudukan dengan kemenangan 15-10. Sumbar kembali unggul di set ketiga dengan 15-13.
Tetapi, lagi-lagi Jatim menyamakan kedudukan 2-2 setelah merebut set keempat dengan angka 15-8. Di set penentuan, Samsul Hadi dkk berhasil menyudahi perlawanan Sumbar di set kelima dengan 15-3.
Dengan tambahan dua emas di hari terakhir perlombaan sepak takraw, Jatim tampil sebagai juara umum dengan total 5 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Jateng menempati urutan kedua dengan 2 emas. Ditempat ketiga, Gorontalo yang mendapat 1 emas dan 1 perunggu.
Manager sepak takraw Jawa Timur, Edy Santoso mengatakan, raihan medali dari cabor sepak takraw melebihi target KONI Jatim, yaitu 2 medali emas. Keberhasilan kontingen Jawa Timur di cabor sepak takraw tak lepas latihan dan kerja keras yang dilakukan selama ini. "Materi pemain kita cukup baik. Sebelumnya sudah latihan dengan tak mengenal lelah," katanya saat ditemui usai pertandingan
(aww)