Jatim terlempar ke tiga besar
Rabu, 19 September 2012 - 23:21 WIB
Jatim terlempar ke tiga besar
A
A
A
Sindonews.com - Kontingen Jawa Timur bukan hanya kehilangan gelar juara umun Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/Riau. Pasukan Pulau Jawa paling Timur itu harus pulang tertunduk karena hanya berada di posisi ketiga klasemen perolehan medali.
Hingga malam ini, DKI Jakarta perkasa dengan raihan 107 medali emas, disusul Jabar dengan koleksi 99 emas. Sedangkan Jatim hanya mendulang 86 emas.Kegagalan Jatim menyodok posisi runner-up tak lepas dari beberapa cabor yang gagal menjegal Jabar di partai final.Di cabor panahan misalnya, Jabar justru mendulang dua emas dari nomor beregu putra putra ronde nasional. Sebaliknya regu Jatim justru sudah gagal dalam babak empat besar.
Selain panahan di bola voli putri, Jatim juga ditekuk Jabar dalam pertarungan sengit lima set di Hall Universitas Islam Riau, Rabu (19/9). Jabar yang lebih bertumpu pada Amalia Fajrina menumbangkan (Jatim) dengan skor 2-3 (24-26, 26-24, 25-19, 20-25, 11-15)
Kekalahan tim putri Jatim cukup disayangkan. Sebab, Jatim punya peluang mengawinkan medali emas bola voli. Di sektor putra yang berlangsung tadi malam, Jatim mengalahkan tim kuda hitam Jawa Tengah, 3-0 (25-19, 25-20, 25-19).
Kemenangan Jatim atas Jateng ini sudah diprediksi sebelumnya. Bagus Wahyu dkk unggul kualitas permainan dibanding Jateng. Sepenjang tiga set permainan, anak-anak Jatim selalu mendominasi permainan dan unggul dalam perolehan angka.
Jateng gagal memberikan perlawanan ketat, sehingga selama tiga set tidak mampu memperoleh angka di atas 20.Begitu memastikan kemenangan, pemain-pemain Jatim langsung merayakan sukses medali emas. Kaus yang dikenakan langsung dilepas dan dilemparkan penonton yang menjubeli Hall Sport Center Universitas Islam Riau.
Kegagalan lainnya terjadi di cabor bulu tangkis. Tunggal putri Jatim Aprilia Yuswandari tumbang dari andalan DKI Jakarta Bellaetrix Manuputty 5-21, 19-21. Kekalahan ini sekaligus membuat bulu tangkis Jatim gagal merealisasikan target satu emas.
Cabor yang bisa menghentikan lajur Jabar terjadi di balap sepeda. Di nomor Team Trial Time (TTT) putra Jatim mendulang emas. Sedangkan Jabar hanya mendulang perak. Disusul DIY dengan medali perunggu.Sementara pagi ini Jatim masih punya kesempatan menambah medali di nomor kreterium, namun sudah tak bisa mengejar perolehan medali Jabar, "Mudah-mudahan bisa dapat emas lagi, " ujar manajer balap sepeda Jatim Harijanto.
Hingga malam ini, DKI Jakarta perkasa dengan raihan 107 medali emas, disusul Jabar dengan koleksi 99 emas. Sedangkan Jatim hanya mendulang 86 emas.Kegagalan Jatim menyodok posisi runner-up tak lepas dari beberapa cabor yang gagal menjegal Jabar di partai final.Di cabor panahan misalnya, Jabar justru mendulang dua emas dari nomor beregu putra putra ronde nasional. Sebaliknya regu Jatim justru sudah gagal dalam babak empat besar.
Selain panahan di bola voli putri, Jatim juga ditekuk Jabar dalam pertarungan sengit lima set di Hall Universitas Islam Riau, Rabu (19/9). Jabar yang lebih bertumpu pada Amalia Fajrina menumbangkan (Jatim) dengan skor 2-3 (24-26, 26-24, 25-19, 20-25, 11-15)
Kekalahan tim putri Jatim cukup disayangkan. Sebab, Jatim punya peluang mengawinkan medali emas bola voli. Di sektor putra yang berlangsung tadi malam, Jatim mengalahkan tim kuda hitam Jawa Tengah, 3-0 (25-19, 25-20, 25-19).
Kemenangan Jatim atas Jateng ini sudah diprediksi sebelumnya. Bagus Wahyu dkk unggul kualitas permainan dibanding Jateng. Sepenjang tiga set permainan, anak-anak Jatim selalu mendominasi permainan dan unggul dalam perolehan angka.
Jateng gagal memberikan perlawanan ketat, sehingga selama tiga set tidak mampu memperoleh angka di atas 20.Begitu memastikan kemenangan, pemain-pemain Jatim langsung merayakan sukses medali emas. Kaus yang dikenakan langsung dilepas dan dilemparkan penonton yang menjubeli Hall Sport Center Universitas Islam Riau.
Kegagalan lainnya terjadi di cabor bulu tangkis. Tunggal putri Jatim Aprilia Yuswandari tumbang dari andalan DKI Jakarta Bellaetrix Manuputty 5-21, 19-21. Kekalahan ini sekaligus membuat bulu tangkis Jatim gagal merealisasikan target satu emas.
Cabor yang bisa menghentikan lajur Jabar terjadi di balap sepeda. Di nomor Team Trial Time (TTT) putra Jatim mendulang emas. Sedangkan Jabar hanya mendulang perak. Disusul DIY dengan medali perunggu.Sementara pagi ini Jatim masih punya kesempatan menambah medali di nomor kreterium, namun sudah tak bisa mengejar perolehan medali Jabar, "Mudah-mudahan bisa dapat emas lagi, " ujar manajer balap sepeda Jatim Harijanto.
(aww)