Hadapi kompetisi, Persiba butuh Rp 8 miliar
Kamis, 20 September 2012 - 02:12 WIB
Hadapi kompetisi, Persiba butuh Rp 8 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Persiba Bantul membutuhkan biaya Rp 8 miliar untuk keperluan merekrut pemain yang bakal mengisi skuad kompetisi musim depan. Angka tersebut lebih besar Rp 1 miliar dibanding musim sebelumnya yang hanya Rp 7 miliar.
Anggaran belanja pemain musim depan lebih besar karena beberapa pertimbangan. Antara lain nilai kontrak pemain mengalami kenaikan, musim depan persaingan lebih ketat dibanding sebelumnya dan lainnya. Musim lalu dengan anggaran Rp 7 miliar, klub berjuluk Laskar Sultan finish di posisi keempat klasemen Indonesian Premier League (IPL).
Manager Persiba Bantul Briyanto mengakui, kebutuhan anggaran belanja pemain untuk musim depan Rp 8 miliar. Rencananya, sumber dana tersebut berasal dari konsorsium maupun sponsor."Manajemen sempat tanya kepada bandahara Persiba, kira-kira anggaran yang dibutuhkan untuk merekrut pemain berapa. Jawabnya dari bendahara ya sebesar itu (Rp 8 miliar)," katanya, kemarin.
Persoalannya adalah anggaran Rp 8 miliar tersebut belum berada di tangan. "Itu baru gambaran kebutuhan saja. Kita belum siap uangnya. Semoga konsorsium bersedia mengucurkan anggaran, termasuk sponsor yang bersedia mendatangkan pemain untuk Persiba," jelasnya.
Disinggung nama-nama yang bakal direkrut, Briyanto enggan membeberkannya, termasuk nama-nama yang ramai diberitakan di sejumlah media massa akhir-akhir ini. "Uangnya saja belum siap kok menyebut pemain (yang akan direkrut), nanti dululah," kilahnya.
Sejumlah nama sempat dihubung-hubungkan bakal direkrut Persiba seperti striker Emile Linkers (PSIM Yogyakarta), Fachrudin (PSS Sleman), Nova Ariyanto (Sriwijaya FC), Dwi Joko Prihatin (Persiba Balikpapan) dan lainnya. "Saya kira nama-nama itu masih sebatas wacana," imbuh Briyanto).
Emile Linkers masuk dalam radar Persiba karena digadang-gadang bisa menambah ketajaman di lini depan. Pemain Belanda ini rencananya bakal ditandemkan dengan Ugiek Sugiyanto. Sementara Nova Ariyanto diplot untuk menggantikan posisi legiun Brazil Eduardo Bizarro yang kemungkinan besar kontraknya tidak diperpanjang.
Briyanto berharap anggaran Rp 8 miliar bisa segera dimiliki. Tujuannya tidak lain agar Persiba tetap kompetitif di musim depan yang pasti lebih ketat persaingannya. "Semoga saja besaran anggaran bisa terwujud, agar Persiba menjadi lebih kuat lagi dibanding musim sebelumnya," pintanya.
Anggaran belanja pemain musim depan lebih besar karena beberapa pertimbangan. Antara lain nilai kontrak pemain mengalami kenaikan, musim depan persaingan lebih ketat dibanding sebelumnya dan lainnya. Musim lalu dengan anggaran Rp 7 miliar, klub berjuluk Laskar Sultan finish di posisi keempat klasemen Indonesian Premier League (IPL).
Manager Persiba Bantul Briyanto mengakui, kebutuhan anggaran belanja pemain untuk musim depan Rp 8 miliar. Rencananya, sumber dana tersebut berasal dari konsorsium maupun sponsor."Manajemen sempat tanya kepada bandahara Persiba, kira-kira anggaran yang dibutuhkan untuk merekrut pemain berapa. Jawabnya dari bendahara ya sebesar itu (Rp 8 miliar)," katanya, kemarin.
Persoalannya adalah anggaran Rp 8 miliar tersebut belum berada di tangan. "Itu baru gambaran kebutuhan saja. Kita belum siap uangnya. Semoga konsorsium bersedia mengucurkan anggaran, termasuk sponsor yang bersedia mendatangkan pemain untuk Persiba," jelasnya.
Disinggung nama-nama yang bakal direkrut, Briyanto enggan membeberkannya, termasuk nama-nama yang ramai diberitakan di sejumlah media massa akhir-akhir ini. "Uangnya saja belum siap kok menyebut pemain (yang akan direkrut), nanti dululah," kilahnya.
Sejumlah nama sempat dihubung-hubungkan bakal direkrut Persiba seperti striker Emile Linkers (PSIM Yogyakarta), Fachrudin (PSS Sleman), Nova Ariyanto (Sriwijaya FC), Dwi Joko Prihatin (Persiba Balikpapan) dan lainnya. "Saya kira nama-nama itu masih sebatas wacana," imbuh Briyanto).
Emile Linkers masuk dalam radar Persiba karena digadang-gadang bisa menambah ketajaman di lini depan. Pemain Belanda ini rencananya bakal ditandemkan dengan Ugiek Sugiyanto. Sementara Nova Ariyanto diplot untuk menggantikan posisi legiun Brazil Eduardo Bizarro yang kemungkinan besar kontraknya tidak diperpanjang.
Briyanto berharap anggaran Rp 8 miliar bisa segera dimiliki. Tujuannya tidak lain agar Persiba tetap kompetitif di musim depan yang pasti lebih ketat persaingannya. "Semoga saja besaran anggaran bisa terwujud, agar Persiba menjadi lebih kuat lagi dibanding musim sebelumnya," pintanya.
(aww)