Gagal juara umum, Plt ketum KONI Jatim mundur

Kamis, 20 September 2012 - 22:23 WIB
Gagal juara umum, Plt...
Gagal juara umum, Plt ketum KONI Jatim mundur
A A A
Sindonews.com - Buntut kegagalan kontingen Jawa Timur mempertahankan gelar juara umum PON XVIII/Riau, tampaknya bakal membawa korban. Ketua (Plt) KONI Jatim Erlangga Satriagung sudah mengatakan siap mundur dari jabatan sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Bahkan Erlangga mengaku sudah mengirimkan pesan singkat kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang juga bertindak sebagai komandan kontingen Jatim."Saya sudah SMS pak gubernur menyatakan jika KONI Jatim butuh pemimpin yang lebih baik, tapi belum dibalas," ujarnya di POSKO Jatim, Kamis (20/9).

Bisa jadi pergantian posisi ketua umum akan dilakukan pada Musyawarah Olahraga Luar Biasa (Musprovlub), Desember mendatang. Erlangga sendiri memimpin jabatan sebagai ketua umum (PLT) Koni Jatim menggantikan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul memilih nonaktif setelah beredar larangan dari Mendagri terkait rangkap jabatan.

Menurut Erlangga, KONI Jatim butuh sosok yang lebih punya waktu dalam mengurusi olahraga. Bukan hanya ketika bertarung di PON, tapi juga selama masa persiapan. "Selama ini saya sudah berusaha secara maksimal. Mungkin ada yang lebih punya waktu, untuk diajukan dalam Musporlub sebagai ketua umum baru nanti, " ucapnya.

Bagi Erlagga, tidak ada yang perlu disalahkan dari kegagalan Jatim. Sebab, semua sudah bekerja keras. "Saya tidak mencari-cari alasan, semua sudah bekerja tidak kenal waktu. Ke depan kita memang harus mengubah sistem pembinaan kita. Sebab, banyak daerah yang sudah belajar ke Jatim sejak PON 2004 Palembang," ucapnya.

selain itu, peta kekuatan olahraga secara nasional juga merata. Perolehan medali tidak hanya didominasi tiga daerah, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur, "Dilihat dari perolehan medali maka pembianan di daerah-daerah sudah sangat maju. Mereka cukup merata dalam melakukan pembinaan, " terangnya.

Ditambahkan Erlangga, saat Jatim menjadi juara umum di PON XVII/2008 Kalimantan Timur , butuh 139 medali emas. Sementara, saat ini ketika DKI Jakarta cukup hanya mendapatkan 111 emas sudah tidak tergusur di puncak kelasmen perolehan medali. "Jakarta menargetkan 157 emas. Tapi dapat 111 sudah juara umum. Ini salah gambaran, pembinaan semakin merata," katanya.

Saat di PON 2008 Kalimantan Timur, Jatim mendulang 139 emas namun sekarang menurun menjadi 85 emas. DKI Jakarata yang sekarang mendulang medali terbanyak 111 emas dulu bisa mendapat 119. Hanya Jawa Barat yang masih relatih stabil dari 101 hanya turun menjadi 100 emas di PON Riau.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
1 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
1 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
3 jam yang lalu
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
4 jam yang lalu
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
4 jam yang lalu
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas KhususMirip Argentina di Piala Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved