Allegri diposisi sulit
Minggu, 23 September 2012 - 08:28 WIB
Allegri diposisi sulit
A
A
A
Sindonews.com – Kunjungan ke Udinese hari ini dikabarkan bakal menjadi laga penentuan masa depan Allenatore Massimiliano Allegri. Jika kekalahan kembali menyapa AC Milan, Allegri berpeluang menerima surat pemecatan.
Situasi yang dihadapi allenatore berusia 45 tahun itu memang sangat sulit.Pada awal musim 2012/2013 ini,hasil yang dikeruk klub berjuluk I Rossoneri itu jauh dari kata memuaskan.Dari tiga giornatayang sudah dimainkan,Milan baru mengamankan satu laga.Sementara sisanya adalah kekalahan. Parahnya,dua kekalahan itu mereka kemas di San Siro.Ini menjadi catatan paling buruk Milan pada awal musim dalam 82 tahun terakhir.
”Musim lalu,saya membawa Milan menjadi runner-up Seri A.Ketika itu,saya juga dikabarkan bakal dipecat.Jadi,jika sekarang saya diisukan bakal dipecat lagi, itu bukan sesuatu yang aneh.Apalagi,hasil yang kami kemas tidak bagus,”papar Allegri,dilansir Football Italia. Namun,Allegri juga menegaskan tidak mau terlalu ambil pusing soal masa depannya.Sekarang yang paling penting untuknya adalah bagaimana cara memberi Milan kemenangan membanggakan.Di atas kertas,sebenarnya Milan unggul jauh dari Udinese.
Terbukti dari rekor pertemuan mereka,sejak musim 2006/2007,Udinese tidak pernah mampu menaklukkan Milan. Hanya,Allegri menyadari betul kalau saat ini Milan tidak sehebat dulu.Pasalnya, banyak pemain penting yang hengkang.Selain itu,beberapa di antaranya juga memutuskan gantung sepatu.Musim ini menjadi musim yang sangat berat untuk I Rossoneri. Mereka harus memulai semuanya dari nol.
”Kami harus berjuang keras menghadapi Udinese.Para pemain harus memberikan semua yang mereka bisa pada pertandingan ini.Saya berharap pemain di tim ini tampil maksimal dan membawa pulang poin sempurna dari markas Udinese,”ujar Allegri.
Permintaan Allegri tersebut mendapat sambutan positif dari second striker Milan, Kevin-Prince Boateng.Dia mencoba untuk menenangkan hati Allegri.Pemain asal Ghana itu berjanji dia dan seluruh rekanrekannya akan berusaha keras memenangkan pertandingan.
”Kami wajib melupakan hasil buruk yang.Kami masih memiliki banyak pertandingan penting.Kami harus fokus. Kami akan bertandang ke Udinese.Kami harus bermain dengan konsentrasi penuh,” tandas Boateng.”Memang,banyak kritik tajam yang datang,tapi itu sesuatu yang normal.Kami harus menjadikan itu sebagai sebuah motivasi untuk tampil lebih baik,” ujar saudara Jerome Boateng itu.
Sementara itu, bagi para punggawa I Zebratte justru tetap menganggap Milan sebagai tim yang tetap pantas dihormati.Meski Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva hengkang, Maurizio Domizzi mengatakan bahwa Udinese tetap tidak akan mudah menaklukkan Massimo Ambrosini dkk.
Namun,Domizzi menyebut,yang jelas Udinese bakal memanfaatkan krisis yang sedang menimpa Milan ini dengan sebaik mungkin.Pasalnya,kondisi mereka juga tidak lebih baik dari Milan.Dari tiga laga yang sudah dimainkan,Udinese belum sekali pun mengemas kemenangan.
”Kami sekarang tengah mengincar kemenangan pertama.Menurut saya,untuk bisa mengambil keuntungan dari Milan tidak mudah,tapi kami akan berusaha. Sebab,ini saat yang tepat bagi kami untuk mendapatkan poin penuh.Jika berhasil,ini akan menjadi obat mujarab setelah serangkaian hasil buruk yang kami peroleh,”ujar Domizzi.
Situasi yang dihadapi allenatore berusia 45 tahun itu memang sangat sulit.Pada awal musim 2012/2013 ini,hasil yang dikeruk klub berjuluk I Rossoneri itu jauh dari kata memuaskan.Dari tiga giornatayang sudah dimainkan,Milan baru mengamankan satu laga.Sementara sisanya adalah kekalahan. Parahnya,dua kekalahan itu mereka kemas di San Siro.Ini menjadi catatan paling buruk Milan pada awal musim dalam 82 tahun terakhir.
”Musim lalu,saya membawa Milan menjadi runner-up Seri A.Ketika itu,saya juga dikabarkan bakal dipecat.Jadi,jika sekarang saya diisukan bakal dipecat lagi, itu bukan sesuatu yang aneh.Apalagi,hasil yang kami kemas tidak bagus,”papar Allegri,dilansir Football Italia. Namun,Allegri juga menegaskan tidak mau terlalu ambil pusing soal masa depannya.Sekarang yang paling penting untuknya adalah bagaimana cara memberi Milan kemenangan membanggakan.Di atas kertas,sebenarnya Milan unggul jauh dari Udinese.
Terbukti dari rekor pertemuan mereka,sejak musim 2006/2007,Udinese tidak pernah mampu menaklukkan Milan. Hanya,Allegri menyadari betul kalau saat ini Milan tidak sehebat dulu.Pasalnya, banyak pemain penting yang hengkang.Selain itu,beberapa di antaranya juga memutuskan gantung sepatu.Musim ini menjadi musim yang sangat berat untuk I Rossoneri. Mereka harus memulai semuanya dari nol.
”Kami harus berjuang keras menghadapi Udinese.Para pemain harus memberikan semua yang mereka bisa pada pertandingan ini.Saya berharap pemain di tim ini tampil maksimal dan membawa pulang poin sempurna dari markas Udinese,”ujar Allegri.
Permintaan Allegri tersebut mendapat sambutan positif dari second striker Milan, Kevin-Prince Boateng.Dia mencoba untuk menenangkan hati Allegri.Pemain asal Ghana itu berjanji dia dan seluruh rekanrekannya akan berusaha keras memenangkan pertandingan.
”Kami wajib melupakan hasil buruk yang.Kami masih memiliki banyak pertandingan penting.Kami harus fokus. Kami akan bertandang ke Udinese.Kami harus bermain dengan konsentrasi penuh,” tandas Boateng.”Memang,banyak kritik tajam yang datang,tapi itu sesuatu yang normal.Kami harus menjadikan itu sebagai sebuah motivasi untuk tampil lebih baik,” ujar saudara Jerome Boateng itu.
Sementara itu, bagi para punggawa I Zebratte justru tetap menganggap Milan sebagai tim yang tetap pantas dihormati.Meski Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva hengkang, Maurizio Domizzi mengatakan bahwa Udinese tetap tidak akan mudah menaklukkan Massimo Ambrosini dkk.
Namun,Domizzi menyebut,yang jelas Udinese bakal memanfaatkan krisis yang sedang menimpa Milan ini dengan sebaik mungkin.Pasalnya,kondisi mereka juga tidak lebih baik dari Milan.Dari tiga laga yang sudah dimainkan,Udinese belum sekali pun mengemas kemenangan.
”Kami sekarang tengah mengincar kemenangan pertama.Menurut saya,untuk bisa mengambil keuntungan dari Milan tidak mudah,tapi kami akan berusaha. Sebab,ini saat yang tepat bagi kami untuk mendapatkan poin penuh.Jika berhasil,ini akan menjadi obat mujarab setelah serangkaian hasil buruk yang kami peroleh,”ujar Domizzi.
(wbs)