KONI Medan verifikasi atlet Porkot
Senin, 24 September 2012 - 15:53 WIB
KONI Medan verifikasi atlet Porkot
A
A
A
Sindonews.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan memverifikasi atlet yang akan mengikuti ajang pergelaran Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2012 pada 13 Oktober mendatang.
Ketua KONI Kota Medan Zulhifzi Lubis menuturkan, verifikasi yang dimulai sejak Senin (24/9) sampai dengan Senin (1/10) mendatang, ini dilakukan untuk pendataan atlet yang didaftarkan oleh masing-masing KONI Kecamatan.
"Proses Porkot sedang berlangsung. Sekarang kita (KONI Kota Medan) sedang mendata atau memverifikasi atlet-atlet yang akan mewakili Kecamatannya di Porkot," ungkap Zulhifzi ditemui di Gelanggang Remaja.
Pria yang akrab disapa Opunk itu menjelaskan, verifikasi tersebut dilakukan untuk mendata seluruh atlet guna mengetahui domisilitempat tinggal atlet. "Verifikasi ini untuk tahu jelas domisili atlet yang menjadi wakil dari Kecamatan mana di Porkot ini. Jadi, dengan verifikasi ini dilakukan agar kita tidak kecolongan dan kita mau atlit benar-benar membela daerah domisilinya," jelasnya.
Lalu bagaimana jika kedapatan atlet membela Kecamatan yang bukan domisilinya? Opung menegaskan, hal tersebut merupakan pelanggaran ketentuan. Sanksi tegas pun akan diberlakukan terhadap atlet tersebut. "Itu tidak boleh dan jelas melanggar ketentuan. Akan kita keluarkan atau diskualifikasi yang bersangkutan," tegasnya.
Ketua Panitia Porkot 2012 Syafaruddin Lubis menambahkan, dilakukannya verifikasi sebagai fokus Porkot kali ini. Katanya, KONI Medan menginginkan ajang ini sebagai ajang mengasah kemampuan para atlit Kota Medan. Bagi atlit yang kedapatan melanggar verifikasi ini, maka akan digugurkan.
"Porkot tahun ini mewajibkan tidak ada pembohongan. KONI ingin memisahkan atlet berdasarkan kecamatan domisili masing-masing dan usia atlet. KONI Medan akan melakukan verifikasi ulang setelah Porkot dan akan ketahuan bila data dipalsukan," ungkapnya.
Dalam verifikasi tersebut, para atlit diharuskan mencantumkan identitas diri dan mendaftar di KONI Medan. "Kita minta KTP, kartu pelajar, kartu keluarga. Yang menentukan syarat mutlak verifikasi ini adalah kartu keluarga," jelasnya.
Porkot Medan 2012, yang untuk keempat kalinya digelar ini, akan mempertandingkan 32 cabang olahraga (cabor) yang diikuti 21 Kecamatan se-Kota Medan, memperebutkan Piala Walikota Medan Rahudman Harahap dengan hadiah empat unit sepeda motor.
Ketua KONI Kota Medan Zulhifzi Lubis menuturkan, verifikasi yang dimulai sejak Senin (24/9) sampai dengan Senin (1/10) mendatang, ini dilakukan untuk pendataan atlet yang didaftarkan oleh masing-masing KONI Kecamatan.
"Proses Porkot sedang berlangsung. Sekarang kita (KONI Kota Medan) sedang mendata atau memverifikasi atlet-atlet yang akan mewakili Kecamatannya di Porkot," ungkap Zulhifzi ditemui di Gelanggang Remaja.
Pria yang akrab disapa Opunk itu menjelaskan, verifikasi tersebut dilakukan untuk mendata seluruh atlet guna mengetahui domisilitempat tinggal atlet. "Verifikasi ini untuk tahu jelas domisili atlet yang menjadi wakil dari Kecamatan mana di Porkot ini. Jadi, dengan verifikasi ini dilakukan agar kita tidak kecolongan dan kita mau atlit benar-benar membela daerah domisilinya," jelasnya.
Lalu bagaimana jika kedapatan atlet membela Kecamatan yang bukan domisilinya? Opung menegaskan, hal tersebut merupakan pelanggaran ketentuan. Sanksi tegas pun akan diberlakukan terhadap atlet tersebut. "Itu tidak boleh dan jelas melanggar ketentuan. Akan kita keluarkan atau diskualifikasi yang bersangkutan," tegasnya.
Ketua Panitia Porkot 2012 Syafaruddin Lubis menambahkan, dilakukannya verifikasi sebagai fokus Porkot kali ini. Katanya, KONI Medan menginginkan ajang ini sebagai ajang mengasah kemampuan para atlit Kota Medan. Bagi atlit yang kedapatan melanggar verifikasi ini, maka akan digugurkan.
"Porkot tahun ini mewajibkan tidak ada pembohongan. KONI ingin memisahkan atlet berdasarkan kecamatan domisili masing-masing dan usia atlet. KONI Medan akan melakukan verifikasi ulang setelah Porkot dan akan ketahuan bila data dipalsukan," ungkapnya.
Dalam verifikasi tersebut, para atlit diharuskan mencantumkan identitas diri dan mendaftar di KONI Medan. "Kita minta KTP, kartu pelajar, kartu keluarga. Yang menentukan syarat mutlak verifikasi ini adalah kartu keluarga," jelasnya.
Porkot Medan 2012, yang untuk keempat kalinya digelar ini, akan mempertandingkan 32 cabang olahraga (cabor) yang diikuti 21 Kecamatan se-Kota Medan, memperebutkan Piala Walikota Medan Rahudman Harahap dengan hadiah empat unit sepeda motor.
(aww)