Persijap pelototi skill legiun asing
Rabu, 03 Oktober 2012 - 22:05 WIB
Persijap pelototi skill legiun asing
A
A
A
Sindonews.com - Tiga legiun asing dari Iran, yang dijadwalkan datang ke Persijap Jepara pada Selasa (2/10), hanya dua yang memenuhi panggilan. Keduanya, pun langsung ikut latihan dan seleksi dihadapan Pelatih kepala Riono Asnan.
Kedua ekspatriat tersebut adalah Saeed Amintorabi dan Kanaan Nakhjavani, sementara Hossein Shiri, belum ada kepastian kapan datang. Saat tiba di Gelora Bumi Kartini (GBK) kedua pemain asing dari Iran itu langsung ikut bergabung dengan skuad tim laskar kalinyamat (sebutan Persijap), meski hanya 10 menit.
"Kemarin (Selasa 2/10) mereka langsung ikut gabung latihan, tapi hanya 10 menit karena mereka datang saat para pemain sudah hampir selesai latihan," kata Pelatih Persijap Jepara Riono Asnan, Rabu (3/10).
Riono mengatakan, belum bisa memberikan penilaian kepada kedua pemain asing itu. Dia baru bisa memberikan penilaian layak atau tidaknya bermain untuk Persijap dua hari ke depan."Mulai hari ini (Rabu, 3/10) mereka akan latihan full, dan Jumat sore sudah bisa dilihat hasilnya,"imbuh Riono.
Selain kedua legiun asing dari Iran, Riono saat ini juga terus melakukan pemantau terhadap Marcos Vinicius yang sudah lebih awal datang ke GBK bersama pemain belakang Evaldo da Silva. Marcos Vinicius merupakan gelandang serang yang didatangkan dari Brazil. Kedatangan Marcos atas rekomendasi dari Evaldo da Silva yang merupakan mantan pemain Persijap mulai sejak tahun 2004-2011 dan merupakan legenda hidup Persijap.
Saat ini, Persijap belum memiliki cukup pemain untuk berlaga di kompetisi musim depan. Persijap masih membutuhkan dua orang Bomber yang siap mendobrak pertahanan lawan. "Lini belakang dan gelandang sudah cukup, kurang striker dua orang,"ucap Riono.
Riono mengatakan, untuk memperkuat skuad Persijap dirinya membutuhkan tiga pemain asing non Asia dan dua pemain Asia non Indonesia. Jika kelima pemain terpenuhi, diharapkan bakal mampu mendongkrak prestasi Persijap. Pencapaian terbaik Persijap di musim 2010 saat ditangani mendiang Junaidi. Saat itu, Persijap menduduki peringkat 9.
Pemain asing yang akan menjadi anak asuhnya harus memiliki kemampuan di atas rata-rata. Postur kuat, cepat, dan memiliki daya jelajah. Selain itu, pemain asing yang akan direkrutnya harus memiliki daya pikat yang mampu memberikan efek positif bagi tim dan pendukung.
Dari kriteria yang ditetapkan itu, nampaknya nama Gaston Castano bisa menjadi prioritas utama. Mantan kekasih artis sexy Julia Perez (Jupe), ini tidak lagi di ragukan kemampuanya. Saat masih berkostum Gresik United dia mampu memberikan efek positif bagi tim.
Kemampuannya di lapangan pun masih terbilang cukup mumpuni dan layak bersaing di kompetisi tertinggi di Indonesia. Di Persijap Gaston diharapkan akan lebih produktif sehingga mampu mendongkrak kemampuan tim. "Saya sudah mengamati pemain dia (Gaston Castano), dan saya pikir permainannya masih bagus," tandasnya.
Kedua ekspatriat tersebut adalah Saeed Amintorabi dan Kanaan Nakhjavani, sementara Hossein Shiri, belum ada kepastian kapan datang. Saat tiba di Gelora Bumi Kartini (GBK) kedua pemain asing dari Iran itu langsung ikut bergabung dengan skuad tim laskar kalinyamat (sebutan Persijap), meski hanya 10 menit.
"Kemarin (Selasa 2/10) mereka langsung ikut gabung latihan, tapi hanya 10 menit karena mereka datang saat para pemain sudah hampir selesai latihan," kata Pelatih Persijap Jepara Riono Asnan, Rabu (3/10).
Riono mengatakan, belum bisa memberikan penilaian kepada kedua pemain asing itu. Dia baru bisa memberikan penilaian layak atau tidaknya bermain untuk Persijap dua hari ke depan."Mulai hari ini (Rabu, 3/10) mereka akan latihan full, dan Jumat sore sudah bisa dilihat hasilnya,"imbuh Riono.
Selain kedua legiun asing dari Iran, Riono saat ini juga terus melakukan pemantau terhadap Marcos Vinicius yang sudah lebih awal datang ke GBK bersama pemain belakang Evaldo da Silva. Marcos Vinicius merupakan gelandang serang yang didatangkan dari Brazil. Kedatangan Marcos atas rekomendasi dari Evaldo da Silva yang merupakan mantan pemain Persijap mulai sejak tahun 2004-2011 dan merupakan legenda hidup Persijap.
Saat ini, Persijap belum memiliki cukup pemain untuk berlaga di kompetisi musim depan. Persijap masih membutuhkan dua orang Bomber yang siap mendobrak pertahanan lawan. "Lini belakang dan gelandang sudah cukup, kurang striker dua orang,"ucap Riono.
Riono mengatakan, untuk memperkuat skuad Persijap dirinya membutuhkan tiga pemain asing non Asia dan dua pemain Asia non Indonesia. Jika kelima pemain terpenuhi, diharapkan bakal mampu mendongkrak prestasi Persijap. Pencapaian terbaik Persijap di musim 2010 saat ditangani mendiang Junaidi. Saat itu, Persijap menduduki peringkat 9.
Pemain asing yang akan menjadi anak asuhnya harus memiliki kemampuan di atas rata-rata. Postur kuat, cepat, dan memiliki daya jelajah. Selain itu, pemain asing yang akan direkrutnya harus memiliki daya pikat yang mampu memberikan efek positif bagi tim dan pendukung.
Dari kriteria yang ditetapkan itu, nampaknya nama Gaston Castano bisa menjadi prioritas utama. Mantan kekasih artis sexy Julia Perez (Jupe), ini tidak lagi di ragukan kemampuanya. Saat masih berkostum Gresik United dia mampu memberikan efek positif bagi tim.
Kemampuannya di lapangan pun masih terbilang cukup mumpuni dan layak bersaing di kompetisi tertinggi di Indonesia. Di Persijap Gaston diharapkan akan lebih produktif sehingga mampu mendongkrak kemampuan tim. "Saya sudah mengamati pemain dia (Gaston Castano), dan saya pikir permainannya masih bagus," tandasnya.
(aww)