PASI Sumsel godok atlet ke PON Remaja
Senin, 08 Oktober 2012 - 19:16 WIB
PASI Sumsel godok atlet ke PON Remaja
A
A
A
Sindonews.com - Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumsel bersiap menghadapi PON Remaja yang akan dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur, 2013 mendatang.
Sekretaris Umum Pengprov PASI Sumsel Zulfaini M Ropi mengatakan, tim atletik Sumsel masih akan diisi beberapa nama atlet yang turun di PON XVIII Riau lalu. Sebut saja Kadek Sri Novianti dan Sri Maya Sari. Sedangkan untuk beberapa nomor lainnya, PASI akan mempromosikan beberapa atlet lapis berikutnya.
''Karena dibatasi usia, maka kemungkinan Kadek dan Maya masih bisa masuk PON Remaja. Selanjutnya akan dipromosikan pula atlet-atlet lainnya yang selama ini disiapkan di SONS,” tutur Zulfaini.
Meski terdapat satu nama lagi yang kemungkinan bisa bersaing di PON Remaja nanti yaitu Rio Maholtra, namun Zulfaini menyatakan kemungkinan besar Rio tidak akan diturunkan di ajang yang baru pertama kali digelar itu.
''Untuk meningkatkan prestasinya, Rio harus lebih fokus mengikuti lomba-lomba tingkat senior yang banyak digelar di luar negeri. Kalau PON Remaja, mungkin dia bisa dengan mudah dapat medali emas, tapi apa itu berpengaruh signifikan dengan peningkatan kemampuannya,” tanya Zulfaini.
''Di PON XVIII, Rio sudah menunjukkan dia punya kemampuan yang baik dengan merebut perak dan melampaui capaian senior-seniornya. Nah seharusnya PB PASI mengirimkan Rio ke berbagai kejuaraan internasional agar kemampuannya terus berkembang dan mental bertandingnya semakin kuat. Sehingga dia bisa berprestasi lebih baik di ajang SEA Games, Asian Games atau event internasional lainnya di waktu mendatang,” urai Kabid Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang itu.
PON Remaja 2013 akan dilaksanakan di Jawa Timur sesuai hasil rapat perwakilan KONI se-Indonesia. PON Remaja akan mempertandingkan 26 cabang olahraga. Hal itu mengacu pada pelaksanaan Youth Olympic Games (YOG) 2014 yang akan dilaksanakan di Nanjing, China, dan mempertandingkan 28 cabang olahraga. Selain itu dengan harapan para atlet terbaik di PON Remaja nanti mencapai peak performance di YOG, maka diterapkanlah batasan usia di kisaran 13-17 tahun.
Jika PON Remaja mengacu pada pelaksanaan cabang olahraga di YOG, maka setiap provinsi harus bersiap-siap berkompetisi di cabang olahraga seperti atletik, aquatic (selam dan renang), panahan, bulu tangkis, bola basket, tinju, kano, balap sepeda, berkuda, anggar, sepak bola, senam (artistik dan ritmik), bola tangan, hoki, judo, dayung, layar, menembak, tenis meja, taekwondo, tenis lapangan, triathlon, voli pantai, angkat berat, gulat (bebas dan Greco-Roman), golf.
Sedangkan dua cabang olahraga lainnya yang dipertandingkan di YOG tidak akan dimainkan di PON Remaja yaitu modern pentathlon dan rugby. Hal itu dikarenakan kedua cabang olahraga itu masih minim peminat dan belum ada induk organisasinya di Indonesia.
Sekretaris Umum Pengprov PASI Sumsel Zulfaini M Ropi mengatakan, tim atletik Sumsel masih akan diisi beberapa nama atlet yang turun di PON XVIII Riau lalu. Sebut saja Kadek Sri Novianti dan Sri Maya Sari. Sedangkan untuk beberapa nomor lainnya, PASI akan mempromosikan beberapa atlet lapis berikutnya.
''Karena dibatasi usia, maka kemungkinan Kadek dan Maya masih bisa masuk PON Remaja. Selanjutnya akan dipromosikan pula atlet-atlet lainnya yang selama ini disiapkan di SONS,” tutur Zulfaini.
Meski terdapat satu nama lagi yang kemungkinan bisa bersaing di PON Remaja nanti yaitu Rio Maholtra, namun Zulfaini menyatakan kemungkinan besar Rio tidak akan diturunkan di ajang yang baru pertama kali digelar itu.
''Untuk meningkatkan prestasinya, Rio harus lebih fokus mengikuti lomba-lomba tingkat senior yang banyak digelar di luar negeri. Kalau PON Remaja, mungkin dia bisa dengan mudah dapat medali emas, tapi apa itu berpengaruh signifikan dengan peningkatan kemampuannya,” tanya Zulfaini.
''Di PON XVIII, Rio sudah menunjukkan dia punya kemampuan yang baik dengan merebut perak dan melampaui capaian senior-seniornya. Nah seharusnya PB PASI mengirimkan Rio ke berbagai kejuaraan internasional agar kemampuannya terus berkembang dan mental bertandingnya semakin kuat. Sehingga dia bisa berprestasi lebih baik di ajang SEA Games, Asian Games atau event internasional lainnya di waktu mendatang,” urai Kabid Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang itu.
PON Remaja 2013 akan dilaksanakan di Jawa Timur sesuai hasil rapat perwakilan KONI se-Indonesia. PON Remaja akan mempertandingkan 26 cabang olahraga. Hal itu mengacu pada pelaksanaan Youth Olympic Games (YOG) 2014 yang akan dilaksanakan di Nanjing, China, dan mempertandingkan 28 cabang olahraga. Selain itu dengan harapan para atlet terbaik di PON Remaja nanti mencapai peak performance di YOG, maka diterapkanlah batasan usia di kisaran 13-17 tahun.
Jika PON Remaja mengacu pada pelaksanaan cabang olahraga di YOG, maka setiap provinsi harus bersiap-siap berkompetisi di cabang olahraga seperti atletik, aquatic (selam dan renang), panahan, bulu tangkis, bola basket, tinju, kano, balap sepeda, berkuda, anggar, sepak bola, senam (artistik dan ritmik), bola tangan, hoki, judo, dayung, layar, menembak, tenis meja, taekwondo, tenis lapangan, triathlon, voli pantai, angkat berat, gulat (bebas dan Greco-Roman), golf.
Sedangkan dua cabang olahraga lainnya yang dipertandingkan di YOG tidak akan dimainkan di PON Remaja yaitu modern pentathlon dan rugby. Hal itu dikarenakan kedua cabang olahraga itu masih minim peminat dan belum ada induk organisasinya di Indonesia.
(aww)