Keuangan PSM diaudit auditor independen
Rabu, 10 Oktober 2012 - 01:23 WIB
Keuangan PSM diaudit auditor independen
A
A
A
Sindonews.com - Manajemen PSM Makassar melakukan sejumlah perbaikan menyongsong Indonesian Premier League 2012/2013. Terutama soal manajemen keuangan.
Langkah perbaikan yang dilakukan manajemen di antaranya, mengundang auditor independen, untuk memeriksa laporan keuangan PT Paggola Sulawesi Mandiri, yang merupakan perusahaan pemilik PSM.
CEO PT Paggola Sulawesi Mandiri, Rully Habibi mengatakan, manajemen sudah menyerahkan beberapa laporan keuangan untuk diaudit. ''Laporannya kami serahkan step by step untuk diperiksa,” ucapnya.
Sayangnya, dia enggan menyebutkan, asal dan nama auditor independen tersebut. Namun Rully memastikan, hasil auditnya objektif. ''Kami harus mempertanggungjawabkan semua dana yang digunakan,” jelasnya.
Menurut dia, pengelolaan keuangan klub saat ini, jauh lebih ketat dibandung masa-masa sebelumnya. ''Kami tidak menggunakan uang APBD dan dana pemerintah lainnya,” katanya.
Saat ditanya total anggaran yang sudah dihabiskan untuk musim lalu, dia juga enggan berkomentar panjang. “Itu masalah internal perusahaan dan tidak bisa kami buka ke publik,” tegasnya.
Rully menjelaskan, saat ini manajemen sedang kebingungan membuat program perencanaan keuangan lantaran tidak jelasnya kalender kompetisi. ''Klub diminta bekerja profesional, namun dari pengelola liga sendiri tidak memberikan kepastian soal agenda liga,” ucapnya.
Dia mengatakan, liga 2013 akan menjadi sulit dijalani, jika nantinya rencana satu liga berjalan mulus. ''Diberikan waktu satu tahun untuk melakukan perbaikan keuangan dan soal-soal lainnya,” jelasnya.
Menurut Rully, waktu tersebut terbilang singkat. Namun dia optimistis, klub bisa melakukan penyesuain. “Kita sama-sama belajar untuk perubahan yang lebih baik,” pungkasnya.
Langkah perbaikan yang dilakukan manajemen di antaranya, mengundang auditor independen, untuk memeriksa laporan keuangan PT Paggola Sulawesi Mandiri, yang merupakan perusahaan pemilik PSM.
CEO PT Paggola Sulawesi Mandiri, Rully Habibi mengatakan, manajemen sudah menyerahkan beberapa laporan keuangan untuk diaudit. ''Laporannya kami serahkan step by step untuk diperiksa,” ucapnya.
Sayangnya, dia enggan menyebutkan, asal dan nama auditor independen tersebut. Namun Rully memastikan, hasil auditnya objektif. ''Kami harus mempertanggungjawabkan semua dana yang digunakan,” jelasnya.
Menurut dia, pengelolaan keuangan klub saat ini, jauh lebih ketat dibandung masa-masa sebelumnya. ''Kami tidak menggunakan uang APBD dan dana pemerintah lainnya,” katanya.
Saat ditanya total anggaran yang sudah dihabiskan untuk musim lalu, dia juga enggan berkomentar panjang. “Itu masalah internal perusahaan dan tidak bisa kami buka ke publik,” tegasnya.
Rully menjelaskan, saat ini manajemen sedang kebingungan membuat program perencanaan keuangan lantaran tidak jelasnya kalender kompetisi. ''Klub diminta bekerja profesional, namun dari pengelola liga sendiri tidak memberikan kepastian soal agenda liga,” ucapnya.
Dia mengatakan, liga 2013 akan menjadi sulit dijalani, jika nantinya rencana satu liga berjalan mulus. ''Diberikan waktu satu tahun untuk melakukan perbaikan keuangan dan soal-soal lainnya,” jelasnya.
Menurut Rully, waktu tersebut terbilang singkat. Namun dia optimistis, klub bisa melakukan penyesuain. “Kita sama-sama belajar untuk perubahan yang lebih baik,” pungkasnya.
(aww)