PSM banjir tawaran sponsor
Kamis, 11 Oktober 2012 - 20:36 WIB
PSM banjir tawaran sponsor
A
A
A
Sindonews.com - Belum jelasnya jadwal Indonesian Premier League (IPL) untuk kompetisi 2012/2013, ikut memengaruhi masuknya investor ke klub. Ketua Umum PSM Makassar, Sadikin Aksa mengakui, bisnis olahraga paling legit untuk dikelola adalah sepak bola. Karena dalam aktivitasnya, melibatkan massa yang cukup besar.
Makanya dia mengatakan, banyak investor atau sponsor yang sudah tertarik untuk membiayai klub yang berlaga di liga elite. ''Namun dengan belum jelasnya jadwal liga, sedikit banyaknya mengganggu niat tersebut,” katanya.
Alasannya, beberapa perusahaan sponsor maupun investor, masih harus mengetahui dengan pasti bentuk kompetisi yang akan digelar nanti. ''Untuk PSM, kami sudah menerima tawaran dari beberapa sponsor dan investor,” ucapnya.
Baik yang bersifat apparel, maupun perusahaan lain yang ingin produknya dikenal masyarakat. Sayangnya, Sadikin enggan menyebutkan jumlahnya. ''Maaf, belum bisa kami sebutkan berapa jumlah perusahaan yang berminat,” ucapnya.
Perusahaan tersebut sudah berminat membiayai pasukan Juku Eja. Mulai dari yang skala nasional maupun lokal. ''Kami tidak bisa sebutkan perusahaan apa saja yang siap biayai PSM,” tegasnya.
Namun yang jelas menurut dia, manajemen PSM Makassar terus bekerja mempersiapkan segala sesuatunya untuk memastian kompetisi mendatang, dilalui dengan mulus. ''Kami terus bekerja membuat dasar di perusahaan ini,” katanya.
Harapannya, pengurus PSM mendatang, tinggal melanjutkan program yang sudah ada dan telah disusun dengan baik. ''Bukti keseriusan kami adalah mulai merekrut beberapa karyawan untuk bekerja di perusahaan yang mengelola PSM,” ucapnya.
Mengenai belum jalasnya jadwal kompetisi dari pengelola IPL, menurut Sadikin bukanlah urusan manajemen. ''Kami tidak punya kewenangan mendesak pengelola liga untuk memastikan jadwal kompetisi,” tandasnya.
Alasannya, PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku operator liga, masih menunggu kepastian dari PSSI sebagai pemegang regulasi. ''Semua tergantung dari PSSI soal jadwal liga,” kata dia.
CEO PSM Makassar, Rully Habibi juga mengakui bahwa manajemen terus bekerja melakukan persiapan untuk kompetisi musim mendatang. ''Kami tidak diam dan saat ini sedang melakukan pembenahan,” tegasnya.
Menurut dia, perbaikin manajemen tersebut dilakukan sesuai dengan tuntutan Asian Footbal Confederation (AFC) yang mengharuskan klub dikelola dengan profesional. ”Klub ini harus dikelola dengan profesional. Karena dana yang masuk harus kami mempertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Makanya dia mengatakan, banyak investor atau sponsor yang sudah tertarik untuk membiayai klub yang berlaga di liga elite. ''Namun dengan belum jelasnya jadwal liga, sedikit banyaknya mengganggu niat tersebut,” katanya.
Alasannya, beberapa perusahaan sponsor maupun investor, masih harus mengetahui dengan pasti bentuk kompetisi yang akan digelar nanti. ''Untuk PSM, kami sudah menerima tawaran dari beberapa sponsor dan investor,” ucapnya.
Baik yang bersifat apparel, maupun perusahaan lain yang ingin produknya dikenal masyarakat. Sayangnya, Sadikin enggan menyebutkan jumlahnya. ''Maaf, belum bisa kami sebutkan berapa jumlah perusahaan yang berminat,” ucapnya.
Perusahaan tersebut sudah berminat membiayai pasukan Juku Eja. Mulai dari yang skala nasional maupun lokal. ''Kami tidak bisa sebutkan perusahaan apa saja yang siap biayai PSM,” tegasnya.
Namun yang jelas menurut dia, manajemen PSM Makassar terus bekerja mempersiapkan segala sesuatunya untuk memastian kompetisi mendatang, dilalui dengan mulus. ''Kami terus bekerja membuat dasar di perusahaan ini,” katanya.
Harapannya, pengurus PSM mendatang, tinggal melanjutkan program yang sudah ada dan telah disusun dengan baik. ''Bukti keseriusan kami adalah mulai merekrut beberapa karyawan untuk bekerja di perusahaan yang mengelola PSM,” ucapnya.
Mengenai belum jalasnya jadwal kompetisi dari pengelola IPL, menurut Sadikin bukanlah urusan manajemen. ''Kami tidak punya kewenangan mendesak pengelola liga untuk memastikan jadwal kompetisi,” tandasnya.
Alasannya, PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku operator liga, masih menunggu kepastian dari PSSI sebagai pemegang regulasi. ''Semua tergantung dari PSSI soal jadwal liga,” kata dia.
CEO PSM Makassar, Rully Habibi juga mengakui bahwa manajemen terus bekerja melakukan persiapan untuk kompetisi musim mendatang. ''Kami tidak diam dan saat ini sedang melakukan pembenahan,” tegasnya.
Menurut dia, perbaikin manajemen tersebut dilakukan sesuai dengan tuntutan Asian Footbal Confederation (AFC) yang mengharuskan klub dikelola dengan profesional. ”Klub ini harus dikelola dengan profesional. Karena dana yang masuk harus kami mempertanggungjawabkan,” pungkasnya.
(aww)