Pelatih PSM pasrah pemain eksodus
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 22:15 WIB
Pelatih PSM pasrah pemain eksodus
A
A
A
Sindonews.com - Belum jelasnya kapan kontrak pemain PSM Makassar untuk kompetisi Indonesia Premier League (IPL) 2012/2013, berdampak pada diliriknya punggawa Juku Eja oleh klub lain.
Salah satu pemain yang kabarnya diminati klub asal Kalimantan yang bermain di Liga Super Indonesia (ISL) adalah Fadly Manna. Menanggapi kabar itu, pelatih PSM Makassar Petar Segrt tidak mempersoalkannya.
Bahkan dia mengatakan, rencana Fadly pindah ke klub lain adalah kejutan baginya. Karena selama ini, alumni PSM junior itu, selalu duduk di banch atau kursi cadangan. Tidak ada masalah kalau dia mau pindah dan cari klub lain, jelasnya.
Walau demikian pria asal Kroasia tersebut mengatakan, hingga kemarin Fadly belum pernah bicara soal rencana tersebut. "Saya belum pernah bertemu dan bicara dengan Fadly soal rencana itu," ucapnya.
Eksodusnya penggawa Juku Eja ke klub lain bisa jadi akan terulang dengan alasan ketidakpastian kontrak mereka. "Kalau masih ada pemain yang diincar atau pindah ke klub lain, saya tidak berbuat apa-apa," jelasnya.
Petar mengaku hanya bisa pasrah jika ada eksodus besar-besaran. Karena menurut dia, pemain punya hak untuk menentukan masa depannya."Saya tidak bisa ikut campur karena itu hak mereka," paparnya.
Eks pelatih Bali Devata ini menjelaskan, seharusnya ada langkah-langkah antisipasi yang dilakukan manajemen kalau-kalau ada pemain andalan yang diincar klub lain. "Paling tidak mereka diikat sementara," jelasnya.
Pertimbangannya, agar pemain merasa punya kepastian mengenai nasib mereka dalam tim. "Kalaupun nantinya tidak diperpanjangnya kontraknya, bisa mencari klub lain. Tapi itu kebijakan manajemen," jelasnya.
Jika ada pemain yang diincar klub lain, namun ada pula pemain yang masih bertahan dengan ketidakpastian kontrak. "Kalau memang pertimbangannya masih menunggu jadwal, saya tidak masalah," kata Hendra Wijaya.
Dia mengaku siap menunggu kepastian. Makanya dia belum berpikir untuk hengkang dari PSM dan mencari klub lain. "Hati saya masih di PSM dan tetap menunggu kepastian," pungkasnya.
Salah satu pemain yang kabarnya diminati klub asal Kalimantan yang bermain di Liga Super Indonesia (ISL) adalah Fadly Manna. Menanggapi kabar itu, pelatih PSM Makassar Petar Segrt tidak mempersoalkannya.
Bahkan dia mengatakan, rencana Fadly pindah ke klub lain adalah kejutan baginya. Karena selama ini, alumni PSM junior itu, selalu duduk di banch atau kursi cadangan. Tidak ada masalah kalau dia mau pindah dan cari klub lain, jelasnya.
Walau demikian pria asal Kroasia tersebut mengatakan, hingga kemarin Fadly belum pernah bicara soal rencana tersebut. "Saya belum pernah bertemu dan bicara dengan Fadly soal rencana itu," ucapnya.
Eksodusnya penggawa Juku Eja ke klub lain bisa jadi akan terulang dengan alasan ketidakpastian kontrak mereka. "Kalau masih ada pemain yang diincar atau pindah ke klub lain, saya tidak berbuat apa-apa," jelasnya.
Petar mengaku hanya bisa pasrah jika ada eksodus besar-besaran. Karena menurut dia, pemain punya hak untuk menentukan masa depannya."Saya tidak bisa ikut campur karena itu hak mereka," paparnya.
Eks pelatih Bali Devata ini menjelaskan, seharusnya ada langkah-langkah antisipasi yang dilakukan manajemen kalau-kalau ada pemain andalan yang diincar klub lain. "Paling tidak mereka diikat sementara," jelasnya.
Pertimbangannya, agar pemain merasa punya kepastian mengenai nasib mereka dalam tim. "Kalaupun nantinya tidak diperpanjangnya kontraknya, bisa mencari klub lain. Tapi itu kebijakan manajemen," jelasnya.
Jika ada pemain yang diincar klub lain, namun ada pula pemain yang masih bertahan dengan ketidakpastian kontrak. "Kalau memang pertimbangannya masih menunggu jadwal, saya tidak masalah," kata Hendra Wijaya.
Dia mengaku siap menunggu kepastian. Makanya dia belum berpikir untuk hengkang dari PSM dan mencari klub lain. "Hati saya masih di PSM dan tetap menunggu kepastian," pungkasnya.
(aww)