PASI Kab. Bandung butuh lintasan

Senin, 15 Oktober 2012 - 20:31 WIB
PASI Kab. Bandung butuh...
PASI Kab. Bandung butuh lintasan
A A A
Sindonews.com - Pengcab Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kab. Bandung berharap kajian untuk pembangunan sarana atletik yang representatif segera terealisasi. Pasalnya, sebagai penunjang permbinaan para atlet atletik Kab. Bandung. diperlukan lintasan atletik yang representatif hingga hasilnya bisa maksimal.

Ketua Pengcab PASI Kab. Bandung, Uka Suska Puji Utama menuturkan, selama ini para atlet atletik Kab. Bandung berlatih dengan sarana seadanya. Bahkan terkadang, para atlet ikut latihan di sarana atletik sintetik di Padjajaran, Bandung. "Selama ini para atlet latihan seadanya saja karena belum punya sarana atletik yang representatif, bahkan tidak jarang para atlet berlatih di lapangan atletik sintetik di Pajajaran," katanya.

Selain memanfaatkan sarana atletik Jabar di Pajajaran, Bandung, para atlet memanfaatkan lapangan yang ada di Kecamatan, kadang para atlet atletik latihan di sekitar stadion Sijalakharupat.
Untuk pembangunan sarana latihan atletik, Uka menilai Pengkab Bandung sudah akan merealisasikannya di sekitar Stadion Si Jalak Harupat. Tahun 2012, dalam APBD Kab. Bandung sudah dianggarkan untuk kajian pembangunan sarana atletik ini.

"Tahun ini kajian untuk pembangunan sarana atletik sudah ada rencana akan dibangun di sekitar Stadion Si Jalak Harupat. Tapi kita dari PASI berharap realisasi pembangunannya minimal mulai tahun 2013," katanya.

Lebih lanjut Uka menuturkan, untuk prestasi cabor atletik ini masih perlu ditingkatkan lagi. Karena Uka menilai, Atletik termasuk dalam cabor yang paling banyak medali yang diperebutkan. Dengan begitu jika atletik dimaksimalkan, maka bisa mengangkat nama daerah dalam berbagai kejuaraan seperti Porda.

"Dibandingkan cabor lainnya atletik merupakan cabor yang banyak medali yang diperebutkan. Dalam Porda saja yang diperebutkan 40 medali emas. Jadi kalau atletik bisa maksimal, otomastis akan mengangkat daerah," katanya.

Menurut Uka, untuk pembibitan pihaknya tidak khawatir karena di Kab. Bandung banyak bibit atlet yang berpotensi. Dia mencontohkan dalam lomba lari 10k beberapa waktu lalu saja, banyak sekali masyarakat yang berpartisipasi.

"Dari kejuaraan tersebut, kita seleksi hingga mereka bisa kita bina lebih lanjut. Dalam pembinaanpun kita bagi mereka, ada yang dibina jangka panjang, menengah dan jangka pendek," tegasnya.

Uka berharap, dengan bayaknya potensi tersebut bisa diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai sehingga pembinaan yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan atlet-atlet potensial.
(aww)
Berita Terkait
Rikki Marthin Tercepat,...
Rikki Marthin Tercepat, Atletik Sumbang Emas Lagi di SEA Games 2023
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Kejuaraan Atletik Afrika...
Kejuaraan Atletik Afrika 2020, Tunggu Kesiapan Aljazair
Bali-Nusra Qualifiers...
Bali-Nusra Qualifiers Loloskan 32 Atlet Pelajar ke National Championships
PASI Jateng Berharap...
PASI Jateng Berharap Champion SAC Indonesia Motivasi Sekolah Kembangkan Atletik Pelajar
3 Rekor Nasional Tercipta...
3 Rekor Nasional Tercipta di Champion SAC Indonesia 2022–Central Java Qualifiers
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
1 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
3 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
5 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
6 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
6 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved