Kalah 82 detik, Harrison ingin pensiun
Senin, 15 Oktober 2012 - 22:28 WIB
Kalah 82 detik, Harrison ingin pensiun
A
A
A
Sindonews.com - Petinju kelas berat Audley Harrison mengatakan, kekalahan oleh David Price pada akhir pekan lalu dalam waktu 82 detik bisa menjadi penampilan terakhirnya di ring tinju.
"Saya telah mengatakan ketika saya muncul untuk memenangkan pertarungan tersebut, tapi saya justru kehilangan pertarungan itu. Kekalahan itu lebih jelas buat saya bahwa waktu saya sudah habis, jadi ini bisa menjadi pertarungan terakhir saya. Saya akan mengambil beberapa waktu ke depan untuk berpikir mengenai hal ini, karena saya tidak ingin untuk kembali ke tinju setelah saya berjalan pergi,"kata mantan peraih emas Olimpiade Sydney 2000, seperti dilansir Sports Mole, Senin (15/10/2012).
"Saya berterima kasih kepada seluruh rekan saya yang telah mendukung saya sejak saya berkarir di sini, menemukan mimpi, tetap percaya dan tidak pernah menyerah."
Harrison menambahkan setelah dijatuhkan oleh Price pada Ronde pertama tepatnya di menit ke 82, ia langsung mendapatkan cemooh dari sejumlah penonton yang menyaksikan pertarungannya itu. Namun, dia merasa kekalahan itu wajar ketika melihat usianya sudah berkepala empat (40).
"Sebenarnya saya merasa dalam kondisi baik jelang pertarungan itu, tapi pukulan Price telah menghancurkan keinginan saya untuk tetap berada di ring tinju. Saya ingin mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangannya itu," pungkasnya.
"Saya telah mengatakan ketika saya muncul untuk memenangkan pertarungan tersebut, tapi saya justru kehilangan pertarungan itu. Kekalahan itu lebih jelas buat saya bahwa waktu saya sudah habis, jadi ini bisa menjadi pertarungan terakhir saya. Saya akan mengambil beberapa waktu ke depan untuk berpikir mengenai hal ini, karena saya tidak ingin untuk kembali ke tinju setelah saya berjalan pergi,"kata mantan peraih emas Olimpiade Sydney 2000, seperti dilansir Sports Mole, Senin (15/10/2012).
"Saya berterima kasih kepada seluruh rekan saya yang telah mendukung saya sejak saya berkarir di sini, menemukan mimpi, tetap percaya dan tidak pernah menyerah."
Harrison menambahkan setelah dijatuhkan oleh Price pada Ronde pertama tepatnya di menit ke 82, ia langsung mendapatkan cemooh dari sejumlah penonton yang menyaksikan pertarungannya itu. Namun, dia merasa kekalahan itu wajar ketika melihat usianya sudah berkepala empat (40).
"Sebenarnya saya merasa dalam kondisi baik jelang pertarungan itu, tapi pukulan Price telah menghancurkan keinginan saya untuk tetap berada di ring tinju. Saya ingin mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangannya itu," pungkasnya.
(aww)