Striker Newcastle dihukum 12 bulan bersyarat
Senin, 15 Oktober 2012 - 23:37 WIB
Striker Newcastle dihukum 12 bulan bersyarat
A
A
A
Sindonews.com - Striker muda Newcastle, Nile Ranger dihukum 12 bulan bersyarat dan denda 750 ribu poundsterling. Hukuman itu diterima Ranger setelah melakukan tindakan kurang menyenangkan terhadap dua petugas polisi tahun lalu.
Penyerang yang memiliki rambut gimbal itu mendapat dua tuduhan penyerangan dengan melakukan pemukulan terhadap dua petugas polisi. Peristiwa itu terjadi pada 27 Agustus tahun lalu, ketika Ranger bersama sepupunya itu sedang berjalan menuju Newcastle Crown Courton dengan mengenakan kemeja hitam. Namun, secara tiba-tiba ada sekitar dua pria yang mendekatinya untuk mengganggu langkahnya. Akibatnya, dua laki-laki kulit putih tersebut mendapatkan pukulan dari Ranger.
Setelah kejadian itu dia bersama sepupunya tersebut melarikan diri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tetapi, polisi yang mengetahui tindakannya seketika mencoba untuk menahannya namun dia berhasil mendorong kedua polisi tersebut untuk pergi. Akibatnya polisi itu mengalami luka ringan.
Namun, dalam pengadilan hakim yang dipimpin John Evans justru mengatakan tindakan striker berusia 21 tahun tersebut untuk membela diri setelah dia mendapatkan ejekan rasial. Jadi, dia hanya diberikan hukuman 12 bulan bersyarat dan mendapatkan denda sebesar 750 ribu Pounds.
"Dari tayangan CCTV yang disajikan dalam persidangan, saya melihat Ranger hanya berusaha untuk membela diri. Jadi, saya hanya menghukum dia selama 12 bulan bersyarat dan denda 750 ribu pounds," kata hakim seperti dilansir DailyMail, senin (15/10/2012).
"Sesaat setelah terjadi pemukulan itu, Ranger didekati oleh dua petugas polisi. Namun, karena dia berada dalam keadaan panik langsung mendorongnya. Tapi, saat ini dia telah meminta maaf atas perlakuannya tersebut terhadap petugas polisi," pungkasnya.
Penyerang yang memiliki rambut gimbal itu mendapat dua tuduhan penyerangan dengan melakukan pemukulan terhadap dua petugas polisi. Peristiwa itu terjadi pada 27 Agustus tahun lalu, ketika Ranger bersama sepupunya itu sedang berjalan menuju Newcastle Crown Courton dengan mengenakan kemeja hitam. Namun, secara tiba-tiba ada sekitar dua pria yang mendekatinya untuk mengganggu langkahnya. Akibatnya, dua laki-laki kulit putih tersebut mendapatkan pukulan dari Ranger.
Setelah kejadian itu dia bersama sepupunya tersebut melarikan diri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tetapi, polisi yang mengetahui tindakannya seketika mencoba untuk menahannya namun dia berhasil mendorong kedua polisi tersebut untuk pergi. Akibatnya polisi itu mengalami luka ringan.
Namun, dalam pengadilan hakim yang dipimpin John Evans justru mengatakan tindakan striker berusia 21 tahun tersebut untuk membela diri setelah dia mendapatkan ejekan rasial. Jadi, dia hanya diberikan hukuman 12 bulan bersyarat dan mendapatkan denda sebesar 750 ribu Pounds.
"Dari tayangan CCTV yang disajikan dalam persidangan, saya melihat Ranger hanya berusaha untuk membela diri. Jadi, saya hanya menghukum dia selama 12 bulan bersyarat dan denda 750 ribu pounds," kata hakim seperti dilansir DailyMail, senin (15/10/2012).
"Sesaat setelah terjadi pemukulan itu, Ranger didekati oleh dua petugas polisi. Namun, karena dia berada dalam keadaan panik langsung mendorongnya. Tapi, saat ini dia telah meminta maaf atas perlakuannya tersebut terhadap petugas polisi," pungkasnya.
(aww)