Terlilit utang Holyfield lego sabuk juara
Kamis, 18 Oktober 2012 - 02:25 WIB
Terlilit utang Holyfield lego sabuk juara
A
A
A
Sindonews.com - Legenda tinju kelas berat Evander Holyfield kini punya nasib yang ironis. Juara dunia lima kali itu harus menjual sabuk juaranya lantaran terlilit utang yang besar.
Mantan petinju yang pernah digigit telinganya oleh sibengal Mike Tyson, kini harus mengeluarkan biaya sebesar 10 juta Dollar Amerika Serikat (setara 95 miliar Rupiah), untuk membiayai 11 anak yang berasal dari 5 wanita.
Seperti dilansir outsidethematch, Holyfield telah melego rumah mewahnya di Atalanta, yang memiliki 109 kamar dan 17 kamar mandi, senilai 5 juta Dollar Amerika Serikat atau sekitar 47 miliar Rupiah.
Selain itu, beberapa benda bersejarah saat masa jayanya seperti 20 pasang sarung tinju, jubah, celana dan sepatu yang pernah digunakan dalam pertandingan resmi, turut dijual.
Beberapa jam tangan yang bertabur berlian dan berbahan dasar emas, sabuk juara WBC, WBA, IBF serta mobil Chevrolet Corvette produksi tahun 1962 yang langka, pun turut melengkapi cuci gudang Holyfield.
"Saat ini adalah masa yang sangat sulit bagi saya karenan berurusan dengan semua ibu dari anak-anak saya," keluhnya.
Di masa jayanya pada era 1990-an, Holyfield mungkin tidak pernah bermasalah dengan uang. Kekayaan Holyfield saat itu diperkirakan mencapai 250 juta dollar AS atau sekitar Rp1,3 triliun.
Mantan petinju yang pernah digigit telinganya oleh sibengal Mike Tyson, kini harus mengeluarkan biaya sebesar 10 juta Dollar Amerika Serikat (setara 95 miliar Rupiah), untuk membiayai 11 anak yang berasal dari 5 wanita.
Seperti dilansir outsidethematch, Holyfield telah melego rumah mewahnya di Atalanta, yang memiliki 109 kamar dan 17 kamar mandi, senilai 5 juta Dollar Amerika Serikat atau sekitar 47 miliar Rupiah.
Selain itu, beberapa benda bersejarah saat masa jayanya seperti 20 pasang sarung tinju, jubah, celana dan sepatu yang pernah digunakan dalam pertandingan resmi, turut dijual.
Beberapa jam tangan yang bertabur berlian dan berbahan dasar emas, sabuk juara WBC, WBA, IBF serta mobil Chevrolet Corvette produksi tahun 1962 yang langka, pun turut melengkapi cuci gudang Holyfield.
"Saat ini adalah masa yang sangat sulit bagi saya karenan berurusan dengan semua ibu dari anak-anak saya," keluhnya.
Di masa jayanya pada era 1990-an, Holyfield mungkin tidak pernah bermasalah dengan uang. Kekayaan Holyfield saat itu diperkirakan mencapai 250 juta dollar AS atau sekitar Rp1,3 triliun.
(wbs)